IDENTIFIKASI MOLEKULER DAN UJI EFEKTIVITAS FUNGI MIKORIZA ARBUSKULAR INDIGENOS DENGAN BEBERAPA KONDISI MEDIA TANAM DALAM MENINGKATKAN PERTUMBUHAN BIBIT STEK LADA (Piper nigrum L.)

RAHMAT, HIDAYAT (2025) IDENTIFIKASI MOLEKULER DAN UJI EFEKTIVITAS FUNGI MIKORIZA ARBUSKULAR INDIGENOS DENGAN BEBERAPA KONDISI MEDIA TANAM DALAM MENINGKATKAN PERTUMBUHAN BIBIT STEK LADA (Piper nigrum L.). Masters thesis, UNIVERSITAS LAMPUNG.

[img]
Preview
File PDF
1. ABSTRAK - ABSTRACT.pdf

Download (205Kb) | Preview
[img] File PDF
2. TESIS FULL.pdf
Restricted to Hanya staf

Download (1281Kb) | Minta salinan
[img]
Preview
File PDF
3. TESIS TANPA BAB PEMBAHASAN.pdf

Download (947Kb) | Preview

Abstrak (Berisi Bastraknya saja, Judul dan Nama Tidak Boleh di Masukan)

Rendahnya produktivitas lada (Piper nigrum L.) di Lampung akibat manajemen pembibitan yang kurang optimal dapat diatasi melalui pemanfaatan Fungi Mikoriza Arbuskular (FMA) indigenos. Karena keberhasilan simbiosis bergantung pada spesifisitas isolat dan lingkungan tumbuh, penelitian ini bertujuan mengidentifikasi spesies FMA rizosfer secara molekuler serta menguji efektivitasnya pada berbagai media tanam (organik dan anorganik) guna memacu pertumbuhan bibit lada yang unggul. Penelitian ini dilaksanakan dalam dua tahap yaitu identifikasi molekuler dan uji efektivitas FMA. Tahap pertama meliputi identifikasi molekuler lima jenis FMA dominan (SP1-SP5) dari rizosfer lada asal Lampung Barat. Tahap kedua merupakan uji efektivitas FMA indigenos pada bibit stek lada menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) dengan 6 perlakuan yaitu M0 (tanah saja), M1 (tanah + bahan organik), M2 (tanah + pupuk anorganik), M3 (tanah + FMA), M4 (tanah + bahan organik + FMA), M5 (tanah + pupuk anorganik +FMA) yang diulang sebanyak 5 kali. Data pengamatan meliputi variabel pertumbuhan vegetatif dan persentase kolonisasi akar, yang selanjutnya dianalisis menggunakan sidik ragam dan uji lanjut Beda Nyata Jujur (BNJ) pada taraf 5%. Hasil identifikasi molekuler menunjukkan bahwa dari lima isolat (SP1– SP5) terdapat empat spesies FMA)berhasil diidentifikasi: Archaeospora leptoticha (sekarang Ambispora leptoticha) (SP1), Acaulospora spinosa (SP2), Glomeromycotina sp. (SP3 dan SP5), dan Entrophospora colombiana (SP4). Sementara itu, pada percobaan efektivitas FMA, perlakuan media tanah + bahan organik + FMA berhasil meningkatkan sebagian besar variabel pertumbuhan bibit stek lada jika dibandingkan dengan kontrol. Sementara itu, perlakuan media tanah + pupuk anorganik + FMA menunjukkan pertumbuhan yang terhambat dan tingkat kolonisasi FMA yang rendah. Kata kunci: bahan organik, FMA, lada, media tanam, molekuler,

Jenis Karya Akhir: Tesis (Masters)
Subyek: 600 Teknologi (ilmu terapan) > 630 Pertanian dan teknologi yang berkaitan
Program Studi: FAKULTAS PERTANIAN (FP) & PASCASERJANA > Prodi S2 Magister Agronomi
Pengguna Deposit: 2507359809 Digilib
Date Deposited: 27 Jan 2026 02:26
Terakhir diubah: 27 Jan 2026 02:26
URI: http://digilib.unila.ac.id/id/eprint/94966

Actions (login required)

Lihat Karya Akhir Lihat Karya Akhir