BIOENKAPSULASI MINYAK SAWIT MENTAH (Crude Palm Oil) PADA Diaphanosoma sp. UNTUK MENINGKATKAN WARNA DAN PERTUMBUHAN BENIH IKAN NEMO Amphiprion percula (Bloch, 1801)

DELA, PUSPITA (2023) BIOENKAPSULASI MINYAK SAWIT MENTAH (Crude Palm Oil) PADA Diaphanosoma sp. UNTUK MENINGKATKAN WARNA DAN PERTUMBUHAN BENIH IKAN NEMO Amphiprion percula (Bloch, 1801). FAKULTAS PERTANIAN, UNIVERSITAS LAMPUNG.

[img]
Preview
File PDF
ABSTRAK.pdf

Download (187Kb) | Preview
[img] File PDF
SKRIPSI FULL.pdf
Restricted to Hanya staf

Download (1553Kb) | Minta salinan
[img]
Preview
File PDF
SKRIPSI TANPA BAB PEMBAHASAN.pdf

Download (1370Kb) | Preview

Abstrak (Berisi Bastraknya saja, Judul dan Nama Tidak Boleh di Masukan)

Clown fish (Amphiprion percula) is one of the important commodities in ornamental fish cultivation in Indonesia. One of the determinants of the quality and price of clown fish is the style and color. Color quality in clown fish can be improved by adding carotenoid-rich feed. One of the ingredients with a high carotenoid content is crude palm oil (CPO). This study aims to analyze the effect of CPO encapsulated through Diaphanosoma sp. on the color and growth of clown fish fry. As many as 300 clown fish (0.8 ± 0.1 mm) were reared in a 15 l (37.5 × 25 × 22.5) cm3 with density 20 fish/container. Fish was fed Diaphanosoma sp. a total 80 ind/container previously enriched with CPO with a density of 240 ind/300 ml of media water twice a day at 09.00 and 16.00 WIB. The research method was a completely randomized design with 3 treatments and 3 replications. Research treatment of K- (without carotene addition), K+ (0.33% astaxanthin administration), and administration of CPO at doses of 0.33% (A), 1.00% (B) and 1.67% (C) (v/v). The results of Anova test showed that CPO bioencapsulation in Diaphanosoma sp. significantly effective in increasing the color and growth of fish (P<0.05) and had no effect on the survival rate of clown fish (P>0.05). The conclusion was that the addition of Diaphanosoma sp. enriched CPO had an significantly different effect on the color and growth of clown fish seeds with the best dose of 1.00% which gave the highest average value on the level of fish color using the M-TCF method (21±2.8), RGB Color (131.58±27.56), absolute length (1.9± 0.3 mm) and absolute weight (297±9 mg) and showed that the survival rate was not affected by different treatments. Keywords: CPO, carotenoids, fish color, clown fish, Diaphanosoma sp. Ikan nemo (Amphiprion percula) menjadi salah satu komoditas penting dalam budi daya ikan hias di Indonesia. Salah satu penentu kualitas dan harga ikan nemo adalah corak dan warna. Kualitas warna pada ikan nemo, dapat ditingkatkan melalui pemberian pakan yang kaya akan karotenoid. Salah satu bahan dengan kandungan karotenoid yang tinggi yaitu minyak sawit mentah (crude palm oil, CPO). Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh dari CPO yang dienkapsulasi melalui Diaphanosoma sp. terhadap warna dan pertumbuhan benih ikan nemo. Ikan nemo (0,8±0,1 mm) sebanyak 300 ekor dipelihara pada kontainer 15 l (37,5 × 25 × 22,5) cm3 dengan kepadatan 20 ekor/kontainer. Ikan diberi pakan Diaphanosoma sp. sebanyak 80 ind/ kontainer yang sebelumnya diperkaya CPO dengan kepadatan 240 ind/300 ml air media sebanyak 2 kali sehari pada pukul 09.00 dan 16.00 WIB. Metode penelitian ini yaitu rancangan acak lengkap dengan 3 perlakuan dan 3 kali ulangan. Perlakuan penelitian K- (tanpa penambahan karoten), K+ (pemberian astaxanthin 0,33%), serta pemberian CPO dengan dosis 0,33% (A), 1,00% (B) dan 1,67% (C) (v/v). Hasil uji Anova menunjukkan bahwa bioenkapsulasi CPO pada Diaphanosoma sp. secara signifikan efektif meningkatkan warna dan pertumbuhan ikan (P<0,05) serta tidak berpengaruh terhadap survival rate ikan nemo (P>0,05). Kesimpulannya yaitu pemberian Diaphanosoma sp. yang diperkaya CPO memberikan pengaruh yang berbeda nyata terhadap warna dan pertumbuhan benih ikan nemo dengan dosis terbaik yaitu 1,00% yang memberikan nilai rata-rata tertinggi pada warna ikan menggunakan metode M-TCF (21±2,8), RGB Color (131,58±27,56), panjang mutlak (1,9±0,3 mm) dan bobot mutlak (297±9 mg) serta menunjukkan bahwa survival rate tidak dipengaruhi oleh pemberian perlakuan yang berbeda. Kata kunci : CPO, karotenoid, warna ikan, ikan nemo, Diaphanosoma sp.

Jenis Karya Akhir: Skripsi
Subyek: 000 Ilmu komputer, informasi dan pekerjaan umum > 001 Ilmu pengetahuan
600 Teknologi (ilmu terapan) > 630 Pertanian dan teknologi yang berkaitan
Program Studi: Fakultas Pertanian dan Pascasarjana > Prodi Budidaya Perairan
Pengguna Deposit: 2301294729 . Digilib
Date Deposited: 25 Aug 2023 06:51
Terakhir diubah: 25 Aug 2023 06:51
URI: http://digilib.unila.ac.id/id/eprint/75331

Actions (login required)

Lihat Karya Akhir Lihat Karya Akhir