PERLINDUNGAN HUKUM TERHADAP PEMEGANG HAK DESAIN INDUSTRI YANG DIGUNAKAN TANPA IZIN (Studi: Putusan Nomor 104 K/Pdt.Sus-HKI/2020)

WULAN , LAMDANI (2025) PERLINDUNGAN HUKUM TERHADAP PEMEGANG HAK DESAIN INDUSTRI YANG DIGUNAKAN TANPA IZIN (Studi: Putusan Nomor 104 K/Pdt.Sus-HKI/2020). FAKULTAS HUKUM, UNIVERSITAS LAMPUNG.

[img]
Preview
File PDF
1. ABSTRAK-ABSTRACT.pdf

Download (227Kb) | Preview
[img] File PDF
2. SKRIPSI FULL.pdf
Restricted to Hanya staf

Download (977Kb) | Minta salinan
[img]
Preview
File PDF
3. SKRIPSI TANPA BAB PEMBAHASAN.pdf

Download (830Kb) | Preview

Abstrak (Berisi Bastraknya saja, Judul dan Nama Tidak Boleh di Masukan)

Permasalahan desain indsutri pada masa sekarang semakin kerap terjadi. Mengingat hal tersebut, maka penting untuk suatu desain industri mendapat perlindungan. Penelitian ini membahas perlindungan hukum terhadap hak desain industri di Indonesia, dengan fokus pada implementasi aturan yang berlaku dan penyelesaian sengketa melalui putusan pengadilan, khususnya Putusan Nomor 104 K/Pdt.Sus HKI/2020. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisa perlindungan hukum terhadap hak desain industri berdasarkan undang-undang desain industri, kesesuaian ratio decidendi ditinjau dari prinsip kebaruan dan akibat hukum putusan Nomor 104 K/Pdt.Sus-HKI/2020 bagi para pihak. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian normatif, dengan tipe penelitian deskriptif, dan menggunakan pendekatan yuridis normatif. Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data primer dan data sekunder. Metode pengumpulan data dilakukan dengan cara studi putusan, studi pustaka dan literatur review. Serta analisis data secara kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlindungan hukum desain industri di Indonesia dilakukan dalam dua bentuk, yaitu preventif dan represif, sedangkan dalam putusan 104 K/Pdt.Sus-HKI/2020 menggunakan perlindungan hukum secara represif. Perlindungan hukum secara represif diberikan sebagai bentuk perlindungan setelah adanya pelanggaran dan dapat memberikan sanksi kepada pelaku pelanggaran. Ratio decidendi dari putusan Nomor 104 K/Pdt.Sus-HKI/2020 terkait prinsip kebaruan bahwa desain industri yang didaftarkan Penggugat tidak memenuhi unsur kebaruan (novelty) karena desain tersebut telah ada dan diketahui sebelumnya. Akibat hukum permohonan kasasi dari Penggugat (Pemohon Kasasi) ditolak karena keberatan-keberatannya tidak beralasan. Hak eksklusif atas desain industri tidak diberikan kepada Penggugat karena desain tersebut dinyatakan tidak memenuhi unsur kebaruan. Kata Kunci: Pemegang Hak Desain, Perlindungan Desain Industri, Putusan Pengadilan

Jenis Karya Akhir: Skripsi
Subyek: 300 Ilmu sosial > 340 Ilmu hukum
300 Ilmu sosial > 340 Ilmu hukum > 346 Hukum privat, hukum perdata
Program Studi: FAKULTAS HUKUM (FH) > Prodi S1-Ilmu Hukum
Pengguna Deposit: 2507046275 Digilib
Date Deposited: 23 Dec 2025 07:10
Terakhir diubah: 23 Dec 2025 07:10
URI: http://digilib.unila.ac.id/id/eprint/94591

Actions (login required)

Lihat Karya Akhir Lihat Karya Akhir