Afia Farah, Nabila (2025) GAMBARAN KOMORBID DAN EFEK SAMPING PASIEN TUBERKULOSIS RESISTAN OBAT DI RSUD DR. H. ABDUL MOELOEK PROVINSI LAMPUNG TAHUN 2022 - 2024. FAKULTAS KEDOKTERAN, UNIVERSITAS LAMPUNG.
|
File PDF
ABSTRAK.pdf Download (143Kb) | Preview |
|
|
File PDF
SKRIPSI FULL.pdf Restricted to Hanya staf Download (3088Kb) | Minta salinan |
||
|
File PDF
SKRIPSI TANPA PEMBAHASAN.pdf Download (2301Kb) | Preview |
Abstrak (Berisi Bastraknya saja, Judul dan Nama Tidak Boleh di Masukan)
Latar Belakang: Tuberkulosis resistan obat (TB RO) merupakan tantangan dalam pengendalian TB karena durasi terapi yang panjang, toksisitas obat yang tinggi, dan angka keberhasilan yang lebih rendah. Komorbiditas dan efek samping obat berperan penting dalam memengaruhi perjalanan dan hasil terapi. Penelitian ini bertujuan menggambarkan distribusi komorbid, karakteristik klinis, regimen pengobatan, dan hasil terapi pasien TB RO di RSUD Dr. H. Abdul Moeloek. Metode: Penelitian ini merupakan studi observasional deskriptif berbasis data sekunder rekam medis pasien TB RO periode Januari 2022–Desember 2024. Sebanyak 137 pasien memenuhi kriteria inklusi dan dianalisis secara deskriptif berdasarkan karakteristik demografis, klasifikasi TB RO, jenis komorbid, regimen terapi, dan hasil akhir pengobatan. Hasil: Mayoritas pasien berjenis kelamin laki-laki (60,58%) dan kelompok usia dewasa (65,7%). TB RR merupakan klasifikasi terbanyak (65,7%). Regimen jangka panjang paling banyak digunakan (73%). Komorbid tersering adalah DM/gangguan metabolisme (43,2%) dan PPOK/penyakit paru lain (36,7%). Efek samping pengobatan paling banyak berupa gangguan gastrointestinal (43,7%), anemia (16,2%), serta gangguan elektrolit dan keseimbangan cairan (11,3%). Hasil akhir pengobatan menunjukkan kategori sembuh dan pengobatan lengkap mencapai 77,3%, meskipun kegagalan pengobatan (9,5%) dan kematian (8,8%) masih ditemukan. Kesimpulan: Pasien TB RO dengan komorbid di RSUD Dr. H. Abdul Moeloek didominasi oleh laki-laki usia dewasa dengan klasifikasi TB RR dan penggunaan regimen jangka panjang. Keberadaan komorbid dan efek samping yang beragam menegaskan pentingnya penatalaksanaan komprehensif dan pemantauan ketat selama terapi TB RO. Kata Kunci: Tuberkulosis resistan obat, komorbid, paduan pengobatan, hasil akhir pengobatan.
| Jenis Karya Akhir: | Skripsi |
|---|---|
| Subyek: | 600 Teknologi (ilmu terapan) > 610 Ilmu kedokteran, ilmu pengobatan dan ilmu kesehatan |
| Program Studi: | FAKULTAS KEDOKTERAN (FK) > Prodi S1-Pendidikan Dokter |
| Pengguna Deposit: | 2507784290 Digilib |
| Date Deposited: | 26 Jan 2026 02:56 |
| Terakhir diubah: | 26 Jan 2026 02:56 |
| URI: | http://digilib.unila.ac.id/id/eprint/94918 |
Actions (login required)
![]() |
Lihat Karya Akhir |
