PERANAN KELOMPOK MASYARAKAT KAMPUNG BEBAS NARKOBA SIDOMULYO KEC.PUNGGUR LAMPUNG TENGAH DALAM RANGKA PENANGGULANGAN DAN PENCEGAHAN PENYEBARAN NARKOTIKA

Frizar , Firmansyah (2025) PERANAN KELOMPOK MASYARAKAT KAMPUNG BEBAS NARKOBA SIDOMULYO KEC.PUNGGUR LAMPUNG TENGAH DALAM RANGKA PENANGGULANGAN DAN PENCEGAHAN PENYEBARAN NARKOTIKA. FAKULTAS HUKUM, UNIVERSITAS LAMPUNG.

[img]
Preview
File PDF
1. ABSTRAK -Frizar Firmansyah .pdf

Download (15Kb) | Preview
[img] File PDF
2. SKRIPSI FULL_Frizar Firmansyah (1).pdf
Restricted to Hanya staf

Download (1519Kb) | Minta salinan
[img]
Preview
File PDF
3. SKRIPSI TANPA BAB Frizar Firmansyah (1).pdf

Download (1363Kb) | Preview

Abstrak (Berisi Bastraknya saja, Judul dan Nama Tidak Boleh di Masukan)

Penyalahgunaan narkotika di Indonesia semakin mengkhawatirkan, terutama dengan peredaran yang melibatkan berbagai kelompok, termasuk remaja. Salah satu contoh nyata terdapat di Dusun Sidorahayu, Kampung Sidomulyo, Kecamatan Punggur, Lampung Tengah, di mana anak-anak remaja dilibatkan sebagai kurir narkotika. Kondisi ini menimbulkan keresahan masyarakat, mendorong terbentuknya Kampung Bebas Narkoba sebagai respons komunitas lokal terhadap peredaran narkotika. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji peran kelompok masyarakat dalam kampung tersebut dalam menanggulangi tindak pidana narkotika serta mengidentifikasi faktor penghambat yang dihadapi. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan yuridis normatif dan yuridis empiris. Pendekatan yuridis normatif dilakukan dengan mengkaji asas-asas hukum, teori, doktrin, dan peraturan perundang-undangan yang relevan, seperti Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika dan Peraturan Presiden Nomor 12 Tahun 2011. Sementara itu, pendekatan yuridis empiris dilakukan melalui studi lapangan dengan mengumpulkan data primer dari wawancara dan observasi terhadap aparat penegak hukum serta masyarakat yang terlibat dalam pencegahan narkotika. Penelitian ini menggunakan data primer dan sekunder yang dianalisis secara deskriptif untuk memahami efektivitas hukum dalam pencegahan dan pemberantasan narkotika. Hasil penelitian kelompok masyarakat kampung bebas narkoba ini memiliki peran dalam upaya pencegahan narkotika, tetapi tidak memiliki kewenangan dalam penindakan atau pemberantasan, karena hal tersebut merupakan amanat yang diberikan kepada lembaga negara. Kelompok Masyarakat kampung bebas narkoba merupakan pendukung dari bagian P4GN yang menjadi kewenangan BNN. Selain itu faktor penghambat peran kelompok masyarakat kampung bebas narkoba terletak pada faktor sarana dan fasilitas lebih tepatnya karena tidak adanya dukungan dana dari pemerintah sehingga program-program kelompok tidak bisa berjalan. Saran yang dapat penulis berikan pemerintah perlu memberikan dukungan lebih, termasuk alokasi dana khusus, pelatihan berkelanjutan, dan penyediaan fasilitas seperti sekretariat. Penguatan kerja sama dengan aparat penegak hukum dan Badan Narkotika Nasional (BNN) diperlukan untuk meningkatkan efektivitas kelompok ini. Selain itu, sosialisasi berbasis digital perlu ditingkatkan guna menjangkau generasi muda yang rentan terhadap penyalahgunaan narkoba. Dengan strategi ini, kelompok masyarakat diharapkan dapat lebih optimal dan berkelanjutan dalam menjalankan program Pencegahan, Pemberantasan, Penyalahgunaan, dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN). Kata Kunci: Peranan, Dampak Narkotika, P4GN

Jenis Karya Akhir: Skripsi
Subyek: 300 Ilmu sosial > 340 Ilmu hukum
Program Studi: FAKULTAS HUKUM (FH) > Prodi S1-Ilmu Hukum
Pengguna Deposit: . . Yulianti
Date Deposited: 11 Dec 2025 01:52
Terakhir diubah: 11 Dec 2025 01:52
URI: http://digilib.unila.ac.id/id/eprint/94125

Actions (login required)

Lihat Karya Akhir Lihat Karya Akhir