SYIFA’ , APRILYA. R (2025) FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PERSENTASE PENDUDUK MISKIN DI SEKTOR PERTANIAN INDONESIA TAHUN 2015-2024. Masters thesis, UNIVERSITAS LAMPUNG.
|
File PDF
1. ABSTRAK - ABSTRACT.pdf Download (233Kb) | Preview |
|
|
File PDF
2. TESIS FULL.pdf Restricted to Hanya staf Download (1999Kb) | Minta salinan |
||
|
File PDF
3. TESIS TANPA BAB PEMBAHASAN.pdf Download (1935Kb) | Preview |
Abstrak (Berisi Bastraknya saja, Judul dan Nama Tidak Boleh di Masukan)
Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi determinan kemiskinan pada sektor pertanian di Indonesia selama periode 2015–2024. Variabel dependen yang digunakan adalah tingkat kemiskinan sektor pertanian, sedangkan variabel independen meliputi Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) sektor pertanian, Nilai Tukar Petani, pendidikan, serta usia tenaga kerja sektor pertanian. Penelitian memanfaatkan data sekunder yang bersumber dari Badan Pusat Statistik (BPS) dengan cakupan 34 provinsi. Pendekatan empiris yang diterapkan adalah model panel dinamis, dengan metode estimasi terpilih First Difference Generalized Method of Moments (FDGMM). Temuan empiris menunjukkan bahwa, dalam jangka pendek, dinamika kemiskinan ditandai oleh pengaruh kondisi kemiskinan pada periode sebelumnya yang berkorelasi dengan penurunan kemiskinan pada periode berjalan, mengindikasikan adanya mekanisme penyesuaian. PDRB sektor pertanian terbukti berpengaruh positif dan signifikan terhadap kemiskinan, yang mencerminkan bahwa pertumbuhan sektor pertanian belum sepenuhnya inklusif dan belum merata menjangkau petani kecil. Sebaliknya, Nilai Tukar Petani dan pendidikan berpengaruh negatif dan signifikan terhadap kemiskinan, menegaskan peran peningkatan daya beli petani serta penguatan kapasitas manusia dalam menekan kemiskinan. Adapun usia tenaga kerja sektor pertanian tidak menunjukkan pengaruh yang signifikan. Dalam jangka panjang, arah pengaruh variabel-variabel utama cenderung konsisten, yaitu PDRB sektor pertanian berkorelasi dengan peningkatan kemiskinan, sementara perbaikan Nilai Tukar Petani dan peningkatan pendidikan berkorelasi dengan penurunan kemiskinan. Hasil ini menegaskan pentingnya agenda pemerataan manfaat pertumbuhan, penguatan kesejahteraan petani, serta kebijakan peningkatan kualitas pendidikan untuk mendukung penurunan kemiskinan sektor pertanian secara berkelanjutan. Kata kunci: kemiskinan sektor pertanian, PDRB Sektor pertanian, Nilai Tukar Petani, pendidikan, usia tenaga kerja sektor pertanian, panel dinamis, FDGMM.
| Jenis Karya Akhir: | Tesis (Masters) |
|---|---|
| Subyek: | 300 Ilmu sosial > 330 Ekonomi |
| Program Studi: | FAKULTAS EKONOMI DAN BISNIS (FEB) > Prodi S2-Magister Ilmu Ekonomi |
| Pengguna Deposit: | 2507935143 Digilib |
| Date Deposited: | 28 Jan 2026 06:35 |
| Terakhir diubah: | 28 Jan 2026 06:35 |
| URI: | http://digilib.unila.ac.id/id/eprint/95086 |
Actions (login required)
![]() |
Lihat Karya Akhir |
