PENGARUH PERENDAMAN BAGAL PADA LARUTAN BENZILADENIN (BA) DAN THIDIAZURON (TDZ) TERHADAP WAKTU PECAH DAN PERTUMBUHAN TUNAS BERBAGAI VARIETAS TEBU (Saccharum officinarum L.)

PUPUT, NINGGARIAWAN (2025) PENGARUH PERENDAMAN BAGAL PADA LARUTAN BENZILADENIN (BA) DAN THIDIAZURON (TDZ) TERHADAP WAKTU PECAH DAN PERTUMBUHAN TUNAS BERBAGAI VARIETAS TEBU (Saccharum officinarum L.). Masters thesis, UNIVERSITAS LAMPUNG.

[img]
Preview
File PDF
1. ABSTRAK - ABSTRACT.pdf

Download (238Kb) | Preview
[img] File PDF
2. TESIS FULL.pdf
Restricted to Hanya staf

Download (4Mb) | Minta salinan
[img]
Preview
File PDF
3. TESIS TANPA BAB PEMBAHASAN.pdf

Download (2707Kb) | Preview

Abstrak (Berisi Bastraknya saja, Judul dan Nama Tidak Boleh di Masukan)

Tebu (Saccharum officinarum L.) merupakan tanaman industri utama yang produktivitasnya sangat dipengaruhi oleh keberhasilan pembentukan bibit serta pertumbuhan vegetatif awal. Perkecambahan mata tunas yang lambat dan tidak seragam pada bagal tebu sering menjadi kendala dalam pembentukan populasi tanaman yang optimal, sehingga berpotensi menurunkan hasil. Pemberian zat pengatur tumbuh seperti benziladenin (BA) dan thidiazuron (TDZ) telah banyak dilaporkan mampu merangsang pembelahan sel dan mempercepat inisiasi tunas. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh perendaman bagal dalam larutan BA dan TDZ terhadap waktu pecah tunas dan pertumbuhan awal tebu melalui dua percobaan paralel pada beberapa varietas. Percobaan I menguji pengaruh berbagai konsentrasi BA terhadap empat varietas tebu, sedangkan Percobaan II menilai pengaruh BA tunggal dan kombinasi BA + TDZ pada empat varietas lainnya. Keduanya disusun dalam rancangan acak kelompok lengkap (RAKL) dengan tiga ulangan. Percobaan I menggunakan rancangan faktorial 4 × 5, dengan faktor pertama varietas (GP 13-2075, GP 14- 4821, mL 98R-236, dan Q 232) dan faktor kedua konsentrasi BA (0, 25, 50, 75, dan 100 ppm). Percobaan II menggunakan rancangan faktorial 4 × 3, dengan faktor varietas (GP 99-8009, GP 05-17, GP 08-132, dan TC 09) serta faktor perlakuan (0, BA 50 ppm, dan BA 50 ppm + TDZ 5 mg/L). Setiap unit percobaan terdiri atas 20 mata tunas dari 10 bagal yang ditanam pada baris sepanjang 3 m. Data dianalisis menggunakan sidik ragam (ANOVA) dan dilanjutkan dengan uji BNT 5% apabila terdapat perbedaan nyata. Hasil Percobaan I menunjukkan bahwa pada umur 16 minggu setelah tanam (MST), pemberian BA pada konsentrasi 75 dan 100 ppm mampu meningkatkan pertumbuhan tajuk dan perakaran secara signifikan dibandingkan konsentrasi 0, 25, dan 50 ppm. Peningkatan ini terlihat pada parameter persentase perkecambahan, tinggi tanaman, jumlah daun, jumlah akar, bobot segar batang, bobot kering akar, dan bobot kering batang. Faktor varietas tidak berpengaruh nyata terhadap seluruh parameter yang diamati, dan tidak terdapat interaksi antara varietas dan konsentrasi BA.ii Pada Percobaan II, perlakuan kombinasi BA 50 ppm + TDZ 5 mg/L memberikan respons pertumbuhan yang lebih tinggi dibandingkan perlakuan BA tunggal maupun kontrol. Hal tersebut terlihat pada parameter persentase perkecambahan, tinggi tanaman, bobot segar batang, dan bobot kering batang pada umur 16 MST. Sama seperti Percobaan I, faktor varietas tidak memberikan pengaruh signifikan, serta tidak terdapat interaksi antara varietas dengan perlakuan BA maupun BA + TDZ. Secara keseluruhan, hasil penelitian menunjukkan bahwa perendaman bagal dalam larutan BA dan TDZ efektif untuk merangsang pecah tunas serta meningkatkan pertumbuhan awal tebu. Respons positif terutama diperoleh pada konsentrasi BA ≥ 75 ppm atau pada kombinasi BA dengan TDZ. Namun demikian, pengaruh perlakuan bersifat seragam antarvarietas, sehingga efektivitas BA dan TDZ dalam meningkatkan pertumbuhan awal tidak bergantung pada perbedaan genetik varietas. Temuan ini menegaskan potensi penggunaan BA dan TDZ sebagai teknologi pendukung dalam perbaikan pembibitan tebu guna memperoleh pertumbuhan tanaman yang lebih seragam dan produktivitas yang lebih tinggi. Kata kunci: benziladenin, thidiazuron, varietas, tebu, pertumbuhan awal

Jenis Karya Akhir: Tesis (Masters)
Subyek: 600 Teknologi (ilmu terapan) > 630 Pertanian dan teknologi yang berkaitan
Program Studi: FAKULTAS PERTANIAN (FP) & PASCASERJANA > Prodi S2 Magister Agronomi
Pengguna Deposit: 2507758543 Digilib
Date Deposited: 26 Jan 2026 03:13
Terakhir diubah: 26 Jan 2026 03:13
URI: http://digilib.unila.ac.id/id/eprint/94920

Actions (login required)

Lihat Karya Akhir Lihat Karya Akhir