PENGGUNAAN TEKNOLOGI SPEKTROSKOPI FLUORESENSI PORTABEL DAN METODE SIMCA UNTUK AUTENTIKASI MADU LEBAH HUTAN (Apis dorsata)

Ainun , Khotimah (2023) PENGGUNAAN TEKNOLOGI SPEKTROSKOPI FLUORESENSI PORTABEL DAN METODE SIMCA UNTUK AUTENTIKASI MADU LEBAH HUTAN (Apis dorsata). FAKULTAS PERTANIAN, UNIVERSITAS LAMPUNG .

[img]
Preview
File PDF
1. ABSTRAK - ABSTRACT.pdf

Download (77Kb) | Preview
[img] File PDF
2. SKRIPSI FULL.pdf
Restricted to Hanya staf

Download (3834Kb) | Minta salinan
[img]
Preview
File PDF
3. SKRIPSI TANPA PEMBAHASAN.pdf

Download (3008Kb) | Preview

Abstrak (Berisi Bastraknya saja, Judul dan Nama Tidak Boleh di Masukan)

Madu merupakan suatu zat alami yang dihasilkan oleh lebah dari nektar bunga dan bagian tumbuhan lain yang memiliki aktivitas antioksidan enzimatis dan non enzimatis serta mengandung berbagai nutrisi. Madu hutan termasuk salah satu jenis madu premium yang memiliki nilai jual tinggi namun tingkat produksinya rendah. Hal ini karena madu hutan yang dihasilkan oleh lebah Apis dorsata sampai saat ini belum bisa dibudidayakan. Dengan demikian, madu hutan saat ini menjadi salah satu madu yang sering dipalsukan. Oleh karena itu, diperlukan suatu sistem untuk autentikasi. Penelitian ini menggunakan teknologi spektroskopi fluorosensi portabel dan metode SIMCA untuk mengautentikasi pemalsuan madu hutan. Penelitian ini bertujuan untuk membedakan madu hutan murni dan yang telah dicampur dengan sirup beras. Terdapat 190 sampel yang digunakan, terdiri dari 50 sampel madu asli (MA) dan 140 sampel madu campuran (MC) dengan level pencampuran 10-60%. Pengukuran spektra dilakukan pada panjang gelombang 300-800 nm dengan 2 kali ulangan. Prosedur yang dilakukan sebelum pengukuran spektra yaitu pemanasan madu, pencampuran dengan sirup beras, pengenceran, pengadukan, selanjutnya dilakukan pengambilan spektra dan membuat model serta mengujinya dengan metode PCA dan SIMCA. Hasil pengujian PCA pada spektra original PC- 1 dan PC-2 berjumlah 98%. Hasil PCA terbaik diperoleh dengan cara perbaikan spektra menggunakan beberapa perlakuan, dan diperoleh perbaikan smoothing moving average 7 segment dengan jumlah nilai PC-1 dan PC-2 sebesar 99%. Hasil plot X-loading terindikasi adanya puncak gelombang pada 448 nm dan 459 nm yang mengkarakterisasi sampel MA yang diduga pada panjang gelombang tersebut terdapat kandungan asam fenolik dan vitamin B2. Hal tersebut sesuai dengan fakta bahwa terdapat kandungan vitamin B yang bertanggung jawab atas aktivitas antioksidan di dalam madu. Hasil klasifikasi model SIMCA MA dan MC mendapatkan nilai akurasi, sensitivitas dan spesifisitas sebesar 100% serta nilai eror 0%. Berdasarkan kurva ROC yang menjelaskan hubungan spesifisitas dansensitivitas, memperoleh klasifikasi sangat baik karena semakin mendekati garis Y (0,1). Sehingga dapat mengklasifikasikan antara madu hutan asli (MA) dan madu hutan campuran (MC) dengan sangat baik. Kata kunci : Madu hutan, sirup beras, spektroskopi fluoresensi portabel, PCA, SIMCA.

Jenis Karya Akhir: Skripsi
Subyek: 600 Teknologi (ilmu terapan) > 630 Pertanian dan teknologi yang berkaitan
Program Studi: Fakultas Pertanian dan Pascasarjana > Prodi Teknik Pertanian
Pengguna Deposit: 2301866643 . Digilib
Date Deposited: 16 Jun 2023 03:03
Terakhir diubah: 16 Jun 2023 03:03
URI: http://digilib.unila.ac.id/id/eprint/72315

Actions (login required)

Lihat Karya Akhir Lihat Karya Akhir