EFIKASI HERBISIDA METIL METSULFURON 20% TERHADAP PERTUMBUHAN GULMA PADA BUDIDAYA KELAPA SAWIT (Elaesis guinensis Jacq.) TANAMAN BELUM MENGHASILKAN (TBM)

Jimmy, Villian (2023) EFIKASI HERBISIDA METIL METSULFURON 20% TERHADAP PERTUMBUHAN GULMA PADA BUDIDAYA KELAPA SAWIT (Elaesis guinensis Jacq.) TANAMAN BELUM MENGHASILKAN (TBM). FAKULTAS PERTANIAN, UNIVERSITAS LAMPUNG.

[img]
Preview
File PDF
ABSTRAK.pdf

Download (120Kb) | Preview
[img] File PDF
SKRIPSI FULL.pdf
Restricted to Hanya staf

Download (1419Kb) | Minta salinan
[img]
Preview
File PDF
SKRIPSI TANPA BAB PEMBAHASAN.pdf

Download (1307Kb) | Preview

Abstrak (Berisi Bastraknya saja, Judul dan Nama Tidak Boleh di Masukan)

Tanaman kelapa sawit yang memiliki nama latin Elaeis guineensis Jacq. merupakan salah satu komoditas perkebunan utama di Indonesia. Kehadiran gulma pada lahan budidaya kelapa sawit menyebabkan terjadinya persaingan sarana tumbuh dan mempengaruhi pertumbuhan tanaman kelapa sawit (TBM). Salah satu bahan aktif herbisida yang digunakan untuk mengendalikan gulma di perkebunan kelapa sawit TBM adalah herbisida metil metsulfuron. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dosis herbisida metil metsulfuron 20% yang efektif dalam menekan pertumbuhan gulma pada tanaman kelapa sawit TBM, mengetahui adanya perubahan komposisi jenis gulma yang tumbuh setelah aplikasi herbisida metil metsulfuron, mengetahui pengaruh fitotoksisitas terhadap tanaman kelapa sawit TBM akibat aplikasi herbisida. Penelitian ini dilakukan di kebun kelapa sawit di Desa Braja Lebah, Kecamatan Braja Selebah, Kabupaten Lampung Timur dan Laboratorium Ilmu Gulma Fakultas Pertanian Universitas Lampung pada bulan Agustus hingga Desember 2022. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) dengan 6 perlakuan 6 dan 4 ulangan dengan dosis metil metsulfuron sebagai berikut 15; 20;25; 30 g/ha; penyiangan mekanis dan kontrol. Homogenitas ragam data diuji dengan uji Barlett dan Aditivitas data diuji dengan menggunakan uji Tukey dan perbedaan nilai tengah perlakuan diuji dengan uji Beda Nyata Terkecil (BNT) pada taraf 5%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa; (1) Herbisida metil metsulfuron 20% pada dosis 15 – 30 g/ha efektif mengendalikan pertumbuhan gulma total, gulma dominan Asystasia gangetica, Boreria alata, Melastoma malabathricum, Praxelis climatidea, dan Richardia brasiliensis hingga 12 MSA; (2) Herbisida Metil Metsulfuron 20 % dengan dosis 15 – 30 g/ha menyebabkan terjadinya perubahan komposisi gulma pada 4, 8, dan 12 MSA; (3) Aplikasi herbisida metil metsulfuron 20% pada dosis 15– 30 g/ha tidak menimbulkan keracunan pada tanaman kelapa sawit TBM. Kata Kunci: efikasi, herbisida, kelapa sawit, metil metsulfuron

Jenis Karya Akhir: Skripsi
Subyek: 600 Teknologi (ilmu terapan)
600 Teknologi (ilmu terapan) > 630 Pertanian dan teknologi yang berkaitan
Program Studi: Fakultas Pertanian dan Pascasarjana > Prodi S1-Agronomi
Pengguna Deposit: 2308809032 . Digilib
Date Deposited: 10 Oct 2023 02:44
Terakhir diubah: 10 Oct 2023 02:44
URI: http://digilib.unila.ac.id/id/eprint/76226

Actions (login required)

Lihat Karya Akhir Lihat Karya Akhir