ULFATUR RAMADIAN , . (2025) PENGARUH BOARD GENDER DIVERSITY TERHADAP FINANCIAL DISTRESS: PERSPEKTIF CORPORATE GOVERNANCE PADA PERUSAHAAN MANUFAKTUR YANG TERDAFTAR DI BURSA EFEK INDONESIA PERIODE 2021-2023. FAKULTAS EKONOMI DAN BISNIS, UNIVERSITAS LAMPUNG.
|
File PDF
ABSTRAK SKRIPSI - Ulfatur Ramadian.pdf Download (194Kb) | Preview |
|
|
File PDF
SKRIPSI FULL PERBAIKAN - Ulfatur Ramadian.pdf Restricted to Hanya staf Download (2560Kb) | Minta salinan |
||
|
File PDF
SKRISI TANPA BAB PEMBAHASAN PERBAIKAN - Ulfatur Ramadian.pdf Download (2614Kb) | Preview |
Abstrak (Berisi Bastraknya saja, Judul dan Nama Tidak Boleh di Masukan)
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh meningkatnya perusahaan manufaktur yang terancam delisting dari Bursa Efek Indonesia. Secara paradoks, fenomena ini terjadi di tengah peningkatan bertahap representasi perempuan dalam jajaran dewan perusahaan, sehingga menimbulkan pertanyaan tentang sejauh mana keberagaman gender benar-benar berdampak terhadap kondisi keuangan perusahaan—meskipun berbagai studi sebelumnya secara luas menyebutkan bahwa keberagaman gender dapat meningkatkan kinerja perusahaan dan mengurangi kesulitan keuangan. Penelitian ini mengkaji bagaimana pengaruh keberagaman gender dalam kepemimpinan tingkat dewan terhadap financial distress pada perusahaan manufaktur di Indonesia selama periode 2021–2023. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keberagaman gender dalam dewan direksi serta keberadaan CEO perempuan memiliki pengaruh negatif yang signifikan terhadap financial distress, yang mengindikasikan bahwa perusahaan-perusahaan tersebut cenderung lebih kecil kemungkinannya mengalami tekanan keuangan. Sebaliknya, keberagaman gender dalam dewan komisaris dan komite audit tidak menunjukkan pengaruh yang signifikan. Temuan ini mendukung relevansi dimensi Maskulinitas vs. Feminitas dalam teori budaya Hofstede serta memberikan wawasan penting bagi pengembangan kebijakan yang mendorong peningkatan keterwakilan perempuan dalam kepemimpinan korporat di Indonesia. Kata Kunci: CEO Perempuan, Hofstede, Kesulitan Keuangan, Keberagaman Gender, Maskulinitas vs. Femininitas. This study is motivated by the growing number of manufacturing companies facing delisting from the Indonesia Stock Exchange. Paradoxically, this phenomenon coincides with a gradual increase in female representation on corporate boards, raising questions about the actual impact of gender diversity on financial outcomes—despite prior studies widely suggesting that gender diversity enhances company performance and reduces financial vulnerability. This research investigates how gender diversity within board-level leadership influences the likelihood of financial distress in Indonesian manufacturing companies during the 2021–2023 period. The findings reveal that gender diversity on the board of directors and the presence of female CEOs have a significant negative effect on financial distress, suggesting that such companies are less likely to experience financial difficulties. In contrast, gender diversity among commissioners and audit committee members does not exhibit a significant effect. These findings support the relevance of the Masculinity vs. Femininity dimension of Hofstede’s cultural theory in corporate governance and offer valuable insights for policy development aimed at increasing female representation in corporate leadership in Indonesia. Keywords: Female CEO, Financial Distress, Hofstede, Gender Diversity, Masculinity vs. Femininity
| Jenis Karya Akhir: | Skripsi |
|---|---|
| Subyek: | 300 Ilmu sosial > 330 Ekonomi 300 Ilmu sosial > 330 Ekonomi > 332 Ekonomi keuangan |
| Program Studi: | FAKULTAS EKONOMI DAN BISNIS (FEB) > Prodi S1-Akuntansi |
| Pengguna Deposit: | UPT . Ery Elyasari |
| Date Deposited: | 14 Jan 2026 03:26 |
| Terakhir diubah: | 14 Jan 2026 03:26 |
| URI: | http://digilib.unila.ac.id/id/eprint/94759 |
Actions (login required)
![]() |
Lihat Karya Akhir |
