Hubungan Antara Personal Hygiene, Pengetahuan, Sikap, dan Perilaku Tentang Personal Hygiene Dengan Kejadian Infeksi Soil Transmitted Helminth pada Anak Usia Sekolah Dasar di Panti Asuhan Wilayah Bandar Lampung

Nayla Priyanka Dara, Tsanya (2026) Hubungan Antara Personal Hygiene, Pengetahuan, Sikap, dan Perilaku Tentang Personal Hygiene Dengan Kejadian Infeksi Soil Transmitted Helminth pada Anak Usia Sekolah Dasar di Panti Asuhan Wilayah Bandar Lampung. FAKULTAS KEDOKTERAN, UNIVERSITAS LAMPUNG.

[img]
Preview
File PDF
abstrak.pdf

Download (90Kb) | Preview
[img] File PDF
SKRIPSI FULL.pdf
Restricted to Hanya staf

Download (9Mb) | Minta salinan
[img]
Preview
File PDF
SKRIPSI TANPA PEMBAHASAN.pdf

Download (9Mb) | Preview

Abstrak (Berisi Bastraknya saja, Judul dan Nama Tidak Boleh di Masukan)

Latar Belakang: Infeksi Soil Transmitted Helminth (STH) masih menjadi masalah kesehatan masyarakat, terutama pada anak usia sekolah dasar yang tinggal di lingkungan dengan sanitasi dan personal hygiene yang kurang optimal. Anak-anak panti asuhan merupakan kelompok yang rentan terhadap infeksi STH karena keterbatasan pendampingan dan pengawasan kebersihan sehari-hari. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran personal hygiene, tingkat pengetahuan, sikap, dan perilaku tentang personal hygiene serta kejadian infeksi STH pada anak usia sekolah dasar di panti asuhan wilayah Bandar Lampung. Metode: Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan desain observasional analitik dan pendekatan cross-sectional. Pengambilan sampel dilakukan menggunakan teknik consecutive sampling dengan jumlah responden sebanyak 50 anak. Data personal hygiene, pengetahuan, sikap, dan perilaku dikumpulkan menggunakan kuesioner dan lembar observasi, sedangkan status infeksi STH ditentukan melalui pemeriksaan mikroskopis sampel feses di laboratorium. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa seluruh responden (100%) memiliki hasil pemeriksaan feses negatif terhadap infeksi STH. Selain itu, sebagian besar responden memiliki tingkat personal hygiene, pengetahuan, sikap, dan perilaku personal hygiene dalam kategori baik. Karena tidak ditemukan variasi pada kejadian infeksi STH, analisis bivariat untuk menilai hubungan antar variabel tidak dapat dilakukan. Simpulan: Temuan ini mengindikasikan bahwa personal hygiene yang baik, disertai kemungkinan intervensi kesehatan seperti pemberian obat pencegahan massal kecacingan, berperan dalam rendahnya kejadian infeksi STH pada anak panti asuhan. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi dasar bagi upaya promotif dan preventif dalam pengendalian infeksi STH pada anak usia sekolah. Kata kunci: Anak usia sekolah dasar, infeksi STH, personal hygiene, panti asuhan.

Jenis Karya Akhir: Skripsi
Subyek: 600 Teknologi (ilmu terapan)
600 Teknologi (ilmu terapan) > 610 Ilmu kedokteran, ilmu pengobatan dan ilmu kesehatan
Program Studi: FAKULTAS KEDOKTERAN (FK) > Prodi S1-Pendidikan Dokter
Pengguna Deposit: 2507534852 Digilib
Date Deposited: 02 Feb 2026 02:58
Terakhir diubah: 02 Feb 2026 02:58
URI: http://digilib.unila.ac.id/id/eprint/95357

Actions (login required)

Lihat Karya Akhir Lihat Karya Akhir