PENGARUH PELAYANAN INFORMASI OBAT TERHADAP KEPATUHAN MINUM OBAT PASIEN DIABETES MELITUS TIPE 2 DI PUSKESMAS SIDOREJO LAMPUNG TIMUR PERIODE 2025

Ni Nyoman, Indri Angelita (2026) PENGARUH PELAYANAN INFORMASI OBAT TERHADAP KEPATUHAN MINUM OBAT PASIEN DIABETES MELITUS TIPE 2 DI PUSKESMAS SIDOREJO LAMPUNG TIMUR PERIODE 2025. FAKULTAS KEDOKTERAN, UNIVERSITAS LAMPUNG.

[img]
Preview
File PDF
ABSTRAK.pdf

Download (163Kb) | Preview
[img] File PDF
SKRIPSI FULL.pdf
Restricted to Hanya staf

Download (4069Kb) | Minta salinan
[img]
Preview
File PDF
SKRIPSI FULL TANPA PEMBAHASAN.pdf

Download (2048Kb) | Preview

Abstrak (Berisi Bastraknya saja, Judul dan Nama Tidak Boleh di Masukan)

Background: Type 2 diabetes mellitus is a chronic disease that requires long-term management, particularly through patient adherence to medication; however, low medication adherence remains a major challenge in achieving successful therapy. One effort to improve adherence is through Drug Information Services (DIS). Therefore, this study aimed to analyze the effect of Drug Information Services on medication adherence among patients with type 2 diabetes mellitus at Sidorejo Primary Health Center, East Lampung. Methods: A quasi-experimental study with a one-group pre-test–post-test design was conducted among 35 patients with type 2 diabetes mellitus at Sidorejo Public Health Center, East Lampung. Drug Information Service was provided through face-to-face counseling and leaflets. Medication adherence was measured using the Morisky Medication Adherence Scale (MMAS-8). Random blood glucose levels were used as supporting clinical data. Data were analyzed using the Wilcoxon test. Results: The results showed a statistically significant improvement in patients’ medication adherence after the provision of Drug Information Services (p < 0.05), as indicated by an increase in the number of adherent patients from 3 to 12. Supporting data on random blood glucose levels showed a decreasing trend after the intervention. Conclusion: The provision of Drug Information Services (DIS) was proven to improve medication adherence among patients with type 2 Diabetes Mellitus, as indicated by an increase in the number of adherent patients from 3 to 12. In addition, DIS had a significant effect on medication adherence among patients with type 2 Diabetes Mellitus at Sidorejo Public Health Center, East Lampung. Keywords: Type 2 Diabetes Mellitus, Drug Information Service, Medication Adherence, Random Blood Glucose. Latar Belakang: Diabetes melitus tipe 2 merupakan penyakit kronis yang memerlukan pengelolaan jangka panjang, terutama melalui kepatuhan pasien dalam mengonsumsi obat, namun rendahnya kepatuhan masih menjadi permasalahan utama dalam keberhasilan terapi. Salah satu upaya yang dapat dilakukan untuk meningkatkan kepatuhan adalah melalui Pelayanan Informasi Obat (PIO). Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh Pelayanan Informasi Obat terhadap tingkat kepatuhan minum obat pada pasien diabetes melitus tipe 2 di Puskesmas Sidorejo, Lampung Timur. Metodologi: Penelitian ini menggunakan desain quasi eksperimental dengan pendekatan one group pre-test post-test. Sampel penelitian sebanyak 35 pasien diabetes melitus tipe 2 yang dipilih menggunakan teknik total sampling. Intervensi berupa Pelayanan Informasi Obat diberikan secara langsung melalui metode tatap muka disertai media leaflet. Tingkat kepatuhan diukur menggunakan kuesioner Morisky Medication Adherence Scale (MMAS-8). Kadar gula darah sewaktu (GDS) digunakan sebagai data pendukung klinis. Analisis data dilakukan menggunakan uji Wilcoxon. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat peningkatan yang signifikan pada tingkat kepatuhan minum obat pasien setelah diberikan Pelayanan Informasi Obat (p < 0,05), ditandai dengan peningkatan jumlah pasien patuh dari 3 menjadi 12 orang. Data pendukung berupa kadar gula darah sewaktu menunjukkan kecenderungan penurunan setelah intervensi. Kesimpulan: Pemberian Pelayanan Informasi Obat (PIO) terbukti meningkatkan kepatuhan minum obat pada pasien Diabetes Melitus tipe 2, ditunjukkan oleh peningkatan jumlah pasien patuh dari 3 menjadi 12 orang. Selain itu, terdapat pengaruh PIO terhadap kepatuhan minum obat pasien Diabetes Melitus tipe 2 di Puskesmas Sidorejo, Lampung Timur. Kata kunci: Diabetes Melitus Tipe 2, Pelayanan Informasi Obat, Kepatuhan Minum Obat, Gula Darah Sewaktu.

Jenis Karya Akhir: Skripsi
Subyek: 600 Teknologi (ilmu terapan)
600 Teknologi (ilmu terapan) > 610 Ilmu kedokteran, ilmu pengobatan dan ilmu kesehatan
Program Studi: FAKULTAS KEDOKTERAN (FK) > Prodi S1-Prodi Farmasi
Pengguna Deposit: 2507588958 Digilib
Date Deposited: 22 Jan 2026 02:02
Terakhir diubah: 22 Jan 2026 02:02
URI: http://digilib.unila.ac.id/id/eprint/94833

Actions (login required)

Lihat Karya Akhir Lihat Karya Akhir