ANALISIS KERAGAAN AGROINDUSTRI KERIPIK NANGKA DAN KERIPIK PISANG BINTANG BUAH DI KOTA BANDAR LAMPUNG

Denti , Fitri Yanti (2023) ANALISIS KERAGAAN AGROINDUSTRI KERIPIK NANGKA DAN KERIPIK PISANG BINTANG BUAH DI KOTA BANDAR LAMPUNG. FAKULTAS PERTANIAN, UNIVERSITAS LAMPUNG.

[img]
Preview
File PDF
ABSTRAK.pdf

Download (48Kb) | Preview
[img] File PDF
SKRIPSI FULL.pdf
Restricted to Hanya staf

Download (1260Kb) | Minta salinan
[img]
Preview
File PDF
SKRIPSI TANPA BAB PEMBAHASAN.pdf

Download (1016Kb) | Preview

Abstrak (Berisi Bastraknya saja, Judul dan Nama Tidak Boleh di Masukan)

This study aims to analyze (1) the procurement of raw materials, (2) the benefits obtained, (3) the application of the marketing mix, and (4) the role of supporting services. This research uses a case study method, Bintang Buah Chips Agroindustry (KBB) in Bandar Lampung City. Determination of the research location is done intentionally (purposive). Respondents in this study were agroindustry owners, agroindustry employees, and 60 consumers. Data collection in the study was carried out in February 2023-March 2023. The analysis method used is the analysis of the supply chain flow pattern, analysis of the six right criteria, profit analysis, marketing mix analysis based on the perspective of agro-industry owners and consumers and analysis of the role of supporting services. The results showed (1) In the supply chain of KBB Agroindustry raw material product flow moves from farmers to KBB Agroindustry. Financial flow is carried out in cash between suppliers and agroindustry. The flow of information flows in two directions from farmers to intermediary traders then to KBB Agroindustry and vice versa. Procurement of raw materials based on the six exact criteria, most of which are correct, only the right price component on jackfruit is less precise. (2) Jackfruit chips, muli banana chips, and kepok banana chips are profitable to cultivate, because the income earned from the three chips products is greater than the costs incurred. (3) Marketing activities in KBB Agroindustry have implemented a marketing mix consisting of product, price, place, and promotion components. (4) Utilization of supporting services is most widely utilized in marketing activities with a percentage of 53 percent. Supporting services that have been utilized are financial institutions, government policies, extension institutions, transportation facilities, information and communication technology, and markets, while those that have not been utilized by KBB Agroindustry are research institutions. Keywords: Agroindustry, banana chips, jackfruit chips, performance Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis (1) pengadaan bahan baku, (2) keuntungan yang diperoleh, (3) penerapan bauran pemasaran, dan (4) peran jasa layanan pendukung. Pada penelitian ini menggunakan metode studi kasus, Agroindustri Keripik Bintang Buah (KBB) di Kota Bandar Lampung. Penentuan lokasi penelitian dilakukan secara sengaja (purposive). Responden pada penelitian ini adalah pemilik agroindustri, karyawan agroindustri, dan 60 konsumen. Pengumpulan data dalam penelitian dilaksanakan pada bulan Februari 2023-Maret 2023. Metode analisis yang digunakan adalah analisis pola alir rantai pasok, analisis kriteria enam tepat, analisis keuntungan, analisis bauran pemasaran berdasarkan perspektif pemilik agroidustri dan konsumen serta analisis peran jasa layanan pendukung. Hasil penelitian menunjukkan (1) Pada rantai pasok aliran produk bahan baku Agroindustri KBB bergerak mengalir dari petani hingga sampai ke Agroindustri KBB. Aliran finansial dilakukan secara tunai antara pemasok dengan agroindustri. Aliran informasi mengalir secara dua arah dari petani ke pedagang pengumpul kemudian ke Agroindustri KBB dan juga sebaliknya. Pengadaan bahan baku berdasarkan kriteria enam tepat, sebagian besar sudah tepat hanya komponen tepat harga pada buah nangka yang kurang tepat. (2) Produk keripik nangka, keripik pisang muli, dan keripik pisang kepok menguntungkan untuk diusahakan, karena pendapatan yang diperoleh dari ketiga produk keripik sudah lebih besar dibandingkan dengan biaya yang dikeluarkan. (3) Kegiatan pemasaran pada Agroindustri KBB sudah menerapkan marketing mix yang terdiri dari komponen produk, harga, tempat, dan promosi. (4) Pemanfaatan jasa layanan pendukung paling banyak dimanfaatkan pada kegiatan pemasaran dengan persentase sebesar 53 persen. Jasa layanan pendukung yang telah dimanfaatkan yaitu lembaga keuangan, kebijakan pemerintah, lembaga penyuluhan, sarana transportasi, teknologi informasi dan komunikasi, dan pasar, sedangkan yang belum dimanfaatkan oleh Agroindustri KBB adalah lembaga penelitian. Kata kunci: Agroindustri, keragaan, keripik nangka, keripik pisang

Jenis Karya Akhir: Skripsi
Subyek: 600 Teknologi (ilmu terapan) > 630 Pertanian dan teknologi yang berkaitan
Program Studi: Fakultas Pertanian dan Pascasarjana > Prodi Agribisnis
Pengguna Deposit: 2301619763 . Digilib
Date Deposited: 23 Aug 2023 09:11
Terakhir diubah: 23 Aug 2023 09:11
URI: http://digilib.unila.ac.id/id/eprint/75202

Actions (login required)

Lihat Karya Akhir Lihat Karya Akhir