DAMPAK AGRARISCHE WET 1870 TERHADAP PERLUASAAN LAHAN PERKEBUNAN DI LAMPUNG TAHUN 1885-1918

MUHAMMAD SAHRUL , DWI WANTORO (2025) DAMPAK AGRARISCHE WET 1870 TERHADAP PERLUASAAN LAHAN PERKEBUNAN DI LAMPUNG TAHUN 1885-1918. FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN, UNIVERSITAS LAMPUNG.

[img]
Preview
File PDF
ABSTRAK-1 - Muhammad Sahrul Dwi Wantoro.pdf

Download (187Kb) | Preview
[img] File PDF
SKRIPSI FULL - Muhammad Sahrul Dwi Wantoro.pdf
Restricted to Hanya staf

Download (3203Kb) | Minta salinan
[img]
Preview
File PDF
SKRIPSI TANPA BAB PEMBAHASAN - Muhammad Sahrul Dwi Wantoro.pdf

Download (2882Kb) | Preview

Abstrak (Berisi Bastraknya saja, Judul dan Nama Tidak Boleh di Masukan)

Penerapan Agrarische Wet 1870 pada perluasan lahan perkebunan untuk para investor asing pasti memiliki dampak pada wilayah yang menerapkannya, salah satunya pendirian perusahaan perkebunan yang berada di wilayah Lampung tahun 1885-1918. Adapun rumusan masalah dalam penelitian ini ialah bagaimanakah dampak Agrarische Wet 1870 terhadap perluasan lahan perkebunan di Lampung tahun 1885-1918? Tujuan dalam penelitian ini, yaitu untuk mengetahui dampak Agrarische Wet 1870 terhadap perluasan lahan perkebunan di Lampung tahun 1885-1918. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian historis atau sejarah dengan menggunakan 4 langkah dalam penelitian, yaitu heuristik, kritik sumber, interpretasi, dan historiografi. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah studi kepustakaan dan dokumentasi. Kemudian analisis data yang dilakukan menggunakan cara analisis data historis. Hasil penelitian ini, yaitu dampak perluasan lahan perkebunan di Lampung dapat dilihat dari beberapa hal. Pertama, perluasan lahan perkebunan dan pendirian perusahaan yang begitu pesat, dimulai dari tahun 1885-1918 telah berdiri 57 perusahaan, meliputi 27 perusahaan persekutuan dan 25 perusahaan perseorangan dengan total luas lahan sekitar 392.037 hektar. Kedua, keberadaan investor asing yang berinvestasi di lahan perkebunan di Lampung membuat adanya variasi komoditas perkebunan. Perkebunan Lampung yang awalnya hanya ditanami komoditas lada dan kopi, kemudian dicoba dibudidayakan komoditas lainnya, seperti tanaman karet, kelapa, tembakau, dan kelapa sawit. Kata Kunci: Agrarische Wet 1870, Perluasan Lahan Perkebunan, Lampung The implementation of the 1870 Agrarian Law, which permitted foreign investors to expand plantations, undoubtedly impacted the regions where it was implemented. One example is the establishment of plantation companies in Lampung from 1885 to 1918. The research question is: What was the impact of the 1870 Agrarian Law on plantation expansion in Lampung from 1885 to 1918? The purpose of this study is to determine the impact of plantation expansion in Lampung during the implementation of the 1870 Agrarian Law. The research method used in this study is historical research, with four steps: heuristics, source criticism, interpretation, and historiography. Data collection techniques used were literature and documentation. Data analysis was then conducted using historical data analysis methods. The results of this study, namely the impact of plantation expansion in Lampung, can be viewed from several perspectives. First, the rapid expansion of plantation land and the establishment of companies. From 1885 to 1918, 57 companies were established, including 27 partnerships and 25 sole proprietorships, covering a total area of approximately 392.037 hectares. Second, the presence of foreign investors in Lampung's plantations resulted in a diverse range of plantation commodities. Initially, Lampung's plantations cultivated only pepper and coffee, but later expanded to include other commodities, such as rubber, coconuts, tobacco, and oil palm. Keywords: Agrarische Wet 1870, Plantation Land Expansion, Lampung

Jenis Karya Akhir: Skripsi
Subyek: 300 Ilmu sosial > 370 Pendidikan
900 Sejarah dan Geografi > 909 Sejarah dunia
Program Studi: FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN (FKIP) > Prodi S1 Pendidikan Sejarah IPS
Pengguna Deposit: UPT . Desi Zulfi Melasari
Date Deposited: 30 Oct 2025 04:13
Terakhir diubah: 30 Oct 2025 04:13
URI: http://digilib.unila.ac.id/id/eprint/92393

Actions (login required)

Lihat Karya Akhir Lihat Karya Akhir