KEBIJAKAN PEMERINTAH DAERAH KABUPATEN LAMPUNG BARAT DALAM PENGELOLAN SAMPAH RUMAH TANGGA YANG BERKELANJUTAN

SELY, ANJELINA (2026) KEBIJAKAN PEMERINTAH DAERAH KABUPATEN LAMPUNG BARAT DALAM PENGELOLAN SAMPAH RUMAH TANGGA YANG BERKELANJUTAN. Masters thesis, Universitas Lampung.

[img]
Preview
File PDF
1. ABASTRAK - ABASTRACK.pdf

Download (100Kb) | Preview
[img] File PDF
2. TESIS FULL.pdf
Restricted to Hanya staf

Download (2002Kb) | Minta salinan
[img]
Preview
File PDF
3. TESIS TANPA BAB PEMBAHASAN.pdf

Download (1677Kb) | Preview

Abstrak (Berisi Bastraknya saja, Judul dan Nama Tidak Boleh di Masukan)

Pengelolaan sampah rumah tangga di Kabupaten Lampung Barat belum terkelola secara optimal. Dari lima belas kecamatan yang ada, hanya satu kecamatan yang berhasil mengelola sampah rumah tangga dengan baik. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis Kebijakan Pemerintah Daerah Kabupaten Lampung Barat dalam pengelolaan sampah rumah tangga dan untuk menganalisis Pemenuhan Prinsip Sustainable Development dalam pengelolaan sampah rumah tangga di Kabupaten Lampung Barat. Metode penelitian yang digunakan yaitu penelitian hukum normatif dengan pendekatan perundang-undangan dan konseptual. Untuk menunjang dan melengkapi data, penelitian ini juga menggunakan wawancara. Hasil dari penelitian menunjukan bahwa dalam pengelolaan sampah rumah tangga yang berkelanjutan telah diimplementasikan melalui Peraturan Bupati Lampung Barat Nomor 48 Tahun 2018 tentang Kebijakan dan Strategi dalam Pengelolaan Sampah Rumah Tangga dan Sampah Sejenis Sampah Rumah Tangga. Meskipun telah memiliki regulasi dan infrastruktur yang memadai namun pengelolaan sampah rumah tangga masih menghadapi kendala signifikan berupa keterbatasan anggaran yang hanya 0,6%-1%, kurangnya SDM terlatih, rendahnya partisipasi masyarakat, dan baru melayani beberapa kecamatan dengan zona TPA yang hanya 1 dari 4 zona yang direncanakan. Kebijakan Pemerintah Daerah Kabupaten Lampung Barat dalam pengelolaan sampah rumah tangga belum memenuhi prinsip sustainable development, dikarenakan aspek sosial belum dipenuhi secara optimal yang tercermin dari rendahnya partisipasi masyarakat, ketidak merataan akses sarana dan prasarana, serta belum optimalnya kesadaran kolektif dalam pengelolaan sampah. Kondisi ini menegaskan bahwa meskipun aspek ekonomi dan lingkungan mungkin telah dipertimbangkan dalam formulasi kebijakan, namun ketidakseimbangan dalam aspek sosial menjadi penghambat bagi tercapainya pembangunan berkelanjutan yang menyeluruh di wilayah Kabupaten Lampung Barat. Kata Kunci: Kebijakan Pemerintah Daerah, Pengelolaan Sampah Rumah Tangga, Berkelanjutan

Jenis Karya Akhir: Tesis (Masters)
Subyek: 300 Ilmu sosial > 340 Ilmu hukum
Program Studi: FAKULTAS HUKUM (FH) > Prodi S2-Magister Hukum
Pengguna Deposit: 2507538489 Digilib
Date Deposited: 28 Jan 2026 05:34
Terakhir diubah: 28 Jan 2026 05:34
URI: http://digilib.unila.ac.id/id/eprint/95033

Actions (login required)

Lihat Karya Akhir Lihat Karya Akhir