ANALISIS KRIMINOLOGIS TERJADINYA BENTROK ANTAR KAMPUNG BUYUT DENGAN KAMPUNG KESUMADADI (Studi Kasus Pada Wilayah Hukum Lampung Tengah)

Noviyana, 0812011065 (2015) ANALISIS KRIMINOLOGIS TERJADINYA BENTROK ANTAR KAMPUNG BUYUT DENGAN KAMPUNG KESUMADADI (Studi Kasus Pada Wilayah Hukum Lampung Tengah). Fakultas Hukum, Universitas Lampung.

[img]
Preview
File PDF
ABSTRAK.pdf

Download (72Kb) | Preview
[img]
Preview
File PDF
COVER DALAM.pdf

Download (21Kb) | Preview
[img]
Preview
File PDF
HALAMAN PERSETUJUAN.pdf

Download (205Kb) | Preview
[img]
Preview
File PDF
HALAMAN PENGESAHAN.pdf

Download (201Kb) | Preview
[img]
Preview
File PDF
RIWAYAT HIDUP.pdf

Download (16Kb) | Preview
[img]
Preview
File PDF
PERSEMBAHAN.pdf

Download (4Kb) | Preview
[img]
Preview
File PDF
MOTO.pdf

Download (48Kb) | Preview
[img]
Preview
File PDF
SANWACANA.pdf

Download (53Kb) | Preview
[img]
Preview
File PDF
DAFTAR ISI.pdf

Download (9Kb) | Preview
[img]
Preview
File PDF
BAB I.pdf

Download (103Kb) | Preview
[img]
Preview
File PDF
BAB II.pdf

Download (105Kb) | Preview
[img]
Preview
File PDF
BAB III.pdf

Download (14Kb) | Preview
[img] File PDF
BAB IV.pdf
Restricted to Hanya pengguna terdaftar

Download (111Kb)
[img]
Preview
File PDF
BAB V.pdf

Download (7Kb) | Preview
[img]
Preview
File PDF
DAFTAR PUSTAKA.pdf

Download (10Kb) | Preview

Abstrak (Berisi Bastraknya saja, Judul dan Nama Tidak Boleh di Masukan)

ABSTRAK ANALISIS KRIMINOLOGIS TERJADINYA BENTROK ANTAR KAMPUNG BUYUT DENGAN KAMPUNG KESUMADADI (Studi Kasus Pada Wilayah Hukum Lampung Tengah) Oleh Noviyana Bentrok merupakan suatu tindakan yang bersifat negatif dalam hal kekerasan dilakukan secara serentak, dapat merugikan orang lain yang terkait dalam suatu masalah tersebut. Salah satu bentrok antar warga di Lampung, yaitu bentrok yang terjadi di Lampung Tengah antara Kampung Buyut dan Kampung Kesumadadi pada hari Kamis 8 November 2012 yang disebabkan tindakan main hakim terhadap tersangka pencurian ternak sapi. Permasalahan dalam penelitian ini adalah: a. Apakah faktor-faktor penyebab terjadi bentrok antar Kampung Buyut dengan Kampung Kesumadadi di Kabupaten Lampung Tengah? b. Bagaimanakah langkah-langkah yang dilakukan oleh aparat kepolisian dalam menanggulangi bentrok antar Kampung Buyut dengan Kampung Kesumadadi di Kabupaten Lampung Tengah? Penulisan skripsi ini menggunakan metode pendekatan yuridis normatif dan pendekatan yuridis empiris. Sumber data yang digunakan dalam penelitian ini terdiri dari data primer dan data sekunder. Pengumpulan data dilakukan dengan cara studi lapangan dan studi kepustakaan. Data yang diperoleh dari penelitian diolah dengan langkah-langkah, yaitu klasifikasi, editing, interpretasi dan sistematisasi. Data yang diolah dianalisis secara kualitatif. Penarikan kesimpulan dalam penelitian ini dilakukan dengan menggunakan metode induktif. Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan menunjukkan bahwa: a. Bentrok antar warga yang terjadi antar Kampung Buyut dengan Kampung Kesumadadi di Kabupaten Lampung Tengah ini dipicu oleh seorang warga Kampung Buyut yang meninggal dunia akibat dihakimi oleh warga Kampung Kesumadadi atas tuduhan mencuri ternak sapi milik warga Kampung Kesumadadi. Faktor lain yang menyebabkan bentrok antar kedua kampung ini adalah keadaan masyarakat yang mudah diprovokasi menyebabkan terjadinya penyerangan oleh warga Kampung Buyut ke Kampung Kesumadadi, tingkat kepercayaan warga terhadap aparat penegak hukum/kepolisian masih rendah dan juga pengetahuan dan pemahaman masyarakat tentang hukum yang masih kurang. b) Langkah-langkah yang Noviyana dilakukan oleh aparat kepolisian dalam menanggulangi bentrok antar Kampung Buyut dengan Kampung Kesumadadi di Kabupaten Lampung Tengah, yaitu pihak kepolisian mempertemukan perwakilan dan tokoh masyarakat kedua kampung, baik dari Kampung Buyut maupun Kampung Kesumadadi tersebut untuk diberikan sosialisasi dan membuat surat pernyataan untuk kedua kampung tersebut agar tidak melakukan bentrok lagi. Kepolisian Resor Lampung Tengah, selain melakukan musyawarah untuk mendamaikan kedua belah pihak, juga melakukan tindakan represif dengan menangkap provokator bentrok atau penyerangan Kampung Kesumadadi, yaitu Abdul Hamid bin Abdul Latif yang merupakan Kepala Kampung Buyut. Peneliti menyarankan agar kepolisian Resor Lampung Tengah harus mengoptimalkan kegiatan patroli untuk meningkatkan keamanan di wilayah Hukum Polres Lampung Tengah. Selain itu kepolisian harus menjalin kerja sama dan koordinasi dengan aparatur kampung agar apabila terjadi tindak pidana seperti pencurian atau perkelahian yang melibatkan warga kampung yang berbeda dapat segera dilaporkan ke pihak kepolisian. Kata kunci: kriminologi, bentrok antar kampung

Jenis Karya Akhir: Skripsi
Subyek:
>
Program Studi: Fakultas Hukum > Prodi Ilmu Hukum S1
Pengguna Deposit: 7483053 . Digilib
Date Deposited: 22 Apr 2015 03:15
Terakhir diubah: 22 Apr 2015 03:15
URI: http://digilib.unila.ac.id/id/eprint/8744

Actions (login required)

Lihat Karya Akhir Lihat Karya Akhir