ANALISIS POPULASI MIKROORGANISME DI TANAH SIDOSARI LAMPUNG SELATAN 25 TAHUN PASCAPERLAKUAN LIMBAH INDUSTRI BERLOGAM BERAT DENGAN PENERAPAN BIOCHAR

ERNINDA, OCTALYANI (2023) ANALISIS POPULASI MIKROORGANISME DI TANAH SIDOSARI LAMPUNG SELATAN 25 TAHUN PASCAPERLAKUAN LIMBAH INDUSTRI BERLOGAM BERAT DENGAN PENERAPAN BIOCHAR. FAKULTAS PERTANIAN, UNIVERSITAS LAMPUNG.

[img]
Preview
File PDF
1. ABSTRAK.pdf

Download (162Kb) | Preview
[img] File PDF
2. SKRIPSI FULL.pdf
Restricted to Hanya staf

Download (1767Kb) | Minta salinan
[img]
Preview
File PDF
3. SKRIPSI TANPA BAB PEMBAHASAN.pdf

Download (1437Kb) | Preview

Abstrak (Berisi Bastraknya saja, Judul dan Nama Tidak Boleh di Masukan)

Limbah industri banyak macamnya, tergantung bahan baku dan proses yang digunakan masing-masing industri. Salah satu masalah yang paling mengganggu dari limbah industri adalah kandungan logam berat yang berlebih. Kandungan logam berat yang berlebih akan menganggu dan menurunkan kadar populasi mikroorganisme yang ada di dalam tanah. Kelebihan kandungan logam berat seperti Cu dan Zn tanah diduga dapat diatasi dengan cara penerapan biochar. Penelitian ini bertujuan untuk mempelajari populasi mikroorganisme pada tanah Sidosari Lampung Selatan 25 tahun pascaperlakuan limbah industri berlogam berat dan mempelajari pengaruh biochar terhadap populasi mikroorganisme tanah pada tanah tercemar logam berat. Penelitian ini dilakukan dari Mei – Oktober 2021. Contoh tanah diambil dari petak percobaan yang terletak di Desa Sidosari, Kecamatan Natar, Lampung Selatan, yang telah dibuat pada Juli 1998. Analisis populasi mikroorganisme dilaksanakan di Laboratorium Ilmu Tanah dan Laboratorium Bioteknologi, Fakultas Pertanian, Universitas Lampung. Percobaan disusun secara faktorial dengan menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) menggunakan dua faktor dan 3 kali ulangan. Faktor pertama adalah jenis tanah tiga buah yaitu tanah dengan perlakuan limbah industri, tanpa kompos, dan tanpa kapur yaitu S0 = limbah industri 0 Mg ha-1, tanpa kompos, dan tanpa kapur, S1 = limbah industri 15 Mg ha-1, tanpa kompos, dan tanpa kapur; S2 = limbah industri 60 Mg ha-1, tanpa biochar, dan tanpa kapur. Faktor yang kedua yaitu biochar, B0 = biochar 0 Mg ha- 1, B1 = biochar 5 Mg ha-1, dan B2 = biochar 10 Mg ha-1. Hasil penelitian menunjukkan bahwa fungi yang terdapat dalam tanah penelitian adalah Aspergillus sp. dan bakteri yang terdapat dalam tanah penelitian adalah Pseudomonas sp. Fungi tanah meningkat dengan meningkatnya logam berat yang berasal dari limbah industri dan pemberian dosis biochar. Sedangkan bakteri menurun dengan meningkatnya logam berat berat yang berasal dari limbah industri dan pemberian dosis bochar. Kata Kunci : Biochar, Mikroorganisme, Bakteri, Fungi, Tembaga dan Seng

Jenis Karya Akhir: Skripsi
Subyek: 600 Teknologi (ilmu terapan)
600 Teknologi (ilmu terapan) > 630 Pertanian dan teknologi yang berkaitan
Program Studi: Fakultas Pertanian dan Pascasarjana > Prodi Agroteknologi
Pengguna Deposit: 2308306505 . Digilib
Date Deposited: 21 Dec 2023 06:45
Terakhir diubah: 21 Dec 2023 06:45
URI: http://digilib.unila.ac.id/id/eprint/77829

Actions (login required)

Lihat Karya Akhir Lihat Karya Akhir