EMBRIOGENESIS SOMATIK UBI KAYU (Manihot esculenta Crantz.) PADA BEBERAPA KONSENTRASI PICLORAM MENGGUNAKAN EKSPLAN DAUN PUCUK

Riska , Yulisawati (2023) EMBRIOGENESIS SOMATIK UBI KAYU (Manihot esculenta Crantz.) PADA BEBERAPA KONSENTRASI PICLORAM MENGGUNAKAN EKSPLAN DAUN PUCUK. FAKULTAS PERTANIAN, UNIVERSITAS LAMPUNG.

[img]
Preview
File PDF
ABSTRAK.pdf

Download (33Kb) | Preview
[img] File PDF
SKRIPSI FULL.pdf
Restricted to Hanya staf

Download (1116Kb) | Minta salinan
[img]
Preview
File PDF
SKRIPSI TANPA BAB PEMBAHASAN.pdf

Download (663Kb) | Preview

Abstrak (Berisi Bastraknya saja, Judul dan Nama Tidak Boleh di Masukan)

Kualitas dan kuantitas ubi kayu dapat ditingkatkan dengan perbaikan sifat genetik tanaman. Salah satunya melalui transformasi genetik yang membutuhkan embrio somatik sebagai jaringan target. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui konsentrasi picloram, klon, dan interaksi antara konsentrasi picloram dan klon dalam menginduksi kalus primer dan embriogenesis somatik ubi kayu secara in vitro. Penelitian ini dilakukan di Laboratorium Kultur Jaringan Tanaman, Fakultas Pertanian, Universitas Lampung pada bulan Juni 2022 sampai April 2023. Penelitian menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) faktorial (3 x 3). Faktor pertama, yaitu klon ubi kayu (K) yang terdiri dari 3 taraf, yaitu klon BW-1 (K1), TDS-S (K2), dan Vamas-1 (K3). Faktor kedua, yaitu konsentrasi picloram (P) yang terdiri dari 3 taraf, yaitu picloram 4 mg/l (P1), 8 mg/l (P2), dan 12 mg/l (P3). Hasil penelitian menunjukkan picloram 4 mg/l mampu menginduksi kalus primer berdasarkan persentase eksplan berkalus pada BW-1 dan TDS-S (100%) dan scoring 3,1 (luasan eksplan berkalus hingga 75%). Picloram 4 dan 12 mg/l mampu menginduksi embriogenesis somatik berdasarkan persentase eksplan berembrio klon TDS-S pada picloram 4 mg/l (38,7 ± 0,8%) dan jumlah embrio klon TDS-S pada picloram 12 mg/l (38,5 ± 21,0 embrio). Klon TDS-S membentuk kalus dalam waktu 12,3 HST, bobot kalus 0,13 g, persentase eksplan berembrio (38,7 ± 0,8%), dan jumlah embrio (38,5 ± 21,0 embrio). Interaksi antara klon dan konsentrasi picloram tidak berpengaruh nyata terhadap waktu muncul kalus, scoring persentase pembentukan kalus per eksplan 3 MST, dan bobot kalus primer 3 MST. Kata kunci: BW-1, embrio somatik, picloram, TDS-S, Vamas-1

Jenis Karya Akhir: Skripsi
Subyek: 600 Teknologi (ilmu terapan) > 630 Pertanian dan teknologi yang berkaitan
Program Studi: Fakultas Pertanian dan Pascasarjana > Prodi S1-Agronomi
Pengguna Deposit: 2308954036 . Digilib
Date Deposited: 14 Nov 2023 02:24
Terakhir diubah: 14 Nov 2023 02:24
URI: http://digilib.unila.ac.id/id/eprint/76875

Actions (login required)

Lihat Karya Akhir Lihat Karya Akhir