0613052027, LUCY RIANITASARI (2011) KENDALA PELAKSANAAN PROGRAM BIMBINGAN DAN KONSELING DI SMP NEGERI 1 GADINGREJO TAHUN PELAJARAN 2010/2011. UNSPECIFIED.
|
Text
ABSTRAK.pdf Download (59kB) | Preview |
|
|
Text
bab i.pdf Download (107kB) | Preview |
|
|
Text
bab ii.pdf Download (206kB) | Preview |
|
|
Text
bab iii.pdf Download (111kB) | Preview |
|
|
Text
bab iv.pdf Restricted to Registered users only Download (227kB) |
||
|
Text
bab v.pdf Download (61kB) | Preview |
|
|
Text
cover dalam.pdf Download (149kB) | Preview |
|
|
Text
cover.pdf Download (177kB) | Preview |
|
|
Text
DAFTAR GAMBAR.pdf Download (44kB) | Preview |
|
|
Text
DAFTAR ISI.pdf Download (62kB) | Preview |
|
|
Text
DAFTAR LAMPIRAN.pdf Download (48kB) | Preview |
|
|
Text
DAFTAR PUSTAKA.pdf Download (74kB) | Preview |
|
|
Text
DAFTAR TABEL.pdf Download (43kB) | Preview |
|
|
Text
moto.pdf Download (24kB) | Preview |
|
|
Text
persembahan].pdf Download (44kB) | Preview |
|
|
Text
riwayat hidup.pdf Download (56kB) | Preview |
|
|
Text
sanwacana.pdf Download (72kB) | Preview |
Abstract
Masalah dalam penelitian ini adalah pelaksanaan program bimbingan dan konseling di SMP Negeri 1 Gadingrejo belum berjalan sebagaimana mestinya. Adapun permasalahan penelitian ini adalah apakah kendala pelaksanaan program bimbingan dan konseling di SMP Negeri 1 Gadingrejo. Tujuan penelitian ini adalah mendeskripsikan kendala pelaksanaan program bimbingan dan konseling di SMP Negeri 1 Gadingrejo. Penelitian dilakukan dengan mengunakan metode deskriptif. Teknik pengumpulan data dengan wawancara, yang didukung oleh observasi dan dokumentasi. Subjek penelitian adalah guru pembimbing, berjumlah 3 orang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kendala pelaksanaan program bimbingan dan konseling di SMP Negeri 1 Gadingrejo disebabkan oleh guru bimbingan dan konseling belum dapat memaksimalkan kemampuannya dalam pelaksanaan program bimbingan dan konseling karena keterbatasan guru bimbingan dan konseling di sekolah, sarana ruang bimbingan dan konseling yang belum kondusif dalam pelaksanaan layanan bimbingan dan konseling, dana yang terbatas dalam pengadaan sarana dan prasarana bimbingan dan konseling di sekolah, penjadwalan waktu yang belum efektif dalam pelaksanaan layanan dan kegiatan pendukung bimbingan dan konseling, siswa takut untuk memanfaatkan layanan bimbingan dan konseling karena masih ada persepsi yang salah terhadap keberadaan bimbingan dan konseling di sekolah, khususnya peran guru bimbingan dan konseling di sekolah, kerja sama antara pihak sekolah dengan guru bimbingan dan konseling dalam penanganan siswa yang memiliki masalah belum berjalan sepenuhnya. Berdasarkan kesimpulan dapat disarankan kepada (1) Kepala sekolah diharapkan menyediakan sarana dan prasana bimbingan dan konseling yang sesuai dengan kebutuhan pelaksanaan program bimbingan dan konseling (2) Guru bimbingan dan konseling diharapkan dapat mengoptimalkan kemampuan yang dimiliki (3) Guru, wali kelas, dan staf sekolah lainnya diharapkan dapat menjalin kerja sama yang dengan guru bimbingan dan konseling memabantu menyelesaikan masalah siswa (4) Siswa diharapkan dapat menghilangkan persepsi yang salah mengenai bimbingan dan konseling di sekolah dan mau memanfaatkan layanan bimbingan dan konseling di sekolah. Kata Kunci: Program Bimbingan dan Konseling
| Item Type: | Other |
|---|---|
| Subjects: | A General Works = Karya Karya Umum |
| Divisions: | FKIP > Prodi Bimbingan dan Konseling |
| Depositing User: | UPT . Meda Sulistiana |
| Date Deposited: | 13 Apr 2015 05:08 |
| Last Modified: | 16 Oct 2015 03:18 |
| URI: | http://digilib.unila.ac.id/id/eprint/8184 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
