Nisa, Asyifa (2025) Uji Efektivitas Daya Hambat Ekstrak Daun Sirih Hijau (Piper betle L.) terhadap Pertumbuhan Bakteri Cutibacterium acnes Penyebab Acne Vulgaris: Studi In Vitro. FAKULTAS KEDOKTERAN, UNIVERSITAS LAMPUNG.
|
File PDF
ABSTRAK.pdf Download (186Kb) | Preview |
|
|
File PDF
SKRIPSI FULL.pdf Restricted to Hanya staf Download (5Mb) | Minta salinan |
||
|
File PDF
SKRIPSI TANPA PEMBAHASAN.pdf Download (5Mb) | Preview |
Abstrak (Berisi Bastraknya saja, Judul dan Nama Tidak Boleh di Masukan)
Latar Belakang: Acne vulgaris merupakan salah satu penyakit kulit yang paling umum dijumpai. Salah satu penyebabnya adalah kolonisasi berlebih dari bakteri Cutibacterium acnes. Penggunaan antibiotik topikal jangka panjang berisiko menimbulkan resistensi. Oleh karena itu, diperlukan pengobatan lain yang berpotensi menghambat pertumbuhan koloni C. acnes. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui daya hambat ekstrak daun sirih hijau terhadap pertumbuhan C. acnes. Metode: Penelitian ini adalah penelitian eksperimental laboratoium dengan desain post-test only control group. Ekstrak daun sirih hijau diperoleh melalui metode maserasi menggunakan etanol 70%, kemudian dibuat dalam empat konsentrasi yaitu 50%, 75%, 90%, dan 100%. Klindamisin 1,2% digunakan sebagai kontrol positif dan akuades sebagai kontrol negatif. Uji aktivitas antibakteri dilakukan menggunakan metode difusi sumuran pada media MHA dengan lima kali pengulangan. Analisis data dilakukan menggunakan uji Kruskal-Wallis, kemudian dilanjutkan dengan uji Mann-Whitney. Hasil: Rerata diameter zona hambat yang dihasilkan pada konsentrasi 50%, 75%, 90%, dan 100% berturut-turut adalah 9,63 ± 1,34 m, 12,04 ± 0,52 mm, 12,73 ± 0,30 mm, dan 14,22 ± 0,92 mm, sedangkan klindamisin menghasilkan 20,35 ± 1,81 mm dan akuades tidak menunjukkan zona hambat. Terdapat perbedaan bermakna antar kelompok perlakuan, kecuali antara konsentrasi 75% dan 90% (p > 0,05). Kesimpulan: Ekstrak daun sirih hijau memiliki aktivitas antibakteri yang signifikan terhadap Cutibacterium acnes, dengan efektivitas yang meningkat seiring peningkatan konsentrasi. Kata Kunci: Antibakteri, Cutibacterium acnes, daun sirih hijau, metode difusi sumuran, Piper betle L.
| Jenis Karya Akhir: | Skripsi |
|---|---|
| Subyek: | 600 Teknologi (ilmu terapan) > 610 Ilmu kedokteran, ilmu pengobatan dan ilmu kesehatan |
| Program Studi: | FAKULTAS KEDOKTERAN (FK) > Prodi S1-Pendidikan Dokter |
| Pengguna Deposit: | 2507483305 Digilib |
| Date Deposited: | 26 Jan 2026 02:38 |
| Terakhir diubah: | 26 Jan 2026 02:38 |
| URI: | http://digilib.unila.ac.id/id/eprint/94914 |
Actions (login required)
![]() |
Lihat Karya Akhir |
