PERILAKU ADSORPSI FOSFOR, P TERPANEN, DAN PRODUKSI TANAMAN JAGUNG AKIBAT PERLAKUAN BIOCHAR DAN PUPUK KANDANG AYAM DI TANAH ULTISOL MUSIM TANAM KE-3

ANDIKA , FERDIANSYAH (2024) PERILAKU ADSORPSI FOSFOR, P TERPANEN, DAN PRODUKSI TANAMAN JAGUNG AKIBAT PERLAKUAN BIOCHAR DAN PUPUK KANDANG AYAM DI TANAH ULTISOL MUSIM TANAM KE-3. FAKULTAS PERTANIAN, UNIVERSITAS LAMPUNG.

[img]
Preview
Text
1. ABSTRAK-ABSTRACT.pdf

Download (31kB) | Preview
[img] Text
2. SKRIPSI FULL.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (1MB) | Request a copy
[img]
Preview
Text
3. SKRIPSI TANPA BAB PEMBAHASAN.pdf

Download (1MB) | Preview

Abstract

Di Indonesia, jagung merupakan bahan pangan pokok kedua setelah beras yang memiliki banyak manfaat dan dapat diolah menjadi berbagai jenis bahan makanan, bahan pakan ternak dan bahan baku industri. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui perilaku adsorpsi fosfor (P) menggunakan Metode Langmuir, P terpanen pada tanaman jagung serta produksi tanaman tanaman jagung. Penanaman jagung dan analisis unsur hara disusun dalam rancangan acak kelompok, terdapat 4 perlakuan yaitu, PPD = pupuk dasar (Urea : 400 kg.ha-1, TSP-46 : 150 kg.ha-1, KCl : 100 kg.ha-1); PPD + BCR = pupuk dasar + biochar 5 Mg.ha-1; PPD + PKA = pupuk dasar + pupuk kandang ayam 5 Mg.ha-1; dan PPD + BCR + PKA = pupuk dasar + biochar 5 Mg.ha-1 + pupuk kandang ayam 5 Mg.ha-1. Penanaman jagung dilaksanakan di Laboratorium Lapangan Terpadu, Fakultas Pertanian, Universitas Lampung. Sedangkan analisis unsur hara dilakukan di Laboratorium Ilmu Tanah, Fakultas Pertanian, Universitas Lampung. Hasil penelitian menunjukkan pemberian bahan organik berupa pupuk kandang ayam dan biochar mampu meningkatkan produksi tanaman jagung. Pemberian pupuk kandang ayam atau biochar pada tanah mampu menurunkan jerapan maksimum P (Xmax) pada tanah. Jerapan maksimum P (Xmax) tanah sebelum tanam berkorelasi positif dengan Ptersedia, namun tidak berkorelasi terhadap P-brangkasan, P-biji, P-tongkol, produksi jagung, P-total, dan C-organik. Pada tanah setelah panen jerapan maksimum P (Xmax) berkorelasi positif dengan P-tersedia namun tidak berkorelasi terhadap P-brangkasan, P-biji, P-tongkol, produksi jagung, P-total, dan C-organik, namun pada Relatif energi ikatan (KL) fosfor pada tanah setelah panen berkorelasi positif terhadap P-biji, P-tongkol, dan produksi jagung namun tidak berkorelasi terhadap P-tersedia, P-brangkasan, P-total dan C-organik. Kata kunci : Biochar, Langmuir, Pupuk kandang ayam, Produksi jagung.

Item Type: Other
Subjects: ?? 630 ??
Divisions: ?? ilmu_tanah ??
Depositing User: 2308133378 . Digilib
Date Deposited: 01 Mar 2024 08:28
Last Modified: 01 Mar 2024 08:28
URI: http://digilib.unila.ac.id/id/eprint/79605

Actions (login required)

View Item View Item