PERLINDUNGAN HUKUM BAGI KONSUMEN PADA PERJANJIAN BAKU SHOPEE PINJAM

A RAHMAN , KH K (2026) PERLINDUNGAN HUKUM BAGI KONSUMEN PADA PERJANJIAN BAKU SHOPEE PINJAM. Masters thesis, UNIVERSITAS LAMPUNG.

[img]
Preview
Text
1. ABSTRAK.pdf

Download (149kB) | Preview
[img] Text
2. FULL THESIS.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (8MB) | Request a copy
[img]
Preview
Text
3. FULL THESIS TANPA PEMBAHASAN.pdf

Download (8MB) | Preview

Abstract

Perkembangan layanan pinjaman tunai berbasis P2P Lending melalui platform digital, seperti Shopee Pinjam (SPinjam), menghadirkan kemudahan akses pembiayaan sekaligus memunculkan persoalan hukum. Penggunaan kontrak elektronik berbentuk perjanjian baku yang disusun sepihak berpotensi menimbulkan ketidakseimbangan kedudukan para pihak, pelanggaran asas perjanjian, serta lemahnya perlindungan konsumen. Selain itu, pengaturan hukum terhadap pinjaman tunai elektronik di Indonesia masih bersifat parsial, sehingga diperlukan kajian hukum untuk menilai kesesuaian praktik SPinjam dengan prinsip hukum perjanjian dan perlindungan konsumen. Penelitian ini bertujuan menganalisis keabsahan perjanjian baku Shopee Pinjam berdasarkan ketentuan Pasal 1320 KUHPerdata dan asas-asas perjanjian serta mengnalisis aspek perlindungan hukum bagi konsumen terhadap perjanjian baku Shopee Pinjam. Penelitian ini merupakan penelitian hukum normatif empiris dengan pendekatan perundang-undangan, konseptual, dan kasus, serta didukung oleh sumber data sekunder dengan menggunakan jenis bahan primer, sekunder dan tersier yang dianalisis secara kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perjanjian baku pemberian fasilitas pinjaman tunai secara elektronik pada Shopee Pinjam secara formal telah memenuhi syarat sah perjanjian sebagaimana diatur dalam Pasal 1320 KUHPerdata dan ketentuan transaksi elektronik. Namun, secara substantif, penggunaan mekanisme click-wrap agreement yang disusun sepihak menimbulkan ketidakseimbangan kedudukan para pihak dan berpotensi menyimpang dari asas kebebasan berkontrak, asas keseimbangan, dan asas itikad baik. Perlindungan hukum konsumen pada prinsipnya telah diakomodasi melalui instrumen preventif dan represif berdasarkan Undang-Undang Perlindungan Konsumen, tetapi implementasinya belum optimal sehingga diperlukan penguatan pengaturan dan pengawasan untuk menjamin kepastian dan keadilan hukum.

Item Type: Thesis (Masters)
Subjects: ?? 346 ??
Divisions: Fakultas Hukum > Magister Hukum S2
Depositing User: 2507682394 Digilib
Date Deposited: 30 Jan 2026 09:04
Last Modified: 30 Jan 2026 09:04
URI: http://digilib.unila.ac.id/id/eprint/95381

Actions (login required)

View Item View Item