PROSPEKTIF PENEGAKAN HUKUM PIDANA TERHADAP PENYEROBOTAN LAHAN PERKEBUNAN (STUDI KASUS PT GWANG-JU PALM INDONESIA DI KAMPUNG GUNUNG SANGKARAN KECAMATAN BLAMBANGAN UMPU KABUPATEN WAY KANAN)

Orry Nur Kirana, 1322011030 (2015) PROSPEKTIF PENEGAKAN HUKUM PIDANA TERHADAP PENYEROBOTAN LAHAN PERKEBUNAN (STUDI KASUS PT GWANG-JU PALM INDONESIA DI KAMPUNG GUNUNG SANGKARAN KECAMATAN BLAMBANGAN UMPU KABUPATEN WAY KANAN). Masters thesis, Universitas Lampung.

[img]
Preview
Text
ABSTRACT.pdf

Download (94Kb) | Preview
[img]
Preview
Text
ABSTRAK.pdf

Download (10Kb) | Preview
[img]
Preview
Text
COVER DALAM.pdf

Download (32Kb) | Preview
[img]
Preview
Text
COVER DEPAN.pdf

Download (32Kb) | Preview
[img]
Preview
Text
DAFTAR BAGAN.pdf

Download (4Kb) | Preview
[img]
Preview
Text
DAFTAR GAMBAR.pdf

Download (6Kb) | Preview
[img]
Preview
Text
DAFTAR ISI.pdf

Download (17Kb) | Preview
[img]
Preview
Text
DAFTAR LAMPIRAN.pdf

Download (4Kb) | Preview
[img]
Preview
Text
DAFTAR TABEL.pdf

Download (5Kb) | Preview
[img]
Preview
Text
KATA PENGANTAR.pdf

Download (145Kb) | Preview
[img]
Preview
Text
LEMBAR MENGESAHKAN.pdf

Download (4Mb) | Preview
[img]
Preview
Text
LEMBAR MENYETUJUI.pdf

Download (4Mb) | Preview
[img]
Preview
Text
LEMBAR PERNYATAAN.pdf

Download (2630Kb) | Preview
[img]
Preview
Text
LEMBAR PERSEMBAHAN.pdf

Download (89Kb) | Preview
[img]
Preview
Text
MOTO.pdf

Download (81Kb) | Preview
[img]
Preview
Text
RIWAYAT HIDUP.pdf

Download (90Kb) | Preview
[img]
Preview
Text
BAB I.pdf

Download (392Kb) | Preview
[img]
Preview
Text
BAB II.pdf

Download (1116Kb) | Preview
[img] Text
BAB III.pdf
Restricted to Registered users only

