0713033041, Ria Anggraini (2012) K. H. ABDURRAHMAN WAHID DALAM MEMPERJUANGKAN HAK KELOMPOK MINORITAS DI INDONESIA. UNSPECIFIED.
|
Text
ABSTRAK.pdf Download (90kB) | Preview |
|
|
Text
COVER DAlam.pdf Download (70kB) | Preview |
|
|
Text
Cover.pdf Download (65kB) | Preview |
|
|
Text
Daftar isi.pdf Download (92kB) | Preview |
|
|
Text
daftar lampiran.pdf Download (69kB) | Preview |
|
|
Text
moto.pdf Download (42kB) | Preview |
|
|
Text
pengesahan.pdf Download (60kB) | Preview |
|
|
Text
pernyataan.pdf Download (57kB) | Preview |
|
|
Text
persembahan.pdf Download (41kB) | Preview |
|
|
Text
persetujuan.pdf Download (70kB) | Preview |
|
|
Text
riwayat hidup.pdf Download (77kB) | Preview |
|
|
Text
sanwacana.pdf Download (84kB) | Preview |
|
|
Text
BAB I.pdf Download (127kB) | Preview |
|
|
Text
BAB II.pdf Download (142kB) | Preview |
|
|
Text
BAB III.pdf Download (121kB) | Preview |
|
|
Text
BAB IV.pdf Restricted to Registered users only Download (402kB) |
||
|
Text
BAB V.pdf Download (76kB) | Preview |
|
|
Text
DAFTAR PUSTAKA.pdf Download (94kB) | Preview |
Abstract
Ketika rezim Orde Baru berkuasa, pemerintah menetapkan kebijakan menyangkut eksistensi kelompok-kelompok minoritas di Indonesia salah satunya ialah minoritas etnis Tionghoa yang diharuskan membaur dalam masyarakat. Kebijakan yang disertai dengan dikeluarkannya berbagai peraturan terkait segala aspek kehidupan minoritas etnis Tionghoa, membuat sebagian besar masyarakat Tionghoa kesulitan memperoleh hak sipil-politiknya. Karenanya untuk memulihkan hak sipil-politik minoritas etnis Tionghoa, K. H. Abdurrahman Wahid melalui berbagai pemikiran dan tindakannya secara konsisten melakukan usaha-usaha untuk memperjuangkan hak minoritas etnis Tionghoa. Usaha tersebut dilakukan Abdurrahman Wahid baik sebelum maupun ketika ia menjabat sebagai presiden RI, hal itu dimaksudkan agar minoritas etnis Tionghoa dapat diakui keberadaannya sebagai bagian dari bangsa Indonesia. Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah Apa sajakah usaha K. H. Abdurrahman Wahid dalam memperjuangkan hak minoritas etnis Tionghoa di Indonesia?. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui usaha-usaha K. H. Abdurrahman Wahid dalam memperjuangkan hak minoritas etnis Tionghoa di Indonesia. Metode penelitian yang digunakan adalah metode penelitian historis dengan teknik pengumpulan data melalui teknik studi kepustakaan dan teknik dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan adalah teknik analisis data kualitatif. Hasil dari penelitian ini menunjukan bahwa Usaha Abdurrahman Wahid memperjuangkan hak minoritas etnis Tionghoa telah dilakukan sebelum ia menjabat sebagai presiden, meliputi penyebarluasan pemikiran mengenai etnis Tionghoa yang dituangkan dalam bentuk tulisan baik berupa artikel maupun iii kolom, dan pemberian dukungan moral kepada individu dan kelompok minoritas etnis Tionghoa yang sedang mengalami permasalahan. Serangkaian usaha itu kemudian berlanjut ketika Abdurrahman Wahid menjabat sebagai presiden RI ke4 menggantikan B. J. Habibie. Pada masa pemerintahannya, Abdurrahman Wahid mengembangkan wacana multikulturalisme yang mendorong diakuinya eksistensi budaya etnis Tionghoa. Selain itu, presiden Abdurrahman Wahid menetapkan kebijakan-kebijakan bagi etnis Tionghoa, meliputi: pertama, penghapusan Inpres No. 14 tahun 1967 melalui Keppres No. 6 tahun 2000 mengenai agama, kepercayaan dan adat istiadat Tionghoa. Kedua, mengakui kembali eksistensi agama Kong Hu Cu dengan mengeluarkan SE Mendagri No. 477/805/SJ tahun 2000. Ketiga, penghapusan berbagai larangan penerbitan buku/majalah dalam bahasa dan aksara Tionghoa. Keempat, penetapan Imlek sebagai hari libur fakultatif melalui SK Menteri Agama No. 13 tahun 2001 yang dilanjuti dengan dikeluarkannya SK Menteri Agama No. 14 tahun 2001. Penelitian ini menyimpulkan bahwa usaha Abdurrahman Wahid memperjuangkan hak minoritas etnis Tionghoa di Indonesia yang dilakukannya baik sebelum dan ketika ia menjabat sebagai presiden meliputi penyebarluasan pemikiran melalui tulisan, pemberian dukungan moral, pengembangan wacana multikulturalisme, dan penetapan kebijakan terhadap etnis Tionghoa pada akhirnya berhasil memulihkan hak sipil-politik minoritas etnis Tionghoa di Indonesia.
| Item Type: | Other |
|---|---|
| Subjects: | A General Works = Karya Karya Umum |
| Divisions: | FKIP > Prodi Pendidikan Sejarah IPS |
| Depositing User: | UPT . Meda Sulistiana |
| Date Deposited: | 20 Apr 2015 05:30 |
| Last Modified: | 19 Oct 2015 04:34 |
| URI: | http://digilib.unila.ac.id/id/eprint/8561 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
