KAPABILITAS DISABILITAS PSIKOSOSIAL MEMBUAT PERJANJIAN DALAM PARADIGMA SUPPORTED DECISION MAKING

EGA, ANZANI (2024) KAPABILITAS DISABILITAS PSIKOSOSIAL MEMBUAT PERJANJIAN DALAM PARADIGMA SUPPORTED DECISION MAKING. Masters thesis, Universitas Lampung.

[img]
Preview
File PDF
ABSTRAK.pdf

Download (148Kb) | Preview
[img] File PDF
full.pdf
Restricted to Hanya staf

Download (2222Kb) | Minta salinan
[img]
Preview
File PDF
tanpa bab pembahasan.pdf

Download (2352Kb) | Preview

Abstrak (Berisi Bastraknya saja, Judul dan Nama Tidak Boleh di Masukan)

Disabilitas psikososial, yang mencakup kondisi mental dan emosional yang mempengaruhi kesejahteraan sosial, ekonomi, dan pribadi seseorang, seringkali menjadi halangan yang signifikan dalam pengambilan keputusan yang memengaruhi kehidupan mereka. Tantangan ini mungkin melibatkan kemampuan untuk mengatur keuangan, merawat diri sendiri, atau membuat keputusan medis yang penting. Disabilitas psikososial, yang melibatkan kondisi mental dan emosional yang mempengaruhi kemampuan seseorang untuk berfungsi secara sosial, ekonomi, dan pribadi, telah seringkali menjadi kendala dalam mengambil keputusan yang memengaruhi kehidupan sehari-hari mereka. Penelitian ini disebut sebagai yuridis normatif atau penelitian hukum doktrinal karena fokusnya hanya pada peraturan yang tertulis atau bahan hukum lainnya. Hasil dari penelitian ini adalah meskipun paradigma Supported Decision-Making sudah dikenal luas di berbagai negara, utamanya yang meratifikasi CRPD, dimana sudah didukung dengan serangkaian mekanisme Supported Decision-Making Agreement nyatanya di Indonesia, tata cara pembuatan perjanjian atau kontrak bagi individu penyandang disabilitas psikososial diatur dengan perwalian, sebagaimana dituangkan dalam Pasal 433-461 Kitab Undang-undang Hukum Perdata (KUHPdt). Kemampuan penyandang disabilitas psikososial dalam membuat kesepakatan berdasarkan instrumen hukum nasional di Indonesia memerlukan kolaborasi lintas sektor antara pemerintah, lembaga swadaya masyarakat, dan pihak swasta untuk memastikan penyandang disabilitas psikososial mendapatkan hak yang adil dan setara. akses terhadap keadilan selain itu harus mengembangkan panduan praktis untuk penerapan Supported Decision-Making dalam pembuatan kontrak, termasuk proses untuk memvalidasi dan mengakui kontrak yang dibuat oleh individu dengan disabilitas psikososial. Kata kunci: kapabilitas disabilitas psikososial, Supported Decision-Making Agreement, CRPD

Jenis Karya Akhir: Tesis (Masters)
Subyek: 300 Ilmu sosial > 340 Ilmu hukum
300 Ilmu sosial > 340 Ilmu hukum > 346 Hukum privat, hukum perdata
Program Studi: Fakultas Hukum > Magister Hukum S2
Pengguna Deposit: 2308022306 . Digilib
Date Deposited: 23 Jan 2024 01:45
Terakhir diubah: 23 Jan 2024 01:45
URI: http://digilib.unila.ac.id/id/eprint/78210

Actions (login required)

Lihat Karya Akhir Lihat Karya Akhir