AKUMULASI LOGAM BERAT TIMBAL (Pb) PADA HATI DAN DAGING IKAN LAYANG (Decapterus sp) YANG DIDARATKAN DI PELABUHAN PERIKANAN, PROVINSI LAMPUNG

MINDA, RAMA YANTI (2025) AKUMULASI LOGAM BERAT TIMBAL (Pb) PADA HATI DAN DAGING IKAN LAYANG (Decapterus sp) YANG DIDARATKAN DI PELABUHAN PERIKANAN, PROVINSI LAMPUNG. FAKULTAS PERTANIAN, UNIVERSITAS LAMPUNG.

[img]
Preview
File PDF
1. ABSTRAK - ABSTRACT.pdf

Download (194Kb) | Preview
[img] File PDF
2. SKRIPSI FULL.pdf
Restricted to Hanya staf

Download (1122Kb) | Minta salinan
[img]
Preview
File PDF
3. SKRIPSI TANPA BAB PEMBAHASAN.pdf

Download (1051Kb) | Preview

Abstrak (Berisi Bastraknya saja, Judul dan Nama Tidak Boleh di Masukan)

Teluk Lampung merupakan wilayah perairan yang rentan terhadap pencemaran akibat aktivitas manusia, seperti industri, pelabuhan, dan pemukiman.Salah satu bentuk pencemaran yang mengancam ekosistem perairan dan kesehatan manusia adalah logam berat timbal (Pb). Ikan layang (Decapterus sp.) sebagai komoditas konsumsi masyarakat memiliki potensi untuk terpapar dan mengakumulasi logam berat tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kandungan logam berat timbal (Pb) pada hati dan daging ikan layang yang didaratkan di Pelabuhan Perikanan Pantai (PPP) Lempasing, Pelabuhan Penangkapan Ikan (PPI) Rangai Tarahan, dan Tempat Pelelangan Ikan (TPI) BOM Kalianda. Pengambilan sampel dilakukan pada bulan agustus-september 2024 sebanyak tiga kali pengulangan, kemudian sampel di-fillet untuk diambil bagian hati dan dagingnya, lalu dihaluskan dan dikeringkan, selanjutnya metode yang digunakan untuk analisis konsentrasi logam berat timbal mengacu pada Inductively Coupled Plasma Optical Emission Spectrometry (ICP-OES). Hasil penelitian menunjukkan bahwa konsentrasi logam berat Pb tertinggi pada hati ditemukan di TPI BOM Kalianda, sedangkan konsentrasi tertinggi pada daging ditemukan di PPI Rangai Tarahan, hal ini dikarenakan faktor lingkungan seperti pencemaran laut akibat aktivitas manusia. Kandungan Pb pada hati secara keseluruhan lebih tinggi dibandingkan dengan daging karena hati merupakan organ detoksifikasi yang cenderung menyimpan logam berat. Nilai kandungan Pb pada penelitian ini telah melebihi ambang batas yang ditetapkan oleh SNI 7387:2009 yaitu sebesar 0,3 mg/kg. Hal ini menunjukkan bahwa konsumsi ikan layang yang sudah terkontaminasi logam berat berisiko bagi kesehatan manusia. Kata Kunci: Daging , Hati, Ikan layang, Teluk Lampung, Timbal.

Jenis Karya Akhir: Skripsi
Subyek: 600 Teknologi (ilmu terapan) > 630 Pertanian dan teknologi yang berkaitan
Program Studi: FAKULTAS PERTANIAN (FP) & PASCASERJANA > Prodi S1 Ilmu Kelautan
Pengguna Deposit: 2507535399 Digilib
Date Deposited: 21 Jan 2026 07:43
Terakhir diubah: 21 Jan 2026 07:43
URI: http://digilib.unila.ac.id/id/eprint/94808

Actions (login required)

Lihat Karya Akhir Lihat Karya Akhir