KORELASI RASIO LIMFOSIT-MONOSIT DENGAN FRAKSI EJEKSI VENTRIKEL KIRI PADA PASIEN GAGAL JANTUNG PADA RSUD DR. A. DADI TJOKRODIPO KOTA BANDAR LAMPUNG TAHUN 2024 SAMPAI DENGAN 2025

Apriyani Dewi, Putri (2025) KORELASI RASIO LIMFOSIT-MONOSIT DENGAN FRAKSI EJEKSI VENTRIKEL KIRI PADA PASIEN GAGAL JANTUNG PADA RSUD DR. A. DADI TJOKRODIPO KOTA BANDAR LAMPUNG TAHUN 2024 SAMPAI DENGAN 2025. FAKULTAS KEDOKTERAN, UNIVERSITAS LAMPUNG.

[img]
Preview
File PDF
ABSTRAK.pdf

Download (172Kb) | Preview
[img] File PDF
SKRIPSI FULL.pdf
Restricted to Hanya staf

Download (1003Kb) | Minta salinan
[img]
Preview
File PDF
SKRIPSI TANPA PEMBAHASAN.pdf

Download (918Kb) | Preview

Abstrak (Berisi Bastraknya saja, Judul dan Nama Tidak Boleh di Masukan)

Latar Belakang: Gagal jantung merupakan sindrom klinis kompleks dengan morbiditas dan mortalitas tinggi. Salah satu mekanisme penting dalam progresivitas gagal jantung adalah inflamasi kronis yang memengaruhi fungsi miokard dan remodelling ventrikel. Rasio Limfosit-Monosit (RLM) merupakan penanda hematologis sederhana yang mencerminkan keseimbangan antara imunitas adaptif dan inflamasi sistemik, serta berpotensi berkorelasi dengan Fraksi Ejeksi Ventrikel Kiri (FEVKi) sebagai indikator fungsi sistolik jantung. Metode: Penelitian ini menggunakan desain observasional analitik dengan pendekatan cross-sectional dan retrospektif terhadap data rekam medis pasien gagal jantung di RSUD Dr. A. Dadi Tjokrodipo Bandar Lampung periode Januari 2024 – September 2025. Sampel diperoleh dengan teknik non-probability sampling secara incidental. Variabel bebas adalah RLM, sedangkan variabel terikat adalah FEVKi. Analisis data dilakukan menggunakan uji korelasi Spearman karena data tidak berdistribusi normal. Hasil: Dari 58 pasien yang memenuhi kriteria inklusi, diperoleh median RLM sebesar 3,45, dengan nilai minimal 0,15 dan maksimal 16,27 dan rentang interquartil 2,44. dan median FEVKi sebesar 53, dengan nilai minimal 22 dan maksimal 77 dan standar deviasi 15,7. Hasil uji Spearman menunjukkan terdapat hubungan yang signifikan antara RLM dan FEVKi pada pasien gagal jantung (r = 0,273; p<0,038), yang berarti semakin rendah nilai RLM maka semakin rendah pula nilai FEVKi. Kesimpulan: Terdapat hubungan signifikan antara Rasio Limfosit-Monosit dan Fraksi Ejeksi Ventrikel Kiri pada pasien gagal jantung. Kata Kunci: Biomarker, Fraksi Ejeksi Ventrikel Kiri, Gagal Jantung, Inflamasi, Rasio Limfosit-Monosit.

Jenis Karya Akhir: Skripsi
Subyek: 500 ilmu pengetahuan alam dan matematika > 570 Biologi
600 Teknologi (ilmu terapan) > 610 Ilmu kedokteran, ilmu pengobatan dan ilmu kesehatan
Program Studi: FAKULTAS KEDOKTERAN (FK) > Prodi S1-Pendidikan Dokter
Pengguna Deposit: 2507328716 Digilib
Date Deposited: 27 Jan 2026 02:32
Terakhir diubah: 27 Jan 2026 02:32
URI: http://digilib.unila.ac.id/id/eprint/94969

Actions (login required)

Lihat Karya Akhir Lihat Karya Akhir