EVALUASI MUTU PELAYANAN FARMASI KLINIK DALAM KONTEKS TRANSFORMASI DIGITAL DI PUSKESMAS: ANALISIS WAKTU PELAYANAN RESEP DAN KEPUASAN PASIEN DENGAN PENDEKATAN MIXED-METHODS

RONALDA, BUDYANTARA (2026) EVALUASI MUTU PELAYANAN FARMASI KLINIK DALAM KONTEKS TRANSFORMASI DIGITAL DI PUSKESMAS: ANALISIS WAKTU PELAYANAN RESEP DAN KEPUASAN PASIEN DENGAN PENDEKATAN MIXED-METHODS. Masters thesis, UNIVERSITAS LAMPUNG.

[img]
Preview
Text
1. ABSTRAK - ABSTRACT.pdf

Download (194kB) | Preview
[img] Text
2. TESIS FULL.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (2MB) | Request a copy
[img]
Preview
Text
3. TESIS TANPA BAB PEMBAHASAN.pdf

Download (1MB) | Preview

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengevaluasi mutu pelayanan farmasi klinik di puskesmas pasca-implementasi RME. Penelitian menggunakan desain Mixed Method Sequential Explanatory, terdiri dari tahap kuantitatif cross-sectional yang diikuti case study kualitatif. Sampel kuantitatif 100 responden direkrut secara consecutive sampling, Tahap kualitatif melibatkan 19 informan yang dipilih secara purposive. Pelaksanaan pada Oktober-November 2025 di Puskesmas Kota Bandar Lampung. Pengukuran menggunakan lembar observasi dan kuesioner ServQual. Analisis kuantitatif meliputi deskriptif, uji Kolmogorov-Smirnov, Mann-Whitney, dan Spearman Rank Test. Data kualitatif diperoleh melalui wawancara mendalam, Focus Group Discussion, observasi, serta analisis dokumen, kemudian dianalisis tematik. Hasil menunjukkan waktu pelayanan berkisar 4-15 menit. Terdapat perbedaan signifikan waktu pelayanan, tetapi tidak ada perbedaan distribusi kepuasan. Waktu pelayanan memiliki hubungan positif sangat lemah, tidak signifikan dengan kepuasan pasien, namun pada reliability ditemukan hubungan positif lemah, signifikan. Analisis kualitatif menghasilkan 18 tema utama yang mencerminkan kendala pada pasien dan petugas pasca RME, meliputi aspek adaptasi penggunaan sistem, keterbatasan infrastruktur dan akses internet, kendala teknis dan operasional, dinamika komunikasi antarunit, serta beban kerja dan emosional petugas. Selain itu, analisis juga mengungkap persepsi pasien dan petugas terhadap pelayanan pasca RME, yang mencakup efisiensi dan kecepatan pelayanan, kualitas pelayanan yang dirasakan, preferensi sebagian pasien terhadap sistem manual, serta pandangan petugas mengenai RME sebagai alat pendukung mutu, asuhan kefarmasian, manajemen logistik, dan monitoring mutu pelayanan. Kesimpulannya, mutu pelayanan resep telah memenuhi standar. Meski terdapat perbedaan waktu pelayanan antar-puskesmas dan masih ada kendala teknis maupun nonteknis yang dirasakan petugas serta pasien, kepuasan pasien tidak berbeda signifikan. Persepsi petugas dan pasien secara keseluruhan relatif positif terhadap implementasi RME. Kata Kunci: kepuasan pasien, mutu pelayanan farmasi, RME, waktu pelayanan resep, ServQual.

Item Type: Thesis (Masters)
Subjects: ?? 610 ??
Divisions: ?? mgs_keshtn_masyarakat ??
Depositing User: 2507132739 Digilib
Date Deposited: 21 Jan 2026 06:14
Last Modified: 21 Jan 2026 06:14
URI: http://digilib.unila.ac.id/id/eprint/94803

Actions (login required)

View Item View Item