ANALISIS PUSH FACTOR DAN PULL FACTOR DESTINASI WISATA AIR TERJUN WAY LALAAN BERDASARKAN PERSEPSI WISATAWAN PENGELOLA DAN MASYARAKAT

Arum Candani , Kinasih (2024) ANALISIS PUSH FACTOR DAN PULL FACTOR DESTINASI WISATA AIR TERJUN WAY LALAAN BERDASARKAN PERSEPSI WISATAWAN PENGELOLA DAN MASYARAKAT. FAKULTAS PERTANIAN, UNIVERSITAS LAMPUNG.

[img]
Preview
File PDF
ABSTRAK.pdf

Download (21Kb) | Preview
[img] File PDF
SKRIPSI FULL.pdf
Restricted to Hanya staf

Download (4Mb) | Minta salinan
[img]
Preview
File PDF
SKRIPSI TANPA BAB PEMBAHASAN.pdf

Download (2978Kb) | Preview

Abstrak (Berisi Bastraknya saja, Judul dan Nama Tidak Boleh di Masukan)

Usaha dalam memahami perasaan dan kepuasaan pengunjung terhadap suatu objek wisata dapat diukur menggunakan persepsi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis persepsi wisatawan dan masyarakat terhadap objek wisata ditinjau dari segi push factor (faktor pendorong) dan pull factor (faktor penarik), mengetahui persepsi pengelola terhadap objek wisata dan upaya konservasi yang dilakukan oleh wisatawan dan masyarakat terhadap objek wisata air terjun Way Lalaan. Penelitian ini dilakukan pada bulan September sampai November 2024. Pengumpulan data menggunakan metode survei langsung dan wawancara dengan bantuan kuesioner. Jumlah responden yang diambil sebanyak 70 orang dengan sampel masyarakat ditentukan menggunakan persamaan slovin (batas eror 15%) dan pemilihan responden menggunakan metode random sampling. Pada sampel wisatawan digunakan metode Quota Sampling dengan responden sebanyak 30 orang. Data yang diperoleh kemudian dianalisis menggunakan Skala Likert dan diuraikan secara deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa persepsi wisatawan dan masyarakat terhadap push factor yang terdiri dari aspek relaksasi (baik), petualangan (menyenangkan), informasi (memadai), prestige (tinggi). Sedangkan persepsi wisatawan dan masyarakat terhadap pull factor yang meliputi karakteristik alam (baik), fasilitas (baik), akomodasi (kurang memadai) dan personalia (baik). Pada upaya konservasi wisatawan dan masyarakat setuju upaya konservasi perlu dilakukan untuk menjaga keasrian objek wisata air terjun. Dalam pengembangan dan pembangunan objek wisata meliputi infrastruktur dan fasilitas berada pada naungan pemerintah daerah sedangkan pengelolalannya dilakukan oleh dinas pariwisata kabupaten Tanggamus dan dibantu oleh POKDARWIS. Sehingga secara keseluruhan persepsi wisatawan dan masyarakat terhadap objek wisata air terjun Way Lalaan tergolong baik. Kata Kunci : Persepsi, Wisatawan, Pengelola, Masyarakat, Objek Wisata, Push Factor, Pull Factor, Air terjun, Way Lalaan. Efforts to understand the feelings and satisfaction of visitors to a tourist attraction can be measured using perception. This study aims to analyze the perceptions of tourists and the community towards attractions in terms of push factors and pull factors, knowing the manager's perception of attractions and conservation efforts made by tourists and the community towards Way Lalaan waterfall attractions. This research was conducted from September to November 2024. Data collection using direct survey methods and interviews with the help of questionnaires. The number of respondents taken was 70 people with a community sample determined using the Slovin equation (15% error limit) and the selection of respondents using the random sampling method. In the tourist sample, the Quota Sampling method was used with 30 respondents. The data obtained were then analyzed using a Likert Scale and described descriptively. The results showed that the perception of tourists and the public towards push factors consisting of aspects of relaxation (good), adventure (fun), information (adequate), prestige (high). While the perception of tourists and the public towards pull factors which include natural characteristics (good), facilities (good), accommodation (inadequate) and personnel (good). In conservation efforts, tourists and the community agree that conservation efforts need to be done to maintain the beauty of the waterfall tourist attraction. In the development and construction of tourist attractions, including infrastructure and facilities, it is in the hands of the local government, while the management is carried out by the Tanggamus district tourism office and assisted by POKDARWIS. So that the overall perception of tourists and the community towards the Way Lalaan waterfall tourist attraction is classified as good. Keywords : Perception, Tourist, Manager, Community, Tourism Object, Push Factor, Pull Factor, Waterfall, Way Lalaan.

Jenis Karya Akhir: Skripsi
Subyek: 000 Ilmu komputer, informasi dan pekerjaan umum > 001 Ilmu pengetahuan
500 ilmu pengetahuan alam dan matematika
500 ilmu pengetahuan alam dan matematika > 580 Tumbuh-tumbuhan, tanaman, botani, flora
Program Studi: Fakultas Pertanian dan Pascasarjana > Prodi Kehutanan
Pengguna Deposit: 2308074650 . Digilib
Date Deposited: 26 Mar 2024 07:50
Terakhir diubah: 26 Mar 2024 07:50
URI: http://digilib.unila.ac.id/id/eprint/79805

Actions (login required)

Lihat Karya Akhir Lihat Karya Akhir