ANALISIS PENDAPATAN, RISIKO, EFISIENSI BUDIDAYA IKAN LELE DAN IKAN PATIN DI KECAMATAN WAY PANJI KABUPATEN LAMPUNG SELATAN

MEITA, SANIYYAH UBAY (2023) ANALISIS PENDAPATAN, RISIKO, EFISIENSI BUDIDAYA IKAN LELE DAN IKAN PATIN DI KECAMATAN WAY PANJI KABUPATEN LAMPUNG SELATAN. Masters thesis, UNIVERSITAS LAMPUNG.

[img]
Preview
File PDF
ABSTRAK.pdf

Download (10Kb) | Preview
[img] File PDF
TESIS FULL_.pdf
Restricted to Hanya staf

Download (1485Kb) | Minta salinan
[img]
Preview
File PDF
TESIS TANPA PEMBAHASAN_.pdf

Download (1475Kb) | Preview

Abstrak (Berisi Bastraknya saja, Judul dan Nama Tidak Boleh di Masukan)

This study aims to analyze the income, risk, and efficiency of catfish and pangasius farming in Way Panji, South Lampung. The number of research samples was 40 catfish farmers and 40 pangasius farmers. The analysis used to calculate risk is the coefficient formula variance (CV), and the level of efficiency of fish farming is used to analyze the stochastic frontier production function and the dual frontier cost function. The results of the study obtained were the average income of catfish on cash costs of Rp11.146.179/100m2 with an R/C value of 3.59 and pangasius of Rp6.670.172/100m2 with an R/C value of 1.64. The production and price risk of catfish is higher than pangasius. Seeds, feed, and labour are three variables that have a real effect on catfish production, seed variables are variables that have a significant effect on pangasius production. Catfish and pangasius farming in Way Panji is technically efficient. Pangasius farming in Way Panji is economically efficient, meanwhile, catfish farming is not economically efficient. Keywords : catfish, efficiency, income, pangasius, risks Tujuan penelitian ini adalah menganalisis pendapatan, risiko, dan efisiensi budidaya ikan lele dan ikan patin di Kecamatan Way Panji, Kabupaten Lampung Selatan. Jumlah sampel penelitian yaitu 44 pembudidaya ikan patin dan 40 pembudidaya ikan lele. Analisis yang digunakan untuk menghitung risiko yaitu rumus coef varian (CV), tingkat efisiensi budidaya ikan digunakan analisis fungsi produksi stochastic frontier dan fungsi biaya dual frontier. Hasil penelitian yang didapatkan adalah rata-rata pendapatan ikan lele atas biaya tunai yaitu Rp11.146.179/100m dengan nilai R/C 3,59 dan ikan patin yaitu Rp6.670.172/100m 2 dengan nilai R/C 1,64. Risiko produksi dan risiko harga ikan lele lebih tinggi daripada ikan patin. Benih, pakan, dan tenaga kerja merupakan variabel yang berpengaruh nyata produksi ikan lele, variabel benih merupakan variabel yang berpengaruh nyata signifikan terhadap produksi ikan patin. Budidaya ikan lele dan patin di Kecamatan Way Panji sudah efisien secara teknis. Budidaya ikan ikan patin di Kecamatan Way Panji sudah efisien secara ekonomis, namun budidaya ikan lele belum efisien secara ekonomis. Kata kunci : efisiensi, ikan lele, ikan patin, pendapatan, risiko

Jenis Karya Akhir: Tesis (Masters)
Subyek: 300 Ilmu sosial > 330 Ekonomi
600 Teknologi (ilmu terapan) > 630 Pertanian dan teknologi yang berkaitan
Program Studi: Fakultas Pertanian dan Pascasarjana > Prodi Magister Agribisnis
Pengguna Deposit: 2301098276 . Digilib
Date Deposited: 12 Apr 2023 07:19
Terakhir diubah: 12 Apr 2023 07:19
URI: http://digilib.unila.ac.id/id/eprint/70645

Actions (login required)

Lihat Karya Akhir Lihat Karya Akhir