PENILAIAN PERUBAHAN KESEHATAN HUTAN MANGROVE SEBAGAI UPAYA MITIGASI BENCANA DI PESISIR TIMUR KABUPATEN LAMPUNG TIMUR

FERDY, ARDIANSYAH (2022) PENILAIAN PERUBAHAN KESEHATAN HUTAN MANGROVE SEBAGAI UPAYA MITIGASI BENCANA DI PESISIR TIMUR KABUPATEN LAMPUNG TIMUR. Masters thesis, UNIVERSITAS LAMPUNG.

[img]
Preview
File PDF
ABSTRAK.pdf

Download (13Kb) | Preview
[img] File PDF
TESIS FULL.pdf
Restricted to Hanya staf

Download (5Mb) | Minta salinan
[img]
Preview
File PDF
TESIS TANPA PEMBAHASAN.pdf

Download (5Mb) | Preview

Abstrak (Berisi Bastraknya saja, Judul dan Nama Tidak Boleh di Masukan)

Hutan mangrove merupakan ekosistem hutan yang menjadi salah satu pertahanan terbaik untuk menjaga kawasan pesisir, sehingga hutan mangrove menjadi penting dalam menjaga ekosistem pantai dan laut. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perubahan nilai indikator ekologis kesehatan hutan (vitalitas, biodiversitas dan kualitas tapak) serta menganalisis perubahan nilai kesehatan hutan mangrove sebagai upaya mitigasi bencana di pesisir timur Kabupaten Lampung Timur. Penilaian kesehatan hutan dilakukan dengan teknik Forest Health Monitoring (FHM) yang dilakukan di Taman Nasional Way Kambas (TNWK), Margasari, dan Pasir Sakti. Data primer antara lain dengan memperhitungkan perubahan nilai kerusakan pohon tingkat klaster plot (Cluster Level Index-CLI), kondisi tajuk dengan memperhitungkan nilai visual tajuk (Visual Crown RatingVCR), biodiversitas, dan kualitas tapak dengan memperhitungkan nilai Kapasitas Tukar Kation (KTK), selanjutnya dianalisis untuk menentukan perubahan nilai kesehatan hutan (NKH). Hasil penelitian menunjukkan bahwa perubahan NKH mangrove bernilai negatif, yaitu (-0,18). Nilai ini menggambarkan bahwa kondisi hutan mangrove di pesisir timur, Kabupaten Lampung Timur menjadi semakin buruk dalam kurun waktu dua tahun. Kesimpulan penelitian ini adalah parameter kerusakan pohon mengalami perubahan sebesar (0,11) yang menggambarkan bahwa bertambah rusaknya pohon di hutan mangrove. Parameter kondisi tajuk memburuk dengan nilai (-0,12). Perubahan pada indikator kualitas tapak adalah (1,16) yang menggambarkan bahwa nilai KTK cenderung naik. Pada indikator biodiversitas adalah nihil. Perubahan NKH mangrove di pesisir timur Kabupaten Lampung Timur sebesar (-0,18), sehingga dapat dikatakan bahwa kondisi kesehatan hutan mangrove semakin buruk. Oleh sebab itu, sebagai salah satu upaya mitigasi bencana maka diperlukan langkah strategis untuk memulihkan kondisi kesehatan hutan dengan cara melakukan rehabilitasi hutan mangrove. Kata kunci: hutan mangrove, kesehatan hutan, mitigasi bencana, perubahan kesehatan hutan, Lampung Timur Mangrove forest is a ecosystem that is one of the best defenses to protect coastal areas, so that mangrove forests play an important role in maintaining coastal and marine ecosystems. This study aims to analyze changes the value of ecological indicators of mangrove forest health (vitality, biodiversity, and site quality) and to analyze changes in the health value of mangrove forests as an effort to mitigate disasters on the east coast of East Lampung Regency. Forest health assessment was carried out using the Forest Health Monitoring (FHM) technique in Way Kambas National Park (WKNP), Margasari, and Pasir Sakti. Primary data, among others, by taking into account changes in the value of tree damage at the cluster level plot (Cluster Level Index-CLI), canopy conditions by taking into account the visual crown rating (VCR), biodiversity, and site quality by taking into account the value of Cation Exchange Capacity (CEC), then analyzed to determine changes in Forest Health Value (FHV). The results showed that changes in mangrove NKH tend to be negative, namely (-0.18). This value illustrates that the condition of mangrove forests on the East coast, East Lampung Regency has become worse in the past two years. Therefore, it is necessary to take strategic steps to restore the health condition of mangrove forests as one of the disaster mitigation efforts on the east coast of East Lampung Regency. The conclusion of this study is that the parameter of tree damage has changed with a value of (0.11) which illustrates that tree damage in mangrove forests tends to increase. The header condition parameter changes with a value of (-0.12) which illustrates that the canopy condition tends to get worse. The change in the site quality indicator is (1.16) which illustrates that the CEC value tends to increase. The biodiversity indicator is nil . The change in mangrove NKH on the east coast of East Lampung Regency is (-0.18), so it can be said that the health condition of mangrove forests on the east coast of East Lampung Regency is getting worse. Therefore, as one of the disaster mitigation efforts, strategic steps are needed to restore forest health conditions by rehabilitating mangrove forests. Keywords: mangrove forest, forest health, disaster mitigation, forest health change, East Lampung

Jenis Karya Akhir: Tesis (Masters)
Subyek: 600 Teknologi (ilmu terapan) > 630 Pertanian dan teknologi yang berkaitan
Program Studi: Fakultas Pertanian dan Pascasarjana > Prodi Magister Ilmu Kehutanan
Pengguna Deposit: 2301070576 . Digilib
Date Deposited: 22 Jan 2024 02:51
Terakhir diubah: 22 Jan 2024 02:51
URI: http://digilib.unila.ac.id/id/eprint/78176

Actions (login required)

Lihat Karya Akhir Lihat Karya Akhir