ROBBY, MALAHEKSA (2026) PENEGAKAN HUKUM TERHADAP PEKERJA AGEN ASURANSI DALAM PERKARA TINDAK PIDANA PEMALSUAN TANDA TANGAN. Masters thesis, UNIVERSITAS LAMPUNG.
|
Text (Abstrak)
Abstrak Digilib.pdf Download (107kB) | Preview |
|
|
Text (Full Tesis)
Full Tesis digilib.pdf Restricted to Repository staff only Download (1MB) | Request a copy |
||
|
Text (Tesis tanpa Pembahasan)
Tesis tanpa Pembahasan digilib.pdf Download (1MB) | Preview |
Abstract
Agen Asuransi memiliki peran yang sangat vital dalam perusahaan asuransi dan merupakan ujung tombak pemasaran asuransi. Dalam praktiknya ketika proses penandatanganan formulir keikutsertaan produk asuransi terjadi pemalsuan tanda tangan yang dilakukan oleh agen asuransi, baik dengan persetujuan nasabah ataupun tidak dengan tujuan untuk mempercepat masuknya data sehingga proses pengajuan dapat lebih cepat terealisasi untuk mengejar target penjualan. Permasalahan: Bagaimanakah Penegakan Hukum terhadap Pekerja Agen Asuransi dalam perkara tindak pidana pemalsuan tanda tangan dan mengapa terdapat faktor penghambat dalam perkara tindak pidana pemalsuan tanda tangan. Penelitian ini menggunakan pendekatan yuridis normatif dan yuridis empiris, yaitu berfokus pada analisis penerapan aturan dan norma berdasarkan observasi dan eksperimen lapangan. Sumber data yang digunakan adalah data primer dan sekunder. Analisis data dilakukan secara kualitatif tentang fenomena dalam latar alamiahnya untuk mendapatkan kesimpulan sesuai dengan pokok permasalahan. Hasil Penelitian menunjukkan bahwa Penegakan hukum terhadap terhadap pekerja agen asuransi dalam perkara tindak pidana pemalsuan tanda masih menggunakan Pasal 263 KUHP, tidak menggunakan asas lex specialis derogat legi generalis dalam hal ini Pasal 78 Undang-Undang Nomor 40 Tahun 2014 tentang Perasuransian dikarenakan agen asuransi bukanlah pengurus Perusahaan melainkan pihak ketiga yang mewakili perusahaan asuransi. Faktor penghambat penegakan hukum terhadap pekerja agen asuransi yaitu perundang-undangan yang mengatur segala prosedur dan tata cara tidak dipatuhi di dalam berbagai peringkat sistem peradilan pidana, sehingga asas dalam perundang-undangan tidak mencapai tujuannya secara efektif. Faktor Penegak Hukum yang tidak cermat untuk melakukan penemuan dan penerapan hukum. Saran dalam penelitian ini adalah Penegakan hukum terhadap Pekerja Agen Asuransi dalam Perkara Tindak Pidana Pemalsuan Tanda Tangan dapat diterapkan secara lex specialis menggunakan Undang-Undang No 40 Tahun 2014 tentang Perasuransian jika yang dipalsukan adalah dokumen perusahaan asuransi dan Pemerintah harus membuat Peraturan Pelaksana atas Undang-Undang No 40 Tahun 2014 tentang Perasuransian Kata Kunci : Agen Asuransi, Penegakan Hukum, Pemalsuan Tanda Tangan, Tindak Pidana
| Item Type: | Thesis (Masters) |
|---|---|
| Subjects: | ?? 345 ?? ?? 348 ?? |
| Divisions: | Fakultas Hukum > Magister Hukum S2 |
| Depositing User: | 2507558089 Digilib |
| Date Deposited: | 23 Jan 2026 03:34 |
| Last Modified: | 23 Jan 2026 03:34 |
| URI: | http://digilib.unila.ac.id/id/eprint/94896 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
