HUBUNGAN TINGKAT NYERI DENGAN DERAJAT KELAINAN RADIOLOGIS PADA PASIEN OSTEOARTHRITIS LUTUT DI RUMAH SAKIT ADVENT BANDAR LAMPUNG

KADEK, ELVINA KUSUMA PUTRI (2026) HUBUNGAN TINGKAT NYERI DENGAN DERAJAT KELAINAN RADIOLOGIS PADA PASIEN OSTEOARTHRITIS LUTUT DI RUMAH SAKIT ADVENT BANDAR LAMPUNG. FAKULTAS KEDOKTERAN, UNIVERSITAS LAMPUNG.

[img]
Preview
File PDF
1. ABSTRAK - ABSTRACK.pdf

Download (198Kb) | Preview
[img] File PDF
2. SKRIPSI FULL.pdf
Restricted to Hanya staf

Download (1819Kb) | Minta salinan
[img]
Preview
File PDF
3. SKRIPSI TANPA BAB PEMBAHASAN.pdf

Download (1649Kb) | Preview

Abstrak (Berisi Bastraknya saja, Judul dan Nama Tidak Boleh di Masukan)

Latar Belakang: Osteoarthritis (OA) lutut merupakan penyakit sendi degeneratif yang paling sering menyebabkan nyeri kronis dan penurunan fungsi gerak, terutama pada lansia. Perubahan struktural pada tulang rawan dan tulang subkondral yang terlihat melalui pemeriksaan radiologis sering kali berkaitan dengan intensitas nyeri yang dirasakan pasien. Namun, hubungan antara tingkat nyeri subjektif dan derajat kelainan radiologis masih menunjukkan hasil yang bervariasi dalam penelitian sebelumnya. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan tingkat nyeri dengan derajat kelainan radiologis pada pasien OA lutut di RS Advent Bandar Lampung. Metode: Penelitian ini menggunakan desain observasional analitik dengan pendekatan cross-sectional. Populasi penelitian adalah pasien OA lutut yang menjalani perawatan di Poli Rehabilitasi Medis RS Advent Bandar Lampung pada bulan Oktober 2025. Sampel berjumlah 54 responden yang dipilih dengan teknik total sampling sesuai kriteria inklusi. Data tingkat nyeri dikumpulkan menggunakan Numeric Rating Scale (NRS), sedangkan derajat kelainan radiologis dinilai menggunakan klasifikasi Kellgren-Lawrence. Analisis data dilakukan secara univariat dan bivariat menggunakan uji Fisher’s Exact Test. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa mayoritas responden mengalami OA lutut pada derajat 2 (37%), diikuti derajat 3 (29,6%), derajat 1 (27,8%), dan derajat 4 (5,6%). Uji Fisher menunjukkan nilai p < 0,001, yang berarti terdapat hubungan bermakna antara tingkat nyeri dan derajat kelainan radiologis. Sebagian besar pasien OA dengan derajat nyeri sedang 46,3%, sedangkan 27,8% mengalami nyeri ringan dan 25,9% mengalami nyeri berat. Kesimpulan: Terdapat hubungan yang signifikan antara tingkat nyeri dengan derajat kelainan radiologis pada pasien OA lutut di RS Advent Bandar Lampung. Kata Kunci: kelainan radiologis, osteoarthritis lutut, tingkat nyeri

Jenis Karya Akhir: Skripsi
Subyek: 600 Teknologi (ilmu terapan) > 610 Ilmu kedokteran, ilmu pengobatan dan ilmu kesehatan
Program Studi: FAKULTAS KEDOKTERAN (FK) > Prodi S1-Pendidikan Dokter
Pengguna Deposit: 2507307942 Digilib
Date Deposited: 02 Feb 2026 06:00
Terakhir diubah: 02 Feb 2026 06:00
URI: http://digilib.unila.ac.id/id/eprint/95403

Actions (login required)

Lihat Karya Akhir Lihat Karya Akhir