SURVEILANS WHITE SPOT SYNDROME VIRUS (WSSV) PADA CARRIER DAN PERAIRAN DI SEKITAR TAMBAK UDANG DI WILAYAH PESISIR ANYER DAN CARITA, PROVINSI BANTEN

ZAHRI , MAULANA (2023) SURVEILANS WHITE SPOT SYNDROME VIRUS (WSSV) PADA CARRIER DAN PERAIRAN DI SEKITAR TAMBAK UDANG DI WILAYAH PESISIR ANYER DAN CARITA, PROVINSI BANTEN. PERTANIAN, UNIVERSITAS LAMPUNG.

[img]
Preview
File PDF
ABSTRAK.pdf

Download (3630Kb) | Preview
[img] File PDF
SKRIPSI FULL.pdf
Restricted to Hanya staf

Download (3488Kb) | Minta salinan
[img]
Preview
File PDF
SKRIPSI TANPA BAB PEMBAHASAN.pdf

Download (3556Kb) | Preview

Abstrak (Berisi Bastraknya saja, Judul dan Nama Tidak Boleh di Masukan)

Wilayah pesisir Anyer dan Carita menjadi salah satu kawasan wisata bahari di Banten. Oleh karena kurangnya pengawasan dari lembaga terkait, wilayah ini dijadikan kawasan budi daya tambak udang oleh petambak yang kurang bertang-gung jawab. Keberadaan tambak di wilayah ini sangat berdampak buruk bagi ke-adaan lingkungan perairan, baik perubahan kualitas air maupun munculnya ber-bagai penyakit, di antaranya white spot syndrome virus (WSSV). Tujuan dari pe-nelitian ini, yaitu mengidentifikasi keberadaan white spot syndrome virus (WSSV) pada lingkungan perairan dan carrier yang terdapat di perairan sekitar tambak udang wilayah pesisir Anyer dan Carita. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Agustus sampai September 2022 yang berlokasi di perairan sekitar tambak udang wilayah pesisir Anyer dan Carita, Provinsi Banten dengan menggunakan metode deteksi real time-polymerase chain reaction (RT-PCR). Hasil penelitian menun-jukkan 4 sampel terdeteksi WSSV dari 70 sampel yang terambil dengan nilai Ct 36,67(1), 35,99(2), 21,14(3) dan 35,61(4). Sampel yang terdeteksi WSSV ber-lokasi di stasiun 2 dan stasiun 5. Sampel positif ini terdeteksi pada perairan (air laut) dan carrier (teritip dan kelomang). Kata kunci : surveilans, WSSV, real time-PCR, kualitas air The coastal areas of Anyer and Carita are one of the marine at Banten Province. Lack of supervision from related institutions, this area is used as a shrimp farming pond cultivation area by irresponsible farmers. The existence of ponds in this area has a very bad impact on the condition of the aquatic environ-ment, both changes in water quality and the emergence of various diseases inclu-ding the white spot syndrome virus (WSSV) in the aquatic environment. The purpose of this study was to examine the presence of WSSV in waters and carrier biota and to examine the effect of the presence of illegal growout ponds on the emergence of the WSSV virus. This research was conducted in August to September 2022 which was loca-ted in the waters around the shrimp ponds in the Anyer and Carita coastal areas of Banten Province using the real time-polymerase chain reaction (RT-PCR) detec-tion method. The results showed that 4 samples were detected with WSSV from 70 samples taken with Ct values of 36.67 (1), 35.99(2), 21.14(3) and 35.61(4). Samples detected by WSSV were located at station 2 and station 5. These positive samples were detected in waters (seawater) and carriers (barnacles and hermit crabs). Keywords : surveillance,WSSV, real time-PCR, water quality

Jenis Karya Akhir: Skripsi
Subyek: 600 Teknologi (ilmu terapan) > 630 Pertanian dan teknologi yang berkaitan
Program Studi: Fakultas Pertanian dan Pascasarjana > Prodi S1-Sumberdaya Akuatik
Pengguna Deposit: 2301392864 . Digilib
Date Deposited: 06 Apr 2023 07:03
Terakhir diubah: 06 Apr 2023 07:03
URI: http://digilib.unila.ac.id/id/eprint/70436

Actions (login required)

Lihat Karya Akhir Lihat Karya Akhir