DYAH SURYA AGUSTINE , SESUNAN (2025) FAKTOR PENYEBAB KEJADIAN WASTING PADA BALITA DI KOTA BANDAR LAMPUNG: SEBUAH KAJIAN KUALITATIF. Masters thesis, UNIVERSITAS LAMPUNG .
|
File PDF
ABSTRAK.pdf Download (9Kb) | Preview |
|
|
File PDF
TESIS FULL.pdf Restricted to Hanya staf Download (13Mb) | Minta salinan |
||
|
File PDF
TESIS TANPA BAB PEMBAHASAN.pdf Download (13Mb) | Preview |
Abstrak (Berisi Bastraknya saja, Judul dan Nama Tidak Boleh di Masukan)
Wasting tetap menjadi masalah kesehatan masyarakat yang kritis di Indonesia, khususnya di Kota Bandar Lampung dengan prevalensi 8,4% yang melebihi target provinsi (7,0%) maupun nasional. Penelitian kualitatif fenomenologis ini bertujuan mengeksplorasi faktor penyebab wasting pada balita melalui pendekatan yang menekankan dimensi psikososial di luar faktor biomedis dan sosial ekonomi konvensional. Penelitian dilaksanakan Maret-Mei 2025 di lima Puskesmas Kota Bandar Lampung dengan 36 informan yang dipilih secara purposif, meliputi ibu/pengasuh anak wasting, anggota keluarga, kader kesehatan, petugas gizi, pejabat daerah, dan Kepala Sub-koordinator Kesehatan Keluarga dan Gizi Dinkes. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam dan dianalisis menggunakan analisis tematik Braun dengan validitas data melalui triangulasi sumber. Analisis mengungkap sepuluh tema utama: asupan makanan tidak memadai, penyakit infeksi berulang, masalah sanitasi lingkungan terutama paparan asap rokok, ketidakamanan pangan rumah tangga, praktik pemberian makan tidak tepat, deteksi gizi terlambat, kendala ekonomi keluarga, respons emosional orang tua negatif, stigma sosial dan perasaan rendah diri, serta praktik pemberian MPASI tidak tepat. Temuan kritis menunjukkan periode transisi MPASI merupakan titik balik penurunan gizi pada anak dengan berat lahir baik. Penelitian ini memperkenalkan kerangka konseptual baru yang menempatkan faktor psikososial ibu, khususnya stigma sosial dan respons emosional, sebagai penyebab mendasar yang mempengaruhi praktik pemberian makan dan ketersediaan pangan. Pengurangan wasting memerlukan intervensi komprehensif multisektoral yang menangani penyebab langsung dan faktor psikososial mendasar dengan pendekatan sensitif stigma dan dukungan kesehatan mental ibu terintegrasi dalam program gizi. Kata Kunci: balita, kesehatan mental ibu, MPASI, stigma sosial, wasting Wasting remains a critical public health issue in Indonesia, particularly in Bandar Lampung City with a prevalence of 8.4% exceeding both provincial (7.0%) and national targets. This phenomenological qualitative study aims to explore causative factors of wasting among children under five through an approach emphasizing psychosocial dimensions beyond conventional biomedical and socioeconomic factors. The study was conducted from March to May 2025 across five primary health centers in Bandar Lampung City with 36 purposively selected informants, including mothers/caregivers of wasted children, family members, community health workers, nutrition officers, local officials, and the Head of Family Health and Nutrition Sub-coordinator at the District Health Office. Data were collected through in-depth interviews and analyzed using Braun's thematic analysis with data validity ensured through source triangulation. Analysis revealed ten major themes: inadequate food intake, recurrent infectious diseases, environmental sanitation issues particularly household tobacco smoke exposure, household food insecurity, inappropriate feeding practices, delayed detection of nutritional problems, family economic constraints, negative parental emotional responses, social stigma and feelings of inferiority, and incorrect complementary feeding practices. A critical finding showed that the complementary feeding transition period represents a turning point where children with good birth weight experience nutritional decline. This study introduces a new conceptual framework positioning maternal psychosocial factors, specifically social stigma and emotional responses, as underlying causes influencing feeding practices and food availability. Effective wasting reduction requires comprehensive multisectoral interventions addressing immediate causes and underlying psychosocial factors with stigma-sensitive approaches and maternal mental health support integrated into nutrition programs. Keywords: children under five, maternal mental health, complementary feeding, social stigma, wasting.
| Jenis Karya Akhir: | Tesis (Masters) |
|---|---|
| Subyek: | 600 Teknologi (ilmu terapan) > 610 Ilmu kedokteran, ilmu pengobatan dan ilmu kesehatan |
| Program Studi: | FAKULTAS KEDOKTERAN (FK) > Prodi S2-Magister Kesehatan Masyarakat |
| Pengguna Deposit: | 2507171741 Digilib |
| Date Deposited: | 27 Jan 2026 07:48 |
| Terakhir diubah: | 27 Jan 2026 07:48 |
| URI: | http://digilib.unila.ac.id/id/eprint/95013 |
Actions (login required)
![]() |
Lihat Karya Akhir |
