PERBANDINGAN KADAR LAJU ENDAP DARAH (LED) PADA PASIEN TRANSFUSION-DEPENDENT BETA THALASSEMIA (TDT) DAN NON–TRANSFUSION-DEPENDENT BETA THALASSEMIA (NTDT) DI RSUD DR. H. ABDUL MOELOEK PROVINSI LAMPUNG TAHUN 2024

MUTIARA, MAHARANI (2025) PERBANDINGAN KADAR LAJU ENDAP DARAH (LED) PADA PASIEN TRANSFUSION-DEPENDENT BETA THALASSEMIA (TDT) DAN NON–TRANSFUSION-DEPENDENT BETA THALASSEMIA (NTDT) DI RSUD DR. H. ABDUL MOELOEK PROVINSI LAMPUNG TAHUN 2024. FAKULTAS KEDOKTERAN, UNIVERSITAS LAMPUNG.

[img]
Preview
File PDF
Abstrak.pdf

Download (98Kb) | Preview
[img] File PDF
SKRIPSI FULL TANPA LAMPIRAN.pdf
Restricted to Hanya staf

Download (2468Kb) | Minta salinan
[img]
Preview
File PDF
SKRIPSI TANPA PEMBAHASAN DAN LAMPIRAN.pdf

Download (2362Kb) | Preview

Abstrak (Berisi Bastraknya saja, Judul dan Nama Tidak Boleh di Masukan)

Latar Belakang: Talasemia beta merupakan kelainan genetik darah yang ditandai gangguan sintesis rantai globin akibat mutasi pada gen HBB kromosom 11. Berdasarkan kebutuhan transfusi, talasemia diklasifikasikan menjadi transfusion-dependent thalassemia (TDT) dan non-transfusion-dependent thalassemia (NTDT). Perbedaan frekuensi transfusi berpotensi menimbulkan variasi respon inflamasi yang dapat dinilai melalui pemeriksaan Laju Endap Darah (LED) sebagai indikator non-spesifik inflamasi. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui perbandingan rerata kadar LED pada pasien TDT dan NTDT di RSUD Dr. H. Abdul Moeloek Provinsi Lampung Tahun 2024. Metode: Penelitian ini menggunakan desain observasional analitik dengan pendekatan cross-sectional. Analisis data dilakukan secara univariat untuk distribusi karakteristik responden dan bivariat menggunakan Independent Sample T-Test untuk menilai perbedaan rerata kadar LED antar kelompok. Hasil: Rerata kadar LED pada kelompok TDT adalah 33,07±12,59 mm/jam, sedangkan pada kelompok NTDT sebesar 13,94±9,07 mm/jam. Hasil uji Independent Sample T-Test menunjukkan nilai p = 0,000 (< 0,05), yang berarti terdapat perbedaan bermakna kadar LED antara kedua kelompok. Temuan ini menunjukkan bahwa pasien TDT memiliki aktivitas inflamasi yang lebih tinggi dibandingkan pasien NTDT. Kesimpulan: Terdapat perbedaan signifikan kadar LED antara pasien transfusion-dependent beta thalassemia (TDT) dan non-transfusion-dependent beta thalassemia (NTDT). LED yang lebih tinggi pada pasien TDT mencerminkan adanya proses inflamasi kronis yang berkaitan dengan beban transfusi dan akumulasi besi. Pemeriksaan LED dapat dijadikan indikator pendukung dalam pemantauan kondisi inflamasi pasien talasemia untuk menunjang evaluasi klinis dan pencegahan komplikasi. Kata Kunci: Laju Endap Darah (LED), NTDT, TDT, Talasemia Beta

Jenis Karya Akhir: Skripsi
Subyek: 600 Teknologi (ilmu terapan) > 610 Ilmu kedokteran, ilmu pengobatan dan ilmu kesehatan
Program Studi: FAKULTAS KEDOKTERAN (FK) > Prodi S1-Pendidikan Dokter
Pengguna Deposit: 2507867627 Digilib
Date Deposited: 15 Jan 2026 07:22
Terakhir diubah: 15 Jan 2026 07:22
URI: http://digilib.unila.ac.id/id/eprint/94773

Actions (login required)

Lihat Karya Akhir Lihat Karya Akhir