JULLIA PUTRI , SHANDYANA (2025) DAMPAK LABELING TERHADAP IDENTITAS SOSIAL MANTAN NARAPIDANA NARKOBA. Masters thesis, UNIVERSITAS LAMPUNG.
|
File PDF
ABSTRAK.pdf Download (15Kb) | Preview |
|
![]() |
File PDF
TESIS FULL.pdf Restricted to Hanya staf Download (2187Kb) | Minta salinan |
|
|
File PDF
TESIS TANPA BAB PEMBAHASAN.pdf Download (1873Kb) | Preview |
Abstrak (Berisi Bastraknya saja, Judul dan Nama Tidak Boleh di Masukan)
Dampak labeling terhadap identitas sosial mantan narapidana narkoba adalah masalah kompleks yang melibatkan berbagai faktor sosial, hukum, dan budaya. Permasalahan dalam penelitian ini adalah apa dampak labeling terhadap identitas sosial mantan narapidana narkoba dan bagaimana proses pemasyarakatan untuk mengatasi dampak negatif labeling mantan narapidana narkoba. Penelitian ini menggunakan pendekatan hukum sosiologi dan pendekatan perundang-undangan. Prosedur Pengumpulan data yaitu dengan Studi Pustaka dan Studi Lapangan. Narasumber dalam penelitian ini adalah Mantan Narapidana Narkoba dan Petugas Balai Pemasyarakatan Kelas I Bandar Lampung. Analisis data untuk skripsi ini dilakukan secara deskriptif kualitatif. Hasil penelitian adalah labeling terhadap mantan narapidana narkoba menimbulkan dampak positif dan negatif, namun dibandingkan dampak positifnya, label/stigma ini lebih banyak memunculkan dampak negatif terhadap identitas sosial mantan narapidana. Dampak negatif labeling terhadap mantan narapidana narkoba mempengaruhi berbagai aspek kehidupan mereka, dari sosial hingga ekonomi dan psikologis. Kemudian Penerapan proses pemasyarakatan yang baik yaitu dengan menerapkan program rehabilitasi psikososial, pelatihan keterampilan dan pendidikan, dukungan reintegrasi sosial, pendidikan dan kesadaran publik, pendampingan hukum dan bantuan hukum, program restoratif, pelatihan kewirausahaan, konseling keluarga, program pengembangan pribadi, program kesehatan fisik, layanan dukungan peer, serta monitoring dan evaluasi program, sehingga kita dapat berkontribusi langsung pada pembentukan masyarakat yang lebih inklusif dan adil. Berdasarkan pembahasan dan kesimpulan yang telah dipaparkan sebelumnya, maka didapatkan saran agar mantan narapidana sebaiknya fokus pada pengembangan diri melalui pendidikan dan pelatihan keterampilan. Pemerintah dan masyarakat juga perlu bekerja sama dalam membantu mantan narapidana untuk reintegrasi yang sukses dan mengurangi efek negatif dari pelabelan. Kata Kunci: Labeling, Identitas Sosial, Mantan Narapidana. The impact of labeling on the social identity of former drug offenders is a complex issue involving various social, legal, and cultural factors. The research questions are what is the impact of labeling on the social identity of former drug offenders, and how is the rehabilitation process designed to address the negative impacts of labeling on former drug inmates. This study employs a sociological law approach and a legal perspective. Data collection procedures include literature study and field study. The informants in this research are former drug offenders and officers from the Class I Correctional Center in Bandar Lampung. Data analysis is conducted descriptively and qualitatively. The research findings reveal that labeling former drug offenders results in both positive and negative impacts. However, the negative effects of labeling and stigma significantly outweigh the positive aspects regarding their social identity. The negative impacts affect various aspects of their lives, including social, economic, and psychological dimensions. Effective reintegration processes should involve the implementation of psychosocial rehabilitation programs, skills training and education, social reintegration support, public education and awareness, legal assistance and counseling, restorative programs, entrepreneurship training, family counseling, personal development programs, physical health programs, peer support services, as well as monitoring and evaluation of programs. These efforts can contribute to the establishment of a more inclusive and just society. Based on the discussion and conclusions presented, it is recommended that former offenders focus on self-development through education and skills training. The government and society also need to collaborate in assisting former offenders for successful reintegration and to mitigate the negative effects of labeling. Keywords: Labeling, Social Identity, Former Offenders.
Jenis Karya Akhir: | Tesis (Masters) |
---|---|
Subyek: | 300 Ilmu sosial > 340 Ilmu hukum |
Program Studi: | Fakultas Hukum > Magister Hukum S2 |
Pengguna Deposit: | 2308263211 . Digilib |
Date Deposited: | 30 Jan 2025 13:11 |
Terakhir diubah: | 30 Jan 2025 13:11 |
URI: | http://digilib.unila.ac.id/id/eprint/81659 |
Actions (login required)
![]() |
Lihat Karya Akhir |