Download (508Kb)
[img]
Preview
Text
BAB IV.pdf

Download (95Kb) | Preview
[img]
Preview
Text
DAFTAR PUSTAKA.pdf

Download (85Kb) | Preview

Abstrak

ABSTRAK PT Gwang-Ju Palm Indonesia adalah salah satu dari perusahaan perkebunan di Kabupaten Way Kanan yang terus-menerus mengalami gangguan keamanan terkait lahan perkebunan yang sebagian besar dilatarbelakangi oleh masalah asal- usul lahan, yang mengakibatkan banyaknya oknum warga yang melakukan klaim untuk lahan yang sama dan/atau memperjualbelikan lahan yang bukan haknya sehingga terjadi tumpang-tindih penguasaan di lapangan. Permasalahan dalam penelitian ini adalah: (1) Mengapa terjadi penyerobotan lahan perkebunan pada PT Gwang-Ju Palm Indonesia; (2) Mengapa terjadi hambatan pada penegakan hukum pidana terhadap penyerobotan lahan perkebunan pada PT Gwang-Ju Palm Indonesia; (3) Bagaimanakah prospektif penegakan hukum pidana terhadap penyerobotan lahan perkebunan pada PT Gwang-Ju Palm Indonesia. Pendekatan masalah yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan yuridis-normatif dan yuridis-empiris guna mendapatkan data primer dan sekunder untuk dianalisis. Hasil penelitian dan pembahasan dalam penelitian ini adalah: (1) Penyebab terjadinya penyerobotan lahan perkebunan pada PT Gwang-Ju Palm Indonesia adalah faktor sosial, ekonomi, dan politik masyarakat, faktor penguasaan dan pemilikan lahan, dan faktor regulasi hukum, birokrasi, dan penegakan hukum; (2) Terjadinya hambatan pada penegakan hukum pidana terhadap penyerobotan lahan perkebunan pada PT Gwang-Ju Palm Indonesia adalah karena faktor internal dan faktor eksternal; (3) Prospektif penegakan hukum pidana terhadap penyerobotan lahan perkebunan pada PT Gwang-Ju Palm Indonesia adalah dengan menggunakan mediasi penal yang dapat dilaksanakan dalam dua cara, yaitu melalui pemidanaan murni bagi pelaku yang telah memenuhi bukti-bukti melakukan tindak pidana penyerobotan lahan dan/atau yang menyertainya, dan melalui diversi atau pengalihan perkara dengan musyawarah melalui diskresi kepolisian kepada pihak-pihak yang turut menjadi korban atau tanpa sengaja menjadi pelaku tindak pidana penyerobotan lahan perkebunan PT Gwang-Ju Palm Indonesia. Saran utama dalam penelitian ini adalah kepada penegak hukum seyogyanya terlebih dahulu memetakan dan mengklasifikasi akar permasalahan dari suatu tindak pidana, khususnya terkait masalah lahan perkebunan, dan lebih berani melakukan penegakan hukum secara tegas, baik secara murni untuk kasus-kasus tertentu, atau dengan mediasi penal melalui diskresi untuk kasus-kasus ringan atau yang dapat diselesaikan melalui musyawarah atau perdamaian, sesuai dengan semangat keadilan dalam perspektif restoratif Kata Kunci: Prospektif, Penegakan Hukum Pidana, Penyerobotan Lahan ABSTRACT PT Gwang-Ju Palm Indonesia is one of nearly all corporate in Way Kanan Regency that continuously being harassed for its plantation’s land by suspected people with land’s derivation being main motive which then triggered reclaiming the same land and/or purchasing and selling the unlawful rights, resulted into overlapped occupation in the field. Issues in this study are: (1) Why did annexation of PT Gwang-Ju Palm Indonesia’s plantation land happened; (2) Why did obstacles occurred on criminal-law enforcement of PT Gwang-Ju Palm Indonesia plantation’s land annexation; (3) How is the prospective in criminal- law enforcement on PT Gwang-Ju Palm Indonesia’s plantation land annexation. The research methods in this study were using normative juridical and empirical juridical to achieve primary and secondary data to be analyzed. The result of this study are: (1) The causes of PT Gwang-Ju Palm Indonesia’s plantation land annexation were due to social, economy, politics factors in society, land’s occupation and ownership factors, regulation, bureaucracy, law enforcement factors; (2) The obstacles of criminal-law enforcement on PT Gwang-Ju Palm Indonesia’s plantation land annexation was occurred due to internal and external factors; (3) Prospective in criminal-law enforcement on PT Gwang-Ju Palm Indonesia’s plantation land annexation can be settled by penal mediation in two ways; through pure condemnation for suspected people who met the legal proofs doing annexation and/or any illegal activities with, and through diversion in police’s discretion for those who became collateral victims. Suggestion in this study was mainly to the law enforcers, should determine and classify the roots of the criminal case, especially in the terms of plantation’s land issue, and dare to perform affirmative law enforcement, purely for certain cases and through discretion for light cases or those can be settled through mediation or reconciliation, as the spirit of restorative justice. Keywords: Prospective, Criminal-Law Enforcement, Land’s Annexation.

Tipe Karya Ilmiah: Tesis (Masters)
Subyek: Hukum Pidana > > Hukum Perdata
Hukum Pidana > > Hukum Pidana
Program Studi: Fakultas Hukum > Magister Hukum S2
Depositing User: 1642778 . Digilib
Date Deposited: 07 Apr 2015 04:09
Last Modified: 07 Apr 2015 04:09
URI: http://digilib.unila.ac.id/id/eprint/7500

Actions (login required)

View Item View Item