SYILVANI , ASYIFA (2025) UPAYA PEMERINTAH DESA DALAM MENANGGULANGI KEMISKINAN BERBASIS PEMBERDAYAAN MASYARAKAT MELALUI DANA DESA (STUDI DESA SUKANEGERI JAYA, KECAMATAN TALANG PADANG, KABUPATEN TANGGAMUS). FAKULTAS ILMU SOSIAL DAN ILMU POLITIK, UNIVERSITAS LAMPUNG.
|
File PDF
1. ABSTRAK - ABSTRACT - Rocket Digital.pdf Download (269Kb) | Preview |
|
|
File PDF
2. SKRIPSI FULL - Rocket Digital.pdf Restricted to Hanya staf Download (1880Kb) | Minta salinan |
||
|
File PDF
3. SKRIPSI TANPA BAB PEMBAHASAN - Rocket Digital.pdf Download (1602Kb) | Preview |
Abstrak (Berisi Bastraknya saja, Judul dan Nama Tidak Boleh di Masukan)
Salah satu provinsi di Indonesia yang masih terdapat kemiskinan adalah Provinsi Lampung. Kabupaten Tanggamus sebagai salah satu Kabupaten di Provinsi Lampung yang memiliki persentase penduduk miskin bersifat fluktuatif tetapi 3 tahun terakhir mengalami penurunan. Desa Sukanegeri Jaya merupakan wilayah di Kecamatan Talang Padang, Kabupaten Tanggamus, Provinsi Lampung, yang mengalami permasalahan kemiskinan akibat kurangnya lahan pertanian yang menjadikan warga lebih banyak menjadi buruh tani dan kebijakan pemberian Bantuan Langsung Tunai Dana Desa (Blt Dd) selama pandemi COVID-19 membuat masyarakat ketergantungan. Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk mengetahui upaya pemerintah desa dalam menanggulangi kemiskinan berbasis pemberdayaan masyarakat melalui dana desa yang diperoleh, kendala- kendala yang terjadi, serta dampak yang dirasakan oleh masyarakat yang tergabung dalam pemberyaan tersebut. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan melakukan wawancara semi terstruktur kepada pemerintah desa, pengurus BUMDes, pengurus PKK, unit-unit mitra BUMDes, serta anggota PKK. Pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara semi tersruktur, dan dokumentasi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pemerintah desa menyuntikkan modal kepada BUMDes dan mendanai pelatihan PKK sebagai bentuk pemberdayaan. Kendala utama yang dihadapi meliputi pemasaran yang belum optimal, pengembalian modal yang lambat, pola pikir masyarakat, dan keterbatasan bahan baku. Meskipun demikian, program ini berdampak positif dalam membuka akses permodalan, meningkatkan pendapatan, dan menambah keterampilan warga. Kesimpulannya, program pemberdayaan masyarakat di Desa Sukanegeri Jaya telah memberikan dasar yang kuat untuk mengatasi kemiskinan. Disarankan untuk pemerintah desa memberikan pelatihan pemasaran digital yang lebih intensif kepada masyarakat, masyarakat lebih memanfaatkan pelatihan yang diadakan oleh pemerintah desa, serta untuk penelitian selanjutnya dapat membahas lebih kompleks dari penelitian ini. Kata kunci: Usaha Lokal, BLT DD, Se’at Jaya, BUMDes, PKK Lampung Province remains among the regions in Indonesia experiencing persistent poverty. Tanggamus Regency has shown fluctuating poverty rates, although a downward trend has occurred in the last three years. Sukanegeri Jaya Village, located in Talang Padang Subdistrict, Tanggamus Regency, is one of the areas still struggling with poverty due to limited agricultural land. This condition causes most residents to work as agricultural laborers. Moreover, the distribution of Village Fund Direct Cash Assistance (BLT DD) during the COVID-19 pandemic has increased the community‟s dependency on aid. This study aims to examine the village government‟s efforts in alleviating poverty through community empowerment programs funded by village funds, identify the challenges faced in implementing these programs, and analyze the perceived impacts on beneficiaries. The study employs a qualitative research method using semi-structured interviews, observation, and documentation. Informants include village officials, administrators of Village-Owned Enterprises (BUMDes), members of the Family Welfare Empowerment (PKK) team, and business unit partners. Findings reveal that the village government has allocated capital to BUMDes and financed PKK training programs to enhance local skills and economic opportunities. Challenges encountered include suboptimal marketing, slow capital turnover, limited raw materials, and mindset barriers among the population. Despite these challenges, the programs have had positive impacts, such as improved access to capital, increased household income, and enhanced community capacity. In conclusion, community empowerment initiatives in Sukanegeri Jaya Village have laid a solid foundation for sustainable poverty alleviation. It is recommended that the village government intensify digital marketing training, encourage stronger participation from the community, and that future research explore broader aspects of rural poverty reduction. Keywords: Local Enterprise, BLT DD, Se’at Jaya, BUMDes, PKK
| Jenis Karya Akhir: | Skripsi |
|---|---|
| Subyek: | 300 Ilmu sosial 300 Ilmu sosial > 301 Sosiologi dan antropologi |
| Program Studi: | FAKULTAS ILMU SOSIAL DAN ILMU POLITIK (FISIP) > Prodi S1-Sosiologi |
| Pengguna Deposit: | A.Md Cahya Anima Putra . |
| Date Deposited: | 29 Jan 2026 08:14 |
| Terakhir diubah: | 29 Jan 2026 08:14 |
| URI: | http://digilib.unila.ac.id/id/eprint/95279 |
Actions (login required)
![]() |
Lihat Karya Akhir |
