PENGARUH KEDALAMAN ALUR LAS LAWAN (BACK CHIPPING) PADA PENGELASAN LISTRIK (SMAW) BAJA KARBON SEDANG (AISI 1045) TERHADAP UJI KEKUATAN TARIK

TRISULOHADI BEN FIKMAR, 0515021075 (2011) PENGARUH KEDALAMAN ALUR LAS LAWAN (BACK CHIPPING) PADA PENGELASAN LISTRIK (SMAW) BAJA KARBON SEDANG (AISI 1045) TERHADAP UJI KEKUATAN TARIK. Fakultas Teknik, Universitas Lampung.

[img]
Preview
Text
ABSTRAK.pdf

Download (9Kb) | Preview
[img]
Preview
Text
abstrak inggris.pdf

Download (48Kb) | Preview
[img]
Preview
Text
COVER DALAM.pdf

Download (43Kb) | Preview
[img]
Preview
Text
PENGESAHAN.pdf

Download (263Kb) | Preview
[img]
Preview
Text
PERNYATAAN PENULIS.pdf

Download (4Kb) | Preview
[img]
Preview
Text
riwayat hidup.pdf

Download (17Kb) | Preview
[img]
Preview
Text
Sanwacana.pdf

Download (201Kb) | Preview
[img]
Preview
Text
DAFTAR ISI.pdf

Download (10Kb) | Preview
[img]
Preview
Text
DAFTAR TABEL.pdf

Download (7Kb) | Preview
[img]
Preview
Text
DAFTAR GAMBAR.pdf

Download (11Kb) | Preview
[img]
Preview
Text
I. PENDAHULUAN.pdf

Download (138Kb) | Preview
[img]
Preview
Text
II. tinjauan pustaka.pdf

Download (1447Kb) | Preview
[img]
Preview
Text
III.METODE PENELITIAN.pdf

Download (241Kb) | Preview
[img] Text
IV. hasil.pdf
Restricted to Registered users only

Download (645Kb)
[img]
Preview
Text
V.simpulan.pdf

Download (87Kb) | Preview

Abstrak

abstrak indonesia Baja karbon sedang dapat dirangkai dengan berbagai cara, salah satunya dengan pengelasan. Pada pelaksanaan pengelasan menggunakan jenis pengelasan SMAW yang merupakan salah satu metode pengelasan yang digunakan secara luas dalam penyambungan konstruksi teknik. Pada saat pengelasan sering terjadi cacat akar seperti ketidaksempurnaan penetrasi akar, pengerasan dan retak. Back chipping atau pengelasan lawan perlu dilakukan untuk menghindari atau memperbaiki hal-hal yang sering terjadi pada akar las. Pengelasan SMAW merupakan salah satu metode pengelasan yang digunakan secara luas dalam penyambungan konstruksi teknik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui uji beda hasil las dengan kedalaman alur kampuh perlakuan back chipping terhadap uji kekuatan tarik serta dapat mengetahui struktur mikronya. Dimana kedalaman alur kampuh menggunakan variasi 2 mm, 3 mm dan 4 mm, kemudian hasil pengelasan dari tiap perlakuan jenis dibagi menjadi tiga spesimen uji tarik dan satu spesimen uji foto mikro. Setelah spesimen uji selesai kemudian dilakukan uji tarik dan foto mikro untuk mengetahui perubahan sifat mekaniknya. Dari pengujian yang telah dilakukan, kekuatan tarik yang dihasilkan pada pengelasan back chipping dengan kedalaman alur 3 mm lebih tinggi dibandingkan dengan pengelasan perlakuan las back chipping dengan kedalaman 2 mm dan 4 mm. Kekuatan tarik maksimum yang terbesar terdapat pada pengelasan back chipping kedalaman alur 3 mm yaitu 683.3 MPa, sedangkan pada pengelasan tanpa perlakuan las back chipping kekuatan tarik maksimum terbesar yaitu 591.7 MPa. Struktur mikro akar las baja yang dilas tanpa back chipping memiliki daerah butir ferit dominan. Kata kunci : Baja karbon sedang AISI 1045, SMAW, back chipping, kekuatan tarik, foto mikro. abstrak inggris Medium carbon steel can be assembled in various ways, one of them by welding. On the implementation of welding using SMAW welding type which is one method of welding is used widely in construction grafting techniques. In welding, there’s common defects such as imperfections of root penetration, hardened and cracked. Back chipping or welding opponent needs to be done to avoid or fix things that often occur in the root weld. SMAW welding is one method which is widely used in construction grafting techniques. This study aims to determine the different test results with the depth of groove weld seam treatment chipping back to the tensile strength test also to determine micro structure. The depth of groove seam using a variation of 2 mm, 3 mm and 4 mm, then the welding results of each treatment were divided into three tensile test specimens and one photo micro specimen. Upon completion of the test specimens and then tensile test performed and photo micro to acknlowledge changes in mechanical properties. From the testing that has been done, the result from tensile strength at back chipping welding with 3mm depth is higher than treated back chipping welding with 2mm and 4 mm depth. The largest maximum tensile strength were found in the back chipping welding groove with 3mm depth is 683.3 MPa, while the untreated back chipping weld the largest maximum tensile strength is 591.7 MPa. Microstructure of root steel welding was welded without back chipping has dominant ferrite grain area. Keywords: Medium carbon steel AISI 1045, SMAW, back chipping, tensile strength, photo micro.

Tipe Karya Ilmiah: Skripsi
Subyek: A General Works = Karya Karya Umum
Program Studi: Fakultas Teknik > Prodi Teknik Mesin
Depositing User: A.Md Cahya Anima Putra .
Date Deposited: 16 Feb 2015 03:37
Last Modified: 16 Feb 2015 03:37
URI: http://digilib.unila.ac.id/id/eprint/6826

Actions (login required)

View Item View Item