HUBUNGAN ANTARA KETERLAMBATAN BICARA DENGAN GANGGUAN PENDENGARAN PADA PASIEN ANAK DI POLI THT RSUD ABDUL MOELOEK PROVINSI LAMPUNG

Zahra Ramadhani, Fatwa (2025) HUBUNGAN ANTARA KETERLAMBATAN BICARA DENGAN GANGGUAN PENDENGARAN PADA PASIEN ANAK DI POLI THT RSUD ABDUL MOELOEK PROVINSI LAMPUNG. FAKULTAS KEDOKTERAN, UNIVERSITAS LAMPUNG.

[img]
Preview
File PDF
ABSTRAK.pdf

Download (102Kb) | Preview
[img] File PDF
SKRIPSI FULL.pdf
Restricted to Hanya staf

Download (16Mb) | Minta salinan
[img]
Preview
File PDF
SKRIPSI TANPA BAB PEMBAHASAN.pdf

Download (16Mb) | Preview

Abstrak (Berisi Bastraknya saja, Judul dan Nama Tidak Boleh di Masukan)

Latar Belakang: Keterlambatan bicara merupakan salah satu gangguan perkembangan yang sering dijumpai pada anak dan dapat disebabkan oleh berbagai faktor, salah satunya adalah gangguan pendengaran. Kemampuan mendengar memiliki peran penting dalam proses pemerolehan bahasa, sehingga gangguan pendengaran dapat berdampak langsung terhadap perkembangan bicara anak. Metode: Penelitian ini merupakan studi observasional analitik dengan desain cross sectional. Data diperoleh secara sekunder melalui rekam medis pasien anak usia <18 tahun yang menjalani pemeriksaan Otoacoustic Emission (OAE) dan Brainstem Evoked Response Audiometry (BERA) di Poli THT RSUD Abdul Moeloek pada periode September–Oktober 2025. Analisis data dilakukan secara univariat dan bivariat menggunakan uji Chi-Square dengan tingkat kemaknaan p<0,05. Hasil: Dari total 85 subjek penelitian, sebanyak 56 anak (65,9%) mengalami keterlambatan bicara dan 50 anak (58,8%) mengalami gangguan pendengaran. Hasil uji Chi-Square menunjukkan nilai p=0,019 yang berarti terdapat hubungan yang signifikan antara keterlambatan bicara dan gangguan pendengaran pada anak di Poli THT RSUD Abdul Moeloek. Kesimpulan: Terdapat hubungan bermakna antara keterlambatan bicara dengan gangguan pendengaran pada anak. Deteksi dini terhadap gangguan pendengaran sangat penting untuk mencegah keterlambatan bicara dan mendukung tumbuh kembang anak secara optimal. Kata Kunci: anak, BERA, gangguan pendengaran, keterlambatan bicara, OAE.

Jenis Karya Akhir: Skripsi
Subyek: 600 Teknologi (ilmu terapan) > 610 Ilmu kedokteran, ilmu pengobatan dan ilmu kesehatan
Program Studi: FAKULTAS KEDOKTERAN (FK) > Prodi S1-Pendidikan Dokter
Pengguna Deposit: 2507481810 Digilib
Date Deposited: 27 Jan 2026 01:44
Terakhir diubah: 27 Jan 2026 01:44
URI: http://digilib.unila.ac.id/id/eprint/94952

Actions (login required)

Lihat Karya Akhir Lihat Karya Akhir