KANDUNGAN LOGAM TIMBAL (Pb), TEMBAGA (Cu) DAN KADMIUM (Cd) PADA IKAN BAJI-BAJI Grammoplites scaber (Linnaeus, 1758) YANG DIDARATKAN DI PELABUHAN PERIKANAN PANTAI LEMPASING, LAMPUNG

AGNES SOPHIA, ELVIRA (2023) KANDUNGAN LOGAM TIMBAL (Pb), TEMBAGA (Cu) DAN KADMIUM (Cd) PADA IKAN BAJI-BAJI Grammoplites scaber (Linnaeus, 1758) YANG DIDARATKAN DI PELABUHAN PERIKANAN PANTAI LEMPASING, LAMPUNG. FAKULTAS TEKNIK, UNIVERSITAS LAMPUNG.

[img]
Preview
File PDF
ABSTRAK.pdf

Download (1671Kb) | Preview
[img] File PDF
SKRIPSI FULL.pdf
Restricted to Hanya staf

Download (1446Kb) | Minta salinan
[img]
Preview
File PDF
SKRIPSI FULL TANPA PEMBAHASAN.pdf

Download (1538Kb) | Preview

Abstrak (Berisi Bastraknya saja, Judul dan Nama Tidak Boleh di Masukan)

ABSTRAK Ikan baji-baji (Grammoplites scaber) yang didaratkan di Pelabuhan Perikanan Pantai (PPP) Lempasing merupakan salah satu komoditas yang strategis untuk memenuhi kebutuhan protein yang relatif murah. Masyarakat sekitar PPP Lempasing banyak yang menggunakan daging ikan baji-baji sebagai bahan utama pembuatan panganan berbahan dasar ikan (fishcake), namun diduga telah terjadi pencemaran logam berat di Teluk Lampung akibat dari buangan limbah industri dan aktivitas kapal. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi kandungan logam berat timbal (Pb), tembaga (Cu), dan kadmium (Cd) pada daging ikan baji-baji Grammoplites scaber (Linnaeus, 1758) yang didaratkan di PPP Lempasing. Daging ikan baji-baji telah diteliti kandungan logam Pb, Cu, dan Cd menggunakan MP-AES kemudian hasilnya dibandingkan dengan Standar Nasional Indonesia (SNI) dan World Health Organization (WHO). Hasil penelitian menunjukkan bahwa kandungan logam Pb ikan baji-baji (Grammoplites scaber) yang didarat-kan di PPP Lempasing melebihi nilai batas maksimun sesuai dengan SNI, sedangkan kandungan logam Cd masih berada di bawah batas maksimum sesuai dengan SNI, dan kandungan logam Cu berada dalam batas aman yang sesuai dengan peraturan WHO. Menimbang kandungan Pb yang telah melebihi batas maksimum maka ikan baji-baji perlu dipertimbangkan untuk dikonsumsi dalam jumlah yang banyak dan jangka waktu yang lama. Kata Kunci: logam berat, ikan baji-baji, pencemaran ABSTRAK Rough flathead fish (Grammoplites scaber) is one of the fish landed at the Lempasing Coastal Fishing Port (PPP Lempasing). This fish is one of the strategic commodities whose price is relatively cheap. The community around PPP Lempasing uses rough flathead fish me-at as the main ingredient for making fishcake. The objective of this study was to eva-luate the concentration of heavy metals lead (Pb), copper (Cu), and kadmium (Cd) in the meat of wedgefish (Grammoplites scaber) (Linnaeus, 1758) landed at PPP Lem-pasing. The meat of rough flathead fish has been investigated for concentration of Pb, Cu, and Cd using MP-AES then the results with SNI and WHO. The results showed that the concentration of Pb in rough flathead fish landed at PPP Lempasing exceeded the maxi-mum limit according to SNI, while the concentration of Cd was below the maximum limit of SNI, and the concentration of Cu was still within safe limits according to WHO. Considering that the concentration of Pb exceeds the maximum limit, rough flathead fish should be considered for consumption in large quantities and over a long period of time. Key words: heavy metals, pollution, wedgefish

Jenis Karya Akhir: Skripsi
Subyek: 300 Ilmu sosial
600 Teknologi (ilmu terapan)
600 Teknologi (ilmu terapan) > 630 Pertanian dan teknologi yang berkaitan
Program Studi: Fakultas Pertanian dan Pascasarjana > Prodi S1-Ilmu Kelautan
Pengguna Deposit: 2308797698 . Digilib
Date Deposited: 04 Oct 2023 10:01
Terakhir diubah: 04 Oct 2023 10:01
URI: http://digilib.unila.ac.id/id/eprint/76081

Actions (login required)

Lihat Karya Akhir Lihat Karya Akhir