Wahyu , Rahman Witdiansyah (2024) PENERAPAN STANDAR INTERNATIONAL ELECTROTECHNICAL COMMISSION PADA SEKTOR PRODUK KELISTRIKAN DAN PERLENGKAPAN ELEKTRONIK PADA PASAR BEBAS MASYARAKAT EKONOMI ASEAN. FAKULTAS ILMU SOSIAL DAN ILMU POLITIK , UNIVERSITAS LAMPUNG.
|
File PDF
1. ABSTRAK - ABSTRACT.pdf Download (38Kb) | Preview |
|
![]() |
File PDF
2. SKRIPSI FULL.pdf Restricted to Hanya staf Download (1708Kb) | Minta salinan |
|
|
File PDF
3. SKRIPSI TANPA BAB PEMBAHASAN.pdf Download (1343Kb) | Preview |
Abstrak (Berisi Bastraknya saja, Judul dan Nama Tidak Boleh di Masukan)
Perjanjian TBT-WTO menandai liberalisasi perdagangan dunia melalui penghilangan hambatan perdagangan, termasuk hambatan yang dihasilkan oleh ketentuan standar. Perjanjian tersebut berisi ketentuan dalam pengembangan standar, penetapan regulasi teknis, dan penerapan penilaian kesesuaian; sehingga WTO mendelegasikan wewenang pengaturan standar internasional kepada International Standard Organization dan International Electrical Commission untuk diterapkan oleh seluruh anggota WTO, ternasuk negara-negara ASEAN. Adapun tujuan penelitian ini diantaranya menjelaskan gambaran umum mengenai tata kelola IEC sebagai organisasi internasional perumus standar kelistrikan dan sejenis, dan menganalisis penerapan standar IEC pada pasar bebas MEA berdasarkan AEC Blueprint 2025. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan teknik analisis deskriptif, serta teknik pengumpulan data sekunder melalui studi pustaka yang bersumber dari laman resmi IEC, dan sembilan website standar nasional negara-negara Asia Tenggara. Teori yang digunakan dalam penelitian ini adalah teori Standar Internasional serta menggunakan konsep integrasi ekonomi yang dirumuskan oleh Bella Balassa untuk menganalisis upaya adopsi standar internasional di kawasan Asia Tenggara melalui pasar MEA. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan standar internasional IEC pada sektor kelistrikan dan perlengkapan elektronik di pasar bebas MEA masih pada tahap mendasar. Hal ini ditunjukkan oleh pertemuan JSC EEE yang masih pada tahap penetapan lembaga penilaian kesesuaian serta penetapan standar pada produk rumah tangga. Meskipun hal tersebut menunjukkan penerapan norma dan indikasi menuju integrasi, upaya-upaya yang dilakukan JSC EEE tidak menunjukkan upaya perbaikan seperti pengembangan kemampuan negara-negara seperti Brunei Darussalam, Kamboja. Laos, dan Myanmar dalam melakukan kegiatan standardisasi dan penilaian kesesuaian sebagai upaya integrasi. Kata kunci: Masyarakat Ekonomi ASEAN, Kelistrikan dan Perlengkapan Elektronik, Standar IEC
Jenis Karya Akhir: | Skripsi |
---|---|
Subyek: | 300 Ilmu sosial |
Program Studi: | Fakultas ISIP > Prodi S1-Hubungan Internasional |
Pengguna Deposit: | 2308046779 . Digilib |
Date Deposited: | 21 Feb 2025 02:50 |
Terakhir diubah: | 21 Feb 2025 02:50 |
URI: | http://digilib.unila.ac.id/id/eprint/84762 |
Actions (login required)
![]() |
Lihat Karya Akhir |