PERAN BADAN PENGAWAS PEMILU KOTA METRO DALAM MENINGKATKAN PENGAWASAN PARTISIPATIF PADA PEMILIHAN KEPALA DAERAH TAHUN 2024 DI KOTA METRO

UMNIYATUS , SELFIYANA (2026) PERAN BADAN PENGAWAS PEMILU KOTA METRO DALAM MENINGKATKAN PENGAWASAN PARTISIPATIF PADA PEMILIHAN KEPALA DAERAH TAHUN 2024 DI KOTA METRO. Masters thesis, UNIVERSITAS LAMPUNG.

[img]
Preview
Text
ABSTRAK.pdf

Download (232kB) | Preview
[img] Text
TESIS FULL.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (2MB) | Request a copy
[img]
Preview
Text
TESIS TANPA BAB PEMBAHASAN.pdf

Download (957kB) | Preview

Abstract

Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Tahun 2024 merupakan bagian penting dari konsolidasi demokrasi di tingkat lokal yang menuntut penyelenggaraan pemilihan yang jujur, adil, dan berintegritas. Salah satu instrumen penting dalam menjaga kualitas Pilkada adalah pengawasan partisipatif yang melibatkan masyarakat secara aktif. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kota Metro dalam meningkatkan pengawasan partisipatif pada Pilkada Tahun 2024 serta menelaah penyelenggaraan dan efektivitas pengawasan partisipatif yang dilaksanakan.Penelitian ini menggunakan metode hukum normatif-empiris dengan pendekatan perundang-undangan dan pendekatan konseptual. Data diperoleh melalui studi kepustakaan terhadap peraturan perundang-undangan, dokumen resmi, dan literatur hukum, serta didukung oleh data empiris terkait pelaksanaan pengawasan partisipatif di Kota Metro. Analisis dilakukan secara kualitatif untuk mengkaji kesesuaian antara ketentuan normatif dengan praktik pengawasan di lapangan.Hasil penelitian menunjukkan bahwa Bawaslu Kota Metro telah menjalankan perannya dalam meningkatkan pengawasan partisipatif melalui berbagai program, seperti pendidikan pengawas partisipatif, forum warga, pojok pengawasan, kampung pengawasan partisipatif, dan pemanfaatan komunitas digital. Program-program tersebut berkontribusi dalam meningkatkan kesadaran dan keterlibatan masyarakat dalam pengawasan Pilkada, meskipun masih menghadapi tantangan berupa rendahnya literasi politik, apatisme masyarakat, serta keterbatasan sumber daya. Penelitian ini menyimpulkan bahwa pengawasan partisipatif merupakan strategi efektif dalam memperkuat integritas Pilkada, tetapi perlu penguatan berkelanjutan melalui peningkatan edukasi politik, kolaborasi lintas sektor, dan evaluasi program pengawasan secara sistematis. Kata kunci: Bawaslu, Pengawasan Partisipatif, Pilkada, Demokrasi Lokal.

Item Type: Thesis (Masters)
Subjects: ?? 340 ??
Divisions: Fakultas Hukum > Magister Hukum S2
Depositing User: 2507571792 Digilib
Date Deposited: 30 Jan 2026 07:57
Last Modified: 30 Jan 2026 07:57
URI: http://digilib.unila.ac.id/id/eprint/95247

Actions (login required)

View Item View Item