UPAYA KEPOLISIAN DALAM MENANGGULANGI TINDAK PIDANA PENCABULAN TERHADAP ANAK DIBAWAH UMUR (Studi di Polresta Bandar Lampung)

Salsabila , Azzahra (2026) UPAYA KEPOLISIAN DALAM MENANGGULANGI TINDAK PIDANA PENCABULAN TERHADAP ANAK DIBAWAH UMUR (Studi di Polresta Bandar Lampung). FAKULTAS HUKUM , UNIVERSITAS LAMPUNG.

[img]
Preview
File PDF
ABSTRAK.pdf

Download (238Kb) | Preview
[img] File PDF
SKRIPSI FULL.pdf
Restricted to Hanya staf

Download (2353Kb) | Minta salinan
[img]
Preview
File PDF
SKRIPSI TANPA BAB PEMBAHASAN.pdf

Download (2203Kb) | Preview

Abstrak (Berisi Bastraknya saja, Judul dan Nama Tidak Boleh di Masukan)

Tindak pidana pencabulan terhadap anak dibawah umur merupakan bentuk kejahatan yang sangat serius dikarenakan bertentangan dengan nilai kesopanan serta kesusilaan yang melanggar hak asasi manusia dan norma hukum. Anak sebagai korban pencabulan sering kali mendapatkan trauma, kehilangan rasa percaya diri, bahkan dapat mengalami hambatan dalam proses tumbuh kembangnya. Tindak pidana pencabulan terhadap anak dibawah umur mengalami peningkatan, yaitu pada Tahun 2023 di Bandar Lampung terdapat 125 kasus, sedangkan pada Tahun 2025 yang tercatat hingga 26 Agustus 2025 terdapat 150 kasus. Situasi ini menuntut adanya peran aktif aparat penegak hukum, khususnya Kepolisian, dalam melakukan upaya penanggulangan secara optimal. Kepolisian sebagai aparat penegak hukum memiliki peranan penting dalam upaya menanggulangi tindak pidana pencabulan terhadap anak melalui penegakan hukum secara represif serta melaksanakan upaya preventif dan pre-emtif untuk mencegah terjadinya tindak pidana pencabulan terhadap anak dibawah umur. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui upaya penanggulangan oleh Polresta Bandar Lampung dalam tindak pidana pencabulan terhadap anak dibawah umur serta mengidentifikasi faktor-faktor yang menjadi penghambat dalam implementasinya. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan yuridis normatif dan yuridis empiris untuk menganalisis upaya kepolisian dalam menanggulangi tindak pidana pencabulan terhadap anak dibawah umur. Data dalam penelitian ini didapat dan diolah menggunakan studi kepustakaan terhadap peraturan perundang-undangan yang relevan dan melalui wawancara dengan Unit PPA Polresta Bandar Lampung serta dosen bagian hukum pidana. Data dianalisis menggunakan metode analisis kualitatif dengan tujuan untuk menjawab permasalahan dan penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa upaya kepolisian terbagi ke dalam upaya preemtif berupa penyuluhan hukum dan sosialisasi ke masyarakat, upaya preventif melalui pengawasan pada wilayah rawan terjadinya tindak pidana pencabulan, dann upaya represif melalui tahapan yang berawal dari penyelidikan, penyidikan, penuntutan, serta pelimpahan perkara ke pengadilan. Akan tetapi, terdapat hambatan-hambatan yang memengaruhi berupa kurangnya kesadaran masyarakat untuk melapor, adanya rasa malu dan takut yang dialami korban, serta faktor budaya yang menganggap pencabulan sebagai stigma yang dicap buruk oleh masyarakat sehingga cenderung untuk ditutup-tutupi. Saran yang diberikan oleh penulis yaitu diperlukannya penguatan kerja sama dengan lembaga terkait, masyarakat, maupun orang tua. Selain itu, peningkatan fasilitas penunjang, pelatihan khusus bagi aparat penegak hukum khususnya kepolisian dalam penanganan anak sebagai korban, serta meningkatkan kesadaran hukum di masyarakat menjadi langkah penting dalam menciptakan upaya penanggulangan tindak pidana pencabulan terhadap anak dibawah umur yang lebih efektif. Kata Kunci: Kepolisian, Tindak Pidana, Pencabulan, Anak di Bawah Umur

Jenis Karya Akhir: Skripsi
Subyek: 300 Ilmu sosial > 340 Ilmu hukum
Program Studi: FAKULTAS HUKUM (FH) > Prodi S1-Ilmu Hukum
Pengguna Deposit: 2507672473 Digilib
Date Deposited: 28 Jan 2026 06:03
Terakhir diubah: 28 Jan 2026 06:03
URI: http://digilib.unila.ac.id/id/eprint/95072

Actions (login required)

Lihat Karya Akhir Lihat Karya Akhir