Julia , Putri Nabila (2025) INTERAKSI MANUSIA DENGAN ALAM DALAM NOVEL TERUSLAH BODOH JANGAN PINTAR KARYA TERE LIYE DAN IMPLIKASINYA TERHADAP PEMBELAJARAN BAHASA INDONESIA DI KELAS X SMA. FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN, UNIVERSITAS LAMPUNG.
|
Text
1. ABSTRAK - ABSTRACT.pdf Download (287kB) | Preview |
|
|
Text
2. SKRIPSI FULL.pdf Restricted to Repository staff only Download (2MB) | Request a copy |
||
|
Text
3. SKRIPSI TANPA BAB PEMBAHASAN.pdf Download (2MB) | Preview |
Abstract
Penelitian ini membahas tentang interaksi manusia dengan alam dalam novel Teruslah Bodoh Jangan Pintar karya Tere Liye dan implikasinya terhadap pembelajaran Bahasa Indonesia di kelas X SMA. Masalah dalam penelitian ini adalah menganalisis interaksi dengan alam yaitu etika lingkungan hidup yang terdapat dalam novel Teruslah Bodoh Jangan Pintar karya Tere Liye dan implikasi hasil penelitian terhadap pembelajaran Bahasa Indonesia di kelas X SMA. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan interaksi manusia dengan alam yang terdapat dalam novel Teruslah Bodoh Jangan Pintar karya Tere Liye dan mengimplikasikan hasil penelitian ini pada pembelajaran Bahasa Indonesia di kelas X SMA. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif. Sumber data penelitian ini dari novel Teruslah Bodoh Jangan Pintar karya Tere Liye. Data dalam penelitian ini berupa dialog ataupun narasi dalam novel yang mengandung interaksi manusia dengan alam yaitu, etika lingkungan hidup. Data dikumpulkan dengan teknik studi pustaka, dengan membaca, mencatat, dan menandai bagian yang sesuai dengan teori. Hasil penelitian pada novel Teruslah Bodoh Jangan Pintar karya Tere Liye, terdapat interaksi manusia dengan alam yang digambarkan melalui penanaman pohon bakau di pantai-pantai, meninggalnya seorang anak di kolam bekas tambang tanpa reklamasi, perusahaan tambang yang menyiapkan kawasan konservasi untuk melindungi burung endemik, serta hamparan sawah dan kebun yang menghasilkan sayur-mayur karena seseorang yang giat mempelajari ilmu bertani. Kemudian hasil data tersebut dikaitkan dengan empat nilai karya sastra yaitu nilai pendidikan, religius, moral, dan sosial dalam modul ajar Bahasa Indonesia di kelas X SMA pada materi Menyusuri Nilai dalam Cerita Lintas Zaman fase E. Hal tersebut mendorong siswa untuk mengapresiasi karya sastra, serta menanamkan sikap peduli lingkungan dan tanggung jawab sebagai khalifah di bumi. Kata kunci: etika lingkungan hidup, novel, pembelajaran bahasa Indonesia
| Item Type: | Other |
|---|---|
| Subjects: | ?? 607 ?? |
| Divisions: | FKIP > Prodi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia dan Daerah |
| Depositing User: | 2507159552 Digilib |
| Date Deposited: | 13 Oct 2025 07:00 |
| Last Modified: | 13 Oct 2025 07:00 |
| URI: | http://digilib.unila.ac.id/id/eprint/91051 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
