ANALISIS DAMPAK UTANG PEMERINTAH TERHADAP KONSUMSI MASYARAKAT DALAM PERSPEKTIF RICARDIAN EQUIVALENCE HYPOTHESIS DI INDONESIA TAHUN 2000-2022

Fadli , Ariski (2024) ANALISIS DAMPAK UTANG PEMERINTAH TERHADAP KONSUMSI MASYARAKAT DALAM PERSPEKTIF RICARDIAN EQUIVALENCE HYPOTHESIS DI INDONESIA TAHUN 2000-2022. EKONOMI DAN BISNIS, UNIVERSITAS LAMPUNG.

[img]
Preview
File PDF
abstract - Fadli Ariski.pdf

Download (103Kb) | Preview
[img] File PDF
full tanpa lampiran - Fadli Ariski.pdf
Restricted to Hanya staf

Download (1222Kb) | Minta salinan
[img]
Preview
File PDF
tanpa pembahasan - Fadli Ariski.pdf

Download (1110Kb) | Preview

Abstrak (Berisi Bastraknya saja, Judul dan Nama Tidak Boleh di Masukan)

Ricardian Equivalence Hypothesis (REH) merupakan salah satu studi yang mempelajari bagaimana dampak utang pemerintah terhadap perekonomian. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dampak utang pemerintah terhadap konsumsi masyarakat Indonesia dalam perspektif Ricardian Equivalence Hypothesis selama periode 2000-2022. Penelitian ini menggunakan variabel konsumsi masyarakat, utang pemerintah, pengeluaran pemerintah, penerimaan pajak, dan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah Vector Error Correction Model (VECM). Hasil penelitian menunjukkan bahwa utang pemerintah dalam jangka panjang maupun jangka pendek memiliki pengaruh signifikan terhadap konsumsi masyarakat Indonesia, yang menolak Ricardian Equivalence Hypothesis. Pengeluaran pemerintah juga memiliki pengaruh positif yang signifikan terhadap konsumsi masyarakat di indonesia, baik dalam jangka pendek maupun jangka panjang. Namun, penerimaan pajak memiliki pengaruh negatif terhadap konsumsi masyarakat dalam jangka panjang. Penelitian ini memberikan kontribusi dalam memahami dinamika kebijakan fiskal di Indonesia dan implikasinya terhadap kesejahteraan masyarakat. Kata Kunci : Ricardian Equivalence Hypothesis, Utang Pemerintah, Konsumsi Masyarakat, Pengeluaran Pemerintah, Penerimaan Pajak, Vector Error Correction Model The Ricardian Equivalence Hypothesis (REH) is a study that examines the impact of government debt on the economy. This research aims to analyze the impact of government debt on Indonesian household consumption from the perspective of the Ricardian Equivalence Hypothesis during the period 2000-2022. This study uses variables such as household consumption, government debt, government expenditure, and tax revenue. The method used in this research is the Vector Error Correction Model (VECM). The results indicate that government debt, both in the long and short term, has a significant impact on household consumption in Indonesia, thereby rejecting the Ricardian Equivalence Hypothesis. Government expenditure also has a significant positive impact on household consumption in Indonesia, both in the short and long term. However, tax revenue has a negative impact on household consumption in the long term. This study contributes to the understanding of the dynamics of fiscal policy in Indonesia and its implications for public welfare. Keywords: Ricardian Equivalence Hypothesis, Government Debt, Household Consumption, Government Expenditure, Tax Revenue, Vector Error Correction Model

Jenis Karya Akhir: Skripsi
Subyek: 300 Ilmu sosial
300 Ilmu sosial > 330 Ekonomi
Program Studi: FAKULTAS EKONOMI DAN BISNIS (FEB) > Prodi S1-Ekonomi Pembangunan
Pengguna Deposit: . . Yulianti
Date Deposited: 20 May 2025 07:37
Terakhir diubah: 20 May 2025 07:37
URI: http://digilib.unila.ac.id/id/eprint/87345

Actions (login required)

Lihat Karya Akhir Lihat Karya Akhir