TINJAUAN KRIMINOLOGI KEJAHATAN PENCABULAN YANG DILAKUKAN OLEH PRIA DEWASA TERHADAP ANAK DIBAWAH UMUR (Studi Kasus Polres Tulang Bawang)

Helingga Rere , Anjaswari (2026) TINJAUAN KRIMINOLOGI KEJAHATAN PENCABULAN YANG DILAKUKAN OLEH PRIA DEWASA TERHADAP ANAK DIBAWAH UMUR (Studi Kasus Polres Tulang Bawang). FAKULTAS HUKUM, UNIVERSITAS LAMPUNG.

[img]
Preview
File PDF
ABSTRAK.pdf

Download (408Kb) | Preview
[img] File PDF
SKRIPSI FULL TANPA LAMPIRAN.pdf
Restricted to Hanya staf

Download (1806Kb) | Minta salinan
[img]
Preview
File PDF
SKRIPSI FULL TANPA PEMBAHASAN.pdf

Download (1709Kb) | Preview

Abstrak (Berisi Bastraknya saja, Judul dan Nama Tidak Boleh di Masukan)

Kejahan pencabulan yang melibatkan anak, baik sebagai pelaku maupun korban, merupakan kejahatan yang menimbulkan keresahan di masyarakat. Perbuatan ini tidak hanya bertentangan dengan norma moral, kesusilaan, dan agama, tetapi juga berdampak serius terhadap perkembangan fisik maupun psikologis anak. Pelaku kerap menggunakan berbagai modus operandi untuk memuaskan hasrat seksualnya, sehingga menambah kompleksitas penanganan kasus tersebut. Permasalahan yang hendak dikaji dalam peneliatian ini faktor-faktor yang melatarbelakangi pria dewasa melakukan pencabulan di Tulang Bawang serta menganalisis upaya penanggulangannya.. Penelitian dilakukan dengan pendekatan empiris melalui studi kepustakaan dan penelitian lapangan, yang dilengkapi wawancara dengan narasumber, yaitu Sat Reskrim PPA Polres Tulang Bawang, Kepala Rumah Tahanan Negara Kelas IIB Menggala, serta dosen dari Fakultas Hukum Universitas Lampung. Melalui metode tersebut, diperoleh data yang komprehensif mengenai penyebab dan penanggulangan tindak pidana pencabulan terhadap anak di wilayah tersebut. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penyebab utama terjadinya tindak pidana pencabulan oleh pria dewasa terhadap anak di Tulang Bawang adalah lemahnya pengawasan keluarga, kondisi psikologis pelaku yang tidak mampu mengendalikan dorongan seksual, adanya faktor ekonomi,faktor agama yang melemah serta faktor tontonan sehari-hari dan lingkungan sosial yang tidak kondusif. Penelitian pada permasalahan ini memperlihatkan pelaku melakukan pencabulan berulang terhadap dua anak kakak beradik dengan modus merayu dan memberikan uang jajan Upaya penanggulangan secara lebih komprehensif dapat ditempuh melalui tiga pendekatan, yaitu pre-emtif dengan menanamkan nilai moral, etika, dan hukum sejak dini; preventif melalui penyuluhan, sosialisasi, dan pengawasan terhadap media bermuatan pornografi; serta represif dengan menjatuhkan sanksi pidana tegas sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan. Keberhasilan upaya ini sangat bergantung pada sinergi antara aparat penegak hukum, keluarga, dan masyarakat dalam mencegah serta menanggulangi kejahatan pencabulan di Tulang Bawang. Adapun saran dari penelitian ini adalah perlunya peningkatan kerja sama antara aparat penegak hukum, keluarga, dan masyarakat. Partisipasi aktif masyarakat dalam mengawasi, melaporkan, serta mendukung proses penegakan hukum sangat penting untuk mencegah dan menanggulangi tindak pencabulan, khususnya di wilayah Tulang Bawang. Kata Kunci: Kriminologi, Pencabulan, Anak di bawah umur. Indecent acts involving children, whether as perpetrators or victims, constitute crimes that cause public concern. Such acts not only violate moral, ethical, and religious norms, but also have serious impacts on the physical and psychological development of children. Perpetrators often employ various modus operandi to satisfy their sexual desires, thereby increasing the complexity of handling these cases. This study examines the factors underlying the commission of indecent acts by adult men in Tulang Bawang and analyzes the efforts undertaken to address them. The research was conducted using an empirical approach through literature review and field research, complemented by interviews with resource persons, namely officers of the Women and Children Protection Unit (PPA) of the Criminal Investigation Division of the Tulang Bawang Police Resort, the Head of the Class IIB State Detention Center in Menggala, and a lecturer from the Faculty of Law, University of Lampung. Through these methods, comprehensive data were obtained regarding the causes and countermeasures of the crime of indecent acts against children in the region. The results of the study indicate that the main causes of indecent acts committed by adult men against children in Tulang Bawang include weak family supervision, the psychological condition of perpetrators who are unable to control sexual urges, economic factors, weakened religious values, as well as daily exposure to inappropriate media and an unconducive social environment. The case examined in this study shows that the perpetrator committed repeated indecent acts against two siblings by using a modus operandi of persuasion and giving pocket money. More comprehensive countermeasures can be pursued through three approaches: pre-emptive measures by instilling moral, ethical, and legal values from an early age; preventive measures through counseling, socialization, and supervision of media containing pornographic content; and repressive measures by imposing strict criminal sanctions in accordance with prevailing laws and regulations. The success of these efforts largely depends on synergy among law enforcement officials, families, and the community in preventing and addressing indecent acts in Tulang Bawang. The recommendations of this study emphasize the need to strengthen cooperation among law enforcement agencies, families, and the community. Active community participation in monitoring, reporting, and supporting the law enforcement process is essential to prevent and combat indecent acts, particularly in the Tulang Bawang region. Keywords: Criminology, Indecent Acts, Minors.

Jenis Karya Akhir: Skripsi
Subyek: 300 Ilmu sosial > 340 Ilmu hukum > 345 Hukum pidana
Program Studi: FAKULTAS HUKUM (FH) > Prodi S1-Ilmu Hukum
Pengguna Deposit: 2507014316 Digilib
Date Deposited: 03 Feb 2026 04:04
Terakhir diubah: 03 Feb 2026 04:04
URI: http://digilib.unila.ac.id/id/eprint/95507

Actions (login required)

Lihat Karya Akhir Lihat Karya Akhir