Muhammad Hisyam, Hibaturramadhan (2026) Faktor-Faktor yang Berhubungan dengan Lama Rawat Inap pada Kasus Pneumonia Balita di RSUD Dr. H. Abdoel Moeloek Periode Tahun 2024. FAKULTAS KEDOKTERAN, UNIVERSITAS LAMPUNG.
This is the latest version of this item.
|
File PDF
ABSTRAK.pdf Download (199Kb) | Preview |
|
|
File PDF
SKRIPSI FULL.pdf Restricted to Hanya staf Download (1434Kb) | Minta salinan |
||
|
File PDF
SKRIPSI FULL TANPA BAB PEMBAHASAN.pdf Download (1310Kb) | Preview |
Abstrak (Berisi Bastraknya saja, Judul dan Nama Tidak Boleh di Masukan)
Latar Belakang: Pneumonia masih menjadi masalah kesehatan utama pada balita dengan angka kejadian dan kematian yang tinggi, termasuk di Kota Bandar Lampung. Lama rawat inap mencerminkan keparahan penyakit dan efektivitas pelayanan. Keterbatasan kajian di Indonesia mendorong penelitian ini untuk menganalisis faktor-faktor yang berhubungan dengan lama rawat inap pneumonia balita di RSUD Dr. H. Abdoel Moeloek tahun 2024. Metode: Penelitian ini menggunakan desain analitik observasional dengan pendekatan cross-sectional yang dilaksanakan di RSUD Dr. H. Abdoel Moeloek. Subjek penelitian berjumlah 117 balita usia 2–59 bulan dengan diagnosis pneumonia yang dirawat inap selama tahun 2024. Data diperoleh dari rekam medis dan dianalisis menggunakan analisis univariat, bivariat, serta multivariat untuk menilai hubungan antarvariabel. Hasil dan Pembahasan: Analisis univariat menunjukkan distribusi jenis kelamin relatif seimbang. Sebagian besar pasien mengalami pneumonia (60,7%). Kelompok usia 2–12 bulan sebesar 48,7%, mayoritas balita tidak mengalami malnutrisi (71,8%), 56,4% memiliki komorbiditas, dan 47% menjalani rawat inap selama >5 hari. Analisis bivariat menunjukkan hubungan bermakna antara usia (p=0,013, PR=1,70), dan status gizi (p=0,040, PR=1,57) dengan lama rawat inap, sedangkan derajat keparahan (p=0,064) dan komorbiditas (p=0,194) tidak menunjukkan hubungan signifikan. Analisis multivariat mengidentifikasi usia (p=0,005, OR=3) dan status gizi (p=0,016, OR=3) sebagai faktor yang paling berhubungan dengan lama rawat inap berkepanjangan. Simpulan: Usia dan status gizi berhubungan dengan lama rawat inap pada pasien balita dengan pneumonia, sedangkan derajat keparahan dan komorbiditas tidak signifikan. Analisis multivariat menegaskan bahwa usia dan status gizi merupakan faktor yang paling berhubungan. Kata Kunci: derajat keparahan, komorbiditas, lama rawat inap, pneumonia balita, status gizi, usia.
| Jenis Karya Akhir: | Skripsi |
|---|---|
| Subyek: | 600 Teknologi (ilmu terapan) > 610 Ilmu kedokteran, ilmu pengobatan dan ilmu kesehatan |
| Program Studi: | FAKULTAS KEDOKTERAN (FK) > Prodi S1-Pendidikan Dokter |
| Pengguna Deposit: | 2507548664 Digilib |
| Date Deposited: | 26 Jan 2026 08:50 |
| Terakhir diubah: | 26 Jan 2026 08:50 |
| URI: | http://digilib.unila.ac.id/id/eprint/94948 |
Available Versions of this Item
- Faktor-Faktor yang Berhubungan dengan Lama Rawat Inap pada Kasus Pneumonia Balita di RSUD Dr. H. Abdoel Moeloek Periode Tahun 2024. (deposited 26 Jan 2026 08:50) [Currently Displayed]
Actions (login required)
![]() |
Lihat Karya Akhir |
