PERILAKU HARIAN GAJAH SUMATERA JINAK (Elephas maximus sumatranus) (STUDI KASUS DI KANDANG GAJAH TAMAN NASIONAL WAY KAMBAS)

ADINDA , REZA PARADELA (2023) PERILAKU HARIAN GAJAH SUMATERA JINAK (Elephas maximus sumatranus) (STUDI KASUS DI KANDANG GAJAH TAMAN NASIONAL WAY KAMBAS). FAKULTAS PERTANIAN, UNIVERSITAS LAMPUNG.

[img]
Preview
File PDF
ABSTRAK.pdf

Download (12Kb) | Preview
[img] File PDF
SKRIPSI FULL.pdf
Restricted to Hanya staf

Download (2276Kb) | Minta salinan
[img]
Preview
File PDF
SKRIPSI TANPA BAB PEMBAHASAN.pdf

Download (563Kb) | Preview

Abstrak (Berisi Bastraknya saja, Judul dan Nama Tidak Boleh di Masukan)

Gajah sumatera (Elephas maximus sumatranus) merupakan satwa endemik Sumatera yang berperan penting dalam keseimbangan ekosistem yang berperan sebagai spesies payung. Keberadaanya saat ini sudah mulai banyak berkurang dari waktu ke waktu. Pengamatan ini dilakukan untuk mengetahui mengenai perilaku harian yang nantinya untuk menunjang kegiatan konservasi lebih lanjut. Penelitian ini dilakukan di Taman Nasonal Way Kambas, untuk gajah yang diamati dalam penelitian sebanyak 9 ekor yaitu, Poniyem, Roy, Fitria, Joni, Denis, Arni, Indra, Desti, dan Bunga. Metode yang digunakan saat pengambilan data yaitu, metode Focal Sampling selama 9 hari pada bulan November sampai Desember 2022. Hasil yang didapatkan berupa perilaku makan, istirahat, bergerak, dan lainnya, frekuensi perilaku gajah dengan total 108 jam pengamantan, dan perbedaan perilaku gajah. Total perilaku yang didapatkan per gajah yaitu, Poniyem (51% makan, 34% bergerak, 10% istirahat, dan 4% lainnya), Roy (56%; 30% ; 10% ; dan 3%), Fitria (56%; 36%; 5%; dan 3%), Denis (37%; 40%; 19%; dan 4%), Joni (38%; 46%; 13%; dan 3%), Arni (49%; 38%; 10%; dan 2%), Indra (45%; 39%; 14%; dan 2%), Desti (43%; 40%; 13%; dan 3%), dan Bunga (43%; 42%; 11%; dan 3%) yang didapatkan dalam pengamatan. Kata Kunci: Gajah Sumatera (Elephas maximus sumatranus), perilaku harian The Sumatran elephant (Elephas maximus sumatranus) is an endemic animal of Sumatra which plays an important role in the balance of the ecosystem acting as an umbrella species. Its current existence has begun to decrease a lot from time to time. This observation is carried out to find out about daily behavior which will later support further conservation activities. This research was conducted at Way Kambas National Park, for the elephants observed in the study as many as 9, namely, Poniyem, Roy, Fitria, Joni, Denis, Arni, Indra, Desti, and Bunga. The method used when collecting data was the Focal Sampling method for 9 days from November to December 2022. The results included the behavior of eating, resting, moving, and others, the frequency of elephant behavior with a total of 108 safety hours, and differences in elephant behavior. The total behavior obtained per elephant is, Poniyem (51% eating, 34% moving, 10% resting, and 4% others), Roy (56%; 30%; 10%; and 3%), Fitria (56%; 36%; 5%; and 3% ), Denis (37%; 40%; 19%; and 4%), Joni (38%; 46%; 13%; and 3%), Arni (49%; 38%; 10%; and 2%), Indra (45%; 39%; 14%; and 2%), Desti (43%; 40%; 13%; and 3%), and interest (43%; 42%; 11%; and 3%) earned under observation. Keywords: Sumatran Elephant (Elephas maximus sumatranus), daily behavior

Jenis Karya Akhir: Skripsi
Subyek: 600 Teknologi (ilmu terapan) > 630 Pertanian dan teknologi yang berkaitan
Program Studi: Fakultas Pertanian dan Pascasarjana > Prodi Kehutanan
Pengguna Deposit: 2301901374 . Digilib
Date Deposited: 16 Jun 2023 03:55
Terakhir diubah: 16 Jun 2023 03:55
URI: http://digilib.unila.ac.id/id/eprint/72338

Actions (login required)

Lihat Karya Akhir Lihat Karya Akhir