Mutiara , Ratu (2026) KEBIJAKAN HUKUM PIDANA TERHADAP TINDAK PIDANA NARKOTIKA YANG DILAKUKAN OLEH ANAK SEBAGAI KURIR NARKOTIKA (Studi Pada Wilayah Kota Bandar Lampung). HUKUM, UNIVERSITAS LAMPUNG.
|
File PDF
ABSTRAK.pdf Download (288Kb) | Preview |
|
|
File PDF
SKRIPSI FULL.pdf Restricted to Hanya staf Download (7Mb) | Minta salinan |
||
|
File PDF
SKRIPSI FULL TANPA BAB PEMBAHASAN.pdf Download (7Mb) | Preview |
Abstrak (Berisi Bastraknya saja, Judul dan Nama Tidak Boleh di Masukan)
Tindak pidana narkotika yang melibatkan anak menimbulkan perhatian khusus dalam kebijakan hukum pidana karena anak berada pada posisi yang rentan terhadap pengaruh dan eksploitasi jaringan peredaran gelap. Undang-Undang Sistem Peradilan Pidana Anak (UU SPPA) memberikan kerangka hukum yang berbeda dari mekanisme pemidanaan bagi orang dewasa, sehingga diperlukan kajian yang mampu melihat bagaimana kebijakan hukum pidana diterapkan ketika anak berperan sebagai kurir narkotika di Kota Bandar Lampung. Permasalahan dalam penelitian ini adalah Bagaimanakah kebijakan hukum pidana terhadap tindak pidana narkotika yang dilakukan oleh anak sebagai kurir narkotika dan Apakah faktor-faktor yang mempengaruhi kebijakan hukum pidana terhadap tindak pidana narkotika yang dilakukan oleh anak sebagai kurir narkotika. Penelitian ini menggunakan pendekatan yuridis normatif dengan menggunakan studi peraturan perundangan-undangan, literatur hukum, dan sumber internet lainnya yang relevan terkait kebijakan hukum pidana dan UU SPPA sebagai data sekunder, serta menggunakan pendekatan yuridis empiris yang dilakukan dengan mengumpulkan data primer melalui wawancara dengan narasumber yaitu hakim, jaksa, polisi dan akademisi. Metode pengumpulan data dilakukan dengan studi pustaka dan dilengkapi dengan wawancara terhadap narasumber. Analisis data yang digunakan adalah analisis kualitatif untuk menghasilkan data deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kebijakan hukum pidana terhadap anak yang terlibat sebagai kurir narkotika menempatkan UU SPPA sebagai lex specialis yang mengatur secara penuh proses peradilan anak, termasuk pembatasan ancaman pidana, penerapan diversi, serta kewajiban mengedepankan perlindungan anak. Dalam praktik di Kota Bandar Lampung, aparat memahami bahwa anak kurir merupakan pihak yang rentan dieksploitasi sehingga tidak dapat dipersamakan dengan pelaku dewasa. Kebijakan hukum pidana tersebut dipengaruhi oleh berbagai faktor, yaitu substansi hukum yang jelas dan menjadi fondasi perlindungan anak; sarana dan prasarana seperti Balai Pemasyarakatan (Bapas) dan Lembaga Pembinaan Khusus Anak (LPKA) yang masih perlu diperkuat; sikap masyarakat yang cenderung represif; budaya permisif terhadap narkotika di lingkungan tertentu, nilai kepatuhan anak kepada orang dewasa dan stigma sosial terhadap anak pelaku memperbesar kerentanan anak untuk dieksploitasi; serta kualitas pemahaman aparat penegak hukum yang sudah menerapkan prinsip kepentingan terbaik bagi anak. Interaksi seluruh faktor tersebut menentukan keberhasilan penerapan kebijakan yang berorientasi pada perlindungan dan pemulihan anak dalam kasus peredaran narkotika. Saran penelitian ini adalah diperlukan penguatan terhadap faktor sarana dan prasarana, kesadaran masyarakat, serta budaya hukum guna mendukung efektivitas kebijakan hukum pidana terhadap anak sebagai kurir narkotika. Peningkatan kapasitas Balai Pemasyarakatan dan Lembaga Pembinaan Khusus Anak penting untuk mengoptimalkan asesmen dan pembinaan anak. Selain itu, edukasi hukum kepada masyarakat perlu ditingkatkan untuk mengurangi stigma dan pendekatan represif, serta membangun budaya hukum yang berorientasi pada perlindungan anak dan pencegahan eksploitasi dalam peredaran narkotika. Kata Kunci: Kebijakan Hukum Pidana, Anak, Narkotika
| Jenis Karya Akhir: | Skripsi |
|---|---|
| Subyek: | 300 Ilmu sosial > 340 Ilmu hukum |
| Program Studi: | FAKULTAS HUKUM (FH) > Prodi S1-Ilmu Hukum |
| Pengguna Deposit: | 2507019168 Digilib |
| Date Deposited: | 28 Jan 2026 08:07 |
| Terakhir diubah: | 28 Jan 2026 08:07 |
| URI: | http://digilib.unila.ac.id/id/eprint/95127 |
Actions (login required)
![]() |
Lihat Karya Akhir |